Rico Rico
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KOMUNIKASI SEBAGAI ALAT KONTROL SOSIAL: ANALISIS KRITIS BERDASARKAN PEMIKIRAN FRIEDRICH POLLOCK Rico Rico; Didi Susanto; Siti Fatimah
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v6i1.14293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran komunikasi sebagai alat kontrol sosial melalui analisis kritis berdasarkan pemikiran Friedrich Pollock. Metode penelitian melibatkan tinjauan literatur yang menyelidiki konsep-konsep kunci Pollock tentang kontrol sosial dan hubungannya dengan proses komunikasi. Melalui analisis mendalam terhadap karya-karya Pollock, penelitian ini mengidentifikasi elemen-elemen kritis dalam komunikasi yang berkontribusi pada pembentukan dan pemeliharaan struktur sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi, sebagaimana dikonsepsikan oleh Pollock, bukan hanya sebagai medium transmisi informasi, tetapi juga sebagai alat yang memainkan peran sentral dalam pengaturan norma-norma sosial. Dalam konteks ini, pembentukan opini publik, pembangunan narasi kolektif, dan pengendalian informasi menjadi mekanisme utama dalam menjaga stabilitas sosial. Kesimpulannya, komunikasi efektif menjadi kunci untuk memahami dan mengendalikan dinamika sosial, dengan pengaruh langsung terhadap konstruksi identitas kolektif dan pemeliharaan keseimbangan kekuasaan.
TRANSFORMASI MANAJEMEN SDM USAHA MIKRO MELALUI HRIS Siti Fatimah; Ratna Susanti; Syahrial Shaddiq; Khuzaini Khuzaini; Rico Rico
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.48511

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha mikro di Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas dalam memanfaatkan Human Resource Information System sebagai alat untuk mentransformasi pengelolaan sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif selama tiga hari, yang mencakup penyampaian materi, praktik langsung, diskusi kelompok, dan konsultasi teknis. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan, serta wawancara dengan peserta. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengevaluasi perubahan pemahaman, keterampilan, serta persepsi peserta terhadap penggunaan Human Resource Information System. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan mengelola data sumber daya manusia secara digital. Peserta juga melaporkan efisiensi waktu kerja yang lebih baik, peningkatan akurasi dokumentasi, serta perbaikan hubungan kerja melalui transparansi pengelolaan. Temuan lain mengindikasikan bahwa dukungan pemilik usaha, pendekatan pelatihan partisipatif, dan jejaring sosial antar peserta menjadi faktor keberhasilan penting. Meskipun masih ada hambatan berupa keterbatasan infrastruktur teknologi dan literasi digital, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital usaha mikro serta memperkuat daya saing mereka di era modern.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGUATAN MENTAL REMAJA MELALUI SOSIOEDUKASI WAJA SAMPAI KAPUTING DI DESA SEMANGAT DALAM KECAMATAN ALALAK BARITO KUALA Didi Susanto; Rico Rico; Nurmiati Nurmiati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48831

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, dengan tujuan meningkatkan ketahanan mental remaja melalui pendekatan sosioedukatif berbasis kearifan lokal Waja Sampai Kaputing. Latar belakang kegiatan ini adalah meningkatnya tantangan psikososial yang dihadapi remaja, seperti stres, kecemasan, dan tekanan sosial yang belum direspons secara memadai oleh individu maupun lingkungan keluarga. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, dengan melibatkan remaja dan orang tua dalam sesi edukasi, diskusi kelompok terfokus, dan pendampingan berbasis nilai budaya lokal. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta observasi untuk menilai keterlibatan dan dinamika interaksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi kesehatan mental remaja dan penguatan komunikasi antara orang tua dan anak. Pendekatan Waja Sampai Kaputing, yang menekankan nilai ketangguhan, komitmen, dan kebersamaan, terbukti relevan dalam membentuk ketahanan mental yang kontekstual. Kegiatan ini memberikan kontribusi pada penguatan pendidikan karakter dan pembangunan kesehatan mental berbasis komunitas, serta direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan penyesuaian budaya setempat.
PENYULUHAN ORANG TUA DI SEKOLAH DASAR SEBAGAI PENDAMPINGAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR SISWA DI DESA SEMANGAT DALAM Husnul Madihah; Didi Susanto; Rico Rico
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49094

Abstract

Keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak memiliki dampak signifikan terhadap pencapaian akademik dan perkembangan psikososial siswa. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua masih memposisikan sekolah sebagai satu-satunya institusi pendidikan formal, sehingga partisipasi aktif dalam mendampingi anak belajar di rumah cenderung rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas orang tua dalam mendampingi proses belajar anak melalui penyuluhan yang dilaksanakan secara partisipatif di Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, edukasi kelompok kecil, diskusi reflektif, dan simulasi praktik pendampingan belajar yang melibatkan orang tua siswa SD setempat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman orang tua terhadap strategi pendampingan belajar, peningkatan keterlibatan dalam komunikasi dengan anak, serta perubahan sikap terhadap pentingnya kolaborasi antara keluarga dan sekolah. Partisipasi aktif masyarakat dan pendekatan komunikatif terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan komitmen jangka panjang terhadap pendidikan anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model replikasi untuk penguatan ekosistem pendidikan berbasis keluarga dan komunitas di wilayah lain.