Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BERBASIS EKONOMI KREATIF DI LAPAK PESONA Erni Andayani; Dendy Eta Mirlana; Anton Subagyo
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 3 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i3.7242

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are productive businesses owned by individuals or business entities that meet the criteria to become micro-enterprises. MSMEs do play a role in reducing the increasing poverty rate in Indonesia. MSMEs have a role in fighting poverty by utilizing the potential of natural resources that are managed comprehensively. This research examines creative economy-based MSME development strategies in Lapak Pesona, Village of Madiun Lor, Manguharjo District, Madiun City. The purpose of the study is to find out the challenges and obstacles faced by creative economy MSMEs in Lapak Pesona in developing their businesses. The research type used in this research is a qualitative research method and uses proportional sampling, namely a sampling technique by first determining the data source. Data collection techniques are carried out directly through observation, interviews and documentation. The results of the research obtained found that business actors in Lapak Pesona still find it difficult to develop their businesses to grow. The challenges and obstacles are limited capital and lack of promotional facilities. Using appropriate strategic planning and problem solving methods can make it easier to resolve the problems faced. One of the best ways to use is to utilize the methods provided through a series of stages in the SWOT analysis
Studi Kelayakan Pendirian Showroom CCTV: Solusi Keamanan Terintegrasi Dalam Konsep Smart City Tutik Heriana; Anton Subagyo; Mohammad Abdul Munir
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15840

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong konsep Smart City dalam upaya meningkatkan kualitas layanan publik, efisiensi tata kelola, serta keamanan lingkungan. CCTV berupa video digunakan sebagai pengawasan, dan tidak bisa diakses semua orang, keamanan berbasis teknologi adalah elemen penting dari konsep Smart City. Dengan semakin meningkatnya kesadaran kebutuhan akan keamanan berbasis digital, sektor pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat umum menunjukkan potensi pasar yang menjanjikan. Kebutuhan akan CCTV semakin meningkat, tetapi masih sedikit penyedia sistem keamanan yang terintegrasi, dapat mengedukasi masyarakat, dan sesuai dengan karakteristik Ponorogo. Kebaruan dari riset adalah upaya implementasi gagasan solusi keamanan yang terintegrasi dengan konsep Smart City, sesuai kondisi Ponorogo. Rumusan Permasalahan adalah bagaimanakah analisa kelayakan bisnis pendirian showroom CCTV di Kabupaten Ponorogo sebagai usaha yang berkelanjutan dan mendukung keamanan daerah?. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kelayakan bisnis pendirian showroom CCTV di Kabupaten Ponorogo sebagai usaha yang berkelanjutan dan mendukung keamanan daerah. Hipotesis yang diambil dalam penelitian ini adalah pendirian showroom CCTV layak dilanjutkan, dinilai dari aspek pasar dan pemasaran, teknis dan operasional, manajemen dan sumber daya manusia, hukum, dan aspek finansial. Metode penelitian menggunakan metode studi kelayakan bisnis dengan pendekatan deskriptif dengan gabungan methode yaitu kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara. Hasil penelitian, pendirian showroom CCTV di Kabupaten Ponorogo sebagai solusi keamanan terintegrasi dalam mendukung konsep implementasi Smart City berdasarkan kajian studi kelayakan bisnis adalah layak untuk dilanjutkan ditinjau dari aspek pasar dan pemasaran, hukum, teknis dan operasional, manajemen dan sumber daya manusia, finansial dan sosial.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Motivasi Kewirausahaan Bioskop 3D Di Desa Pager Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo Amrih Yuwono; Anton Subagyo; Ferry Fauzi; Tutik Heriana; Diyah Setyaningrum; Alfy Rizki Mufidah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i1.3733

Abstract

Desa Pager Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo sebagai Mitra pengabdian memiliki potensi wisata alam, diantaranya adalah Taman Wisata Sendang Bulus, dan keberadaannya merupakan desa binaan Kemenparekraf RI. BUMDes selaku pengelola Taman Wisata Sendang Bulus setelah  melakukan pembenahan kolam, paseban, Mushola, kamar Mandi dan toilet dan yang terbaru telah dibuka  wahana "kolam renang anak" di lokasi wisata Sendang Bulus. Permasalahan mitra  adalah pengembangan wahana yang seperti apakah yang bisa menambah kunjungan wisatawan, sekaligus memberi manfaat ekonomis dan sosial bagi lingkungan. Masih belum ada kesepahaman antara pemangku kepentingan tentang wahana baru yang menarik dengan biaya terjangkau, mempunyai nilai ekonomis dan mempunyai potensi pasar. Metode pendekatan pengabdian yang digunakan adalah dengan observasi, penyuluhan, diskusi dan simulasi melalui peragaan kegiatan. Hasil pelaksanaan dan capaian kegiatan adalah 1) Terwujudnya  penyuluhan dan simulasi dengan peragaan  Bioskop 3D  2) Terwujudnya rekomendasi kepada pemangku kepentingan setempat (Kepala Desa, BUMDes dan Pokdarwis, SDN Pager, karang taruna) tentang wahana Bioskop 3 Dimensi dengan naskah PPT Studi Kelayakan Usaha.
Analisis Kualitas Pelayanan Publik Pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Pudam) Tirta Katong Ponorogo (Studi Kasus Pada Konsumen Pudam Tirta Katong Ponorogo) Yudha Prasetya Wardana; Mai Puspadyna Bilyastuti; Anton Subagyo
Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Vol 13 No 1 (2026): Juni
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/professional.v13i1.11473

Abstract

This research is motivated by the increasing competition in the public service sector, which requires companies to formulate effective marketing strategies to maintain business continuity and achieve competitive advantage. The main focus of the research is to fulfill customer expectations regarding the quality of public services at the Regional Drinking Water Company (PUDAM) Tirta Katong Ponorogo, with the aim of analyzing factors that influence customer satisfaction and loyalty, assessing service quality, identifying problems, and reviewing the company's handling efforts. This research uses a qualitative approach with a purposive sampling method. Data were collected through observation, direct interviews with employees and customers, and documentation. The research findings indicate that PUDAM Tirta Katong Ponorogo's services have not reached optimal levels, mainly due to the low responsiveness and empathy of officers in serving customers. The main problems found include disruptions in water distribution, cloudy and smelly water quality, and unstable water supply, which are the biggest obstacles triggering an increase in the number of customer complaints. As an effort to improve service quality, especially in handling complaints, PUDAM Tirta Katong Ponorogo has provided a complaint facility through official social media, carried out routine monthly checks, and implemented a District Meter Area (DMA) system to prevent and detect water theft. Through these steps, it is hoped that problems with water availability and quality can be minimized through regular monitoring and checks carried out appropriately and evenly, so that the quality of service can be maintained properly.