Nijusiho Manik
Sekolah Tinggi Teknologi Migas

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Laju Produksi Menggunakan Metode Modified Isochronal Test Pada Sumur Gas “IFD” Lapangan Matindok Ifrad Dany; Nijusiho Manik; Fatma Fatma
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 2: Januari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i2.3000

Abstract

Sumur “IFD” merupakan salah satu sumur gas yang dimiliki oleh PT Pertamina EP Cepu Donggi Matindok Field, dengan berlangsungnya proses produksi gas maka reservoir mengalami penurunan ekanan seiring waktu yang mempengaruhi deliverability dan produktivitas sumur sehingga laju produktivitas sumur tidak optimal. Sehingga untuk mengetahui hal tersebut maka perlu melakukan uji deliverability pada sumur “IFD”. Metode yang digunakan ialah modified isochronal test (MIT) dengan menggunakan metode konvensional untuk menentukan IPR, setelah mengatahui IPR nilai absolute open flow potential (AOFP) juga didapatkan untuk mengetahui produktivitas sumur berproduksi. Hasil perhitungan dari uji deliverability menggunakan metode konvensional maka didaptkan nilai n sebesar 0,77083 yang mingindikasikan jenis aliran “IFD” adalah aliran turbulen. Dari Analisa uji deliverability ini dapat diketahui koefisien C sebesar 0,00002 dengan nilai AOFP yang didapat dengan metode konvensional sebesar 115,8018 MMscfd. Berdasarkan hasil korelasi kurva IPR VS OPR nilai laju produksi optimum didapatkan menggunakan ukuran tubing 4,5 in dengan laju produksi yang didapatkan sebesar 17,29 MMscfd.
Analisis Penambahan Konsentrasi Polyamine Terhadap Rheologi Lumpur Pemboran Nijusiho Manik
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 4: Mei 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i4.4439

Abstract

Kegiatan pemboran bertujuan untuk membuat lubang di lokasi yang diidentifikasi terdapat minyak dan gasbumi. Namun proses pemboran tidak selalu berjalan dengan baik. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada kegiatan pemboran adalah swelling clay. Swelling clay merupakan masalah dalam pemboran yang disebabkan mengembangnya mineral clay pada formasi akibat dari pengikatan fluida oleh mineral clay sehingga masalah ini dapat memperlambat laju pemboran. Sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis lumpur pengeboran yang terkontaminasi clay dengan menggunakan polyamine sebagai zat aditif dalam lumpur pemboran. Metode yang dilakukan pada penelitian ini dengan melakukan pengujian skala laboratorium yang akan menguji pengaruh penambahan konsentrasi polyamine sebesar 1%, 2%, 3%, dan 4% terhadap sifat rheologi lumpur pemboran yang terkontaminasi clay sebanyak 5%. Pengaruh penambahan konsentrasi polyamine 1%, 2%, 3% dan 4% akan mempengaruhi kenaikan berat lumpur, sifat fisik lumpur, filtrate yang dihasilkan, dan menaikkan pH dari lumpur yang terkontaminasi clay 5%. Didapatkan hasil yang optimal yang sesuai spesifikasi yaitu penambahan konsentrasi polyamine 2% dengan komposisi yang digunakan penambahan pada sampel E dengan menggunakan volume 350 ml antara lain menggunakan Fresh Water (310.99 ml), KOH (0.24 ml),Bentonite (2 ml) ,Starch (2.33 ml) , KCL(14.68 ml) , XCD Polimer (0.64 ml), Barite (12.12 ml),Polyamine 2% (7 ml).