Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Role Of Digital Skills In Improving Teachers’ Competencies At SDN Belo In The Society 5.0 Era Nia indrawati; Azra Fauzi; Yuyun Yuningsih RS
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i4.9535

Abstract

The era of Society 5.0 requires teachers to possess digital skills not merely as a complement but as a fundamental prerequisite for creating innovative, effective, and student-centered learning. This study aims to analyze the role of digital skills in improving teachers’ competencies at SDN Belo and to identify the supporting and inhibiting factors they encounter. This research employed a descriptive qualitative approach with five purposively selected teachers as subjects. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, then analyzed using thematic analysis techniques. The findings reveal that teachers have begun to adopt digital skills, albeit in relatively simple forms such as using PowerPoint, YouTube, and communication applications. The utilization of technology has been proven to enhance teaching effectiveness, student engagement, and teachers’ confidence. Nevertheless, limited ICT facilities, insufficient practical training, and disparities in digital literacy remain the main obstacles. These findings emphasize the importance of providing practical training, strengthening digital literacy, and improving infrastructure support from the government and educational institutions. Therefore, digital skills play a strategic role in fostering the professionalism of SDN Belo teachers in the Society 5.0 era.
PENGARUH PEMBELAJARAN INFORMATIKA BERBASIS APLIKASI MOBILE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 MADAPANGGA Yuyun Yuningsih rs; Firmansah Firmansah; Muhammad Salahuddin
Infomatika: Pendidikan Informatika Vol 4, No 1 (2025): April 2025
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/infotika.v4i1.660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan aplikasi mobile (Micro Quest) terhadap hasil belajar siswa kelas VIII pada materi algoritma dan pemrograman. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Madapangga pada kelas VIII. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen (Quasi-experimental). Penelitian ini menggunakan dua kelompok sampel, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, sampel penelitian berjumlah 38 orang untuk kelompok eksperimen dan 38 orang untuk kelompok kontrol. Kelompok eksperimen dalam penelitian ini adalah kelompok siswa yang mendapatkan pembelajaran berbasis aplikasi mobile Micro Quest yang dapat diunduh pada perangkat Android, sedangkan kelompok kontrol adalah kelompok siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa tes pilihan ganda dan tes praktik pemrograman yang selanjutnya diujicoba pada kelas. Hasil rata-rata analisis data kuantitatif menunjukkan ketercapaian kemampuan berpikir komputasional siswa pada pretest dan posttest. Berdasarkan pengujian hipotesis statistik dengan uji-t' (? = 0,05) diperoleh thitung sebesar 1,99. Dari hasil perhitungan, diperoleh hasil uji-t post-test kelas eksperimen yakni 3,303 yang berarti lebih besar dari t-tabel. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran informatika berbasis aplikasi mobile terhadap hasil belajar siswa kelas VIII pada materi algoritma dan pemrograman. 
PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAM PENGAJARAN DI SEKOLAH DASAR: TREN DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Sarafiah Sarafiah; Abas Oya; Yuyun Yuningsih RS; Eva Nursa'ban
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i1.356

Abstract

This study aims to analyze and identify trends in the use of educational technology in teaching at the elementary school level from 2019 to 2024 and evaluate its impact on student learning outcomes. Using a bibliometric approach, data was collected from Crossref via the Publish or Perish application, focusing on keywords such as "educational technology," "elementary school teaching," "student learning outcomes," "interactive multimedia," and "e-learning." The analysis results indicate a significant increase in publications related to educational technology, with a peak occurring in 2022. The most cited articles, such as those by Anggraeni et al. (2021) and Rahmadani Taufina (2020), highlight the effective use of interactive multimedia and problem-based learning (PBL) models in enhancing student engagement and academic achievement. This research also identifies challenges faced by educators in integrating technology, including disparities in access and the need for ongoing training. The findings provide valuable insights for education practitioners and policymakers to better optimize the use of technology in the elementary education system. By recommending further research on new technologies and their impact on education, this study emphasizes that the utilization of educational technology is a crucial step in addressing the educational challenges in the digital era.
Integrasi Kearifan Lokal dalam IPS SD untuk Karakter dan Kesadaran Sosial Digital Siswa: Systematic Literature Review Jessy Parmawati Atmaja; Yuyun Yuningsih RS; Firmansah Firmansah
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 3 (2026): Juli 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i3.1437

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kesadaran sosial siswa. Namun, dominasi pendekatan tekstual membuat pembelajaran IPS sering kali kehilangan konteks kulturalnya, terutama di daerah yang kaya akan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren, mengidentifikasi research gap, dan menawarkan kerangka konseptual baru mengenai integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Data dikumpulkan dari 65 artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2015 hingga 2026 melalui pangkalan data Scopus, Sinta, ERIC, dan Google Scholar. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian tentang integrasi kearifan lokal dalam IPS SD masih didominasi oleh pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada satu daerah tertentu. Penelitian yang menghubungkan kearifan lokal dengan penguatan karakter dan kesadaran sosial secara simultan masih sangat terbatas, terutama di wilayah Indonesia Timur. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis yang signifikan bagi guru PGSD, pengembang kurikulum, serta pembuat kebijakan. Kontribusi tersebut diwujudkan dalam bentuk panduan merancang pembelajaran IPS yang tidak hanya kontekstual dan berkarakter, tetapi juga responsif terhadap tantangan literasi sosial di era digital.