Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Komunikasi Bisnis Kafe “Percaya Kopi” dalam Meningkatkan Minat Pengunjung Niken Somisoe; Ronald Alfredo; Yustina Sopacua
Journal of Media and Communication | E-ISSN : 3063-9581 Vol. 3 No. 1 (2026): Juli - September
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi bisnis yang dilakukan Kafe Percaya Kopi dalam meningkatkan minat pengunjung di kawasan Poka, Kota Ambon. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya usaha coffee shop yang semakin kompetitif, sehingga pelaku usaha perlu menerapkan strategi komunikasi yang efektif agar mampu menarik perhatian dan mempertahankan minat pengunjung. Kafe Percaya Kopi hadir tidak hanya sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga membawa konsep roastery lokal yang menjadi identitas utama usaha. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) untuk melihat bagaimana proses komunikasi bisnis yang dilakukan kafe dapat memengaruhi minat pengunjung.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang yang terdiri dari owner, barista, mahasiswa, dan pegawai kantor dengan rentang usia 21–34 tahun. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi bisnis yang diterapkan Kafe Percaya Kopi mampu menarik perhatian pengunjung melalui konsep tempat yang estetik, suasana nyaman, serta pemanfaatan media sosial Instagram sebagai sarana promosi. Pada tahap interest, pengunjung mulai tertarik karena adanya fasilitas yang mendukung aktivitas belajar dan bersantai, harga yang terjangkau, serta kualitas pelayanan yang baik. Tahap desire terlihat dari munculnya keinginan pengunjung untuk kembali datang karena pengalaman positif yang diperoleh, baik dari segi rasa kopi, ambience, maupun interaksi dengan barista. Sementara itu, tahap action ditunjukkan melalui tindakan nyata pengunjung seperti melakukan kunjungan ulang, merekomendasikan kafe kepada orang lain, dan aktif mengikuti media sosial Kafe Percaya Kopi. Dengan demikian, strategi komunikasi bisnis yang dilakukan Kafe Percaya Kopi dinilai efektif dalam membangun minat pengunjung dan memperkuat hubungan dengan pelanggan.
Analisis Strategi Komunikasi UMKM “Pisang Kembung Nona Acha” Sebagai Upaya Peningkatan Penjualan Produk Di Kota Ambon Meylani Uneputty; Ronald Alfredo; Yustina Sopacua
Journal of Media and Communication | E-ISSN : 3063-9581 Vol. 3 No. 1 (2026): Juli - September
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi Komunikasi UMKM Pisang Kembung Nona Acha sebagai upaya peningkatan penjualan produk Di Kota Ambon. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh pelaku usaha “Pisang Kembung Nona Acha” dalam meningkatkan penjualan produknya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi langsung, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM “Pisang Kembung Nona Acha” menerapkan strategi komuniasi berbasis Integrated Marketing Communication (IMC), yaitu periklanan melalui media sosial, promosi penjualan produk pada waktu tertentu, publikasi lewat kegiatan dan event UMKM, personal selling oleh pelaku usaha dan karyawan, serta digital marketing yang menjadi strategi utama. Berbagai strategi tersebut didukung dengan kerja sama antara UMKM Pisang Kembung Nona Acha baik pelaku usaha, karyawan dengan pihak distributor dan juga aplikasi pesan antar makan. Secara keseluruhan, integrasi strategi komunikasi pemasaran ini berhasil mengoptimalkan volume penjualan, meningkatkan frekuensi pembelian, dan memposisikan merek secara kuat di benak konsumen Kota Ambon.
Persepsi Orang Tua tentang Pembentukan Citra Diri Melalui Media Sosial TikTok (Studi pada Generasi Z di Negeri Wakasihu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah) Rahmalia Pebrianti Udin; Yustina Sopacua; Ronald Alfredo
Journal of Media and Communication | E-ISSN : 3063-9581 Vol. 3 No. 1 (2026): Juli - September
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid growth of TikTok among Generation Z has raised various parental perceptions regarding its influence on children's self-image formation. This study aims to examine parents' perceptions of TikTok use by Generation Z in shaping self-image in Wakasihu Village, Leihitu Barat District, Central Maluku Regency. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving eight parent informants of active Generation Z TikTok users, analyzed using Stephen P. Robbins' perception theory (perceiver, object/target, situation). The results show that parents hold diverse perceptions: some regard TikTok as having positive effects such as increased creativity, knowledge, self-expression, and confidence, while others highlight negative effects including imitation of trends inconsistent with local norms and dependence on social validation through likes and comments. These perceptions are shaped by personal experience, cultural values, and the surrounding social context. Parents consider supervision and companionship essential so that TikTok use remains beneficial without disregarding social and cultural norms. The study concludes that TikTok plays a dual role in shaping the self-image of Generation Z, both positively and negatively, depending on the intensity of parental guidance.