Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Alat Pencacah Nilam di Desa Lara dengan Rekayasa Nilai Rismawati Rismawati; Irhamni Nuhardin
Dewantara Journal of Technology Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v6i1.229

Abstract

Desa Lara merupakan salah satu desa di Kabupaten Luwu Utara yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani nilam. Teknologi pengolahan tanaman nilam sampai menjadi minyak nilam di tingkat petani umumnya masih bersifat tradisional karena terbatasnya teknologi  yang ada. Salah satunya pasca panen proses pencacahan tanaman nilam masih bersifat manual dengan menggunakan alat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat pencacah nilam yang lebih efisien menggunakan pendekatan rekayasa nilai. Pendekatan yang digunakan yaitu rekayasa nilai dengan beberapa tahap diantaranya, tahap informasi yaitu mengumpulkan berbagai informasi seputar alat dan keinginan petani, lalu tahap kreatif dengan memunculkan 3 alternatif alat dan tahap analisa dengan mempertimbangkan keuntungan dan kerugian. Matriks kelayakan untuk melakukan pertimbangan terhadap kriteria yang telah ditentukan untuk menyeleksi alternatif agar lebih memenuhi tujuan yang diinginkan, matriks evaluasi untuk memberikan penilaian pada kriteria yang berkaitan dengan desain produk. Pembobotan kriteria untuk menentukan kriteria yang diutamakan dengan mengunakan metode perbandingan berpasangan Analitycal Hierarchy Process (AHP) kemudian menghitung performansi dengan merengking tiap kriteria sehingga diperoleh alternatif I sebagai rangking dengan nilai performansi tertinggi.  
Pengaruh Konsentrasi Asam Sitrat terhadap Persen Recovery Nikel pada Proses Leaching Bijih Nikel Laterit Muh. Azis Albar J; Nurul Afifah Utami; Irhamni Nuhardin; Ardiansah
Dewantara Journal of Technology Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v6i1.304

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh konsentrasi asam sitrat terhadap persen recovery nikel pada proses leaching bijih nikel laterit (limonit) dengan kondisi operasi tetap. Variasi konsentrasi asam sitrat yang diuji adalah 0,5 M; 1,0 M; dan 2,0 M, sedangkan parameter operasi dijaga konstan pada suhu 80 °C, waktu leaching 60 menit, dan rasio padat-cair 1:5. Preparasi bijih dilakukan melalui pengeringan, penghancuran, dan pengayakan pada ukuran 100, 150, dan 200 mesh. Kandungan nikel awal bijih dianalisis dengan XRF sebesar 1,67%. Persen recovery dihitung berdasarkan neraca massa-konsentrasi antara umpan dan residu. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi asam sitrat meningkatkan persen recovery pada seluruh ukuran partikel. Rentang persen recovery yang diperoleh adalah 74,45–78,29%, dengan nilai tertinggi pada konsentrasi 2,0 M dan ukuran partikel 200 mesh (78,29%), serta nilai terendah pada konsentrasi 0,5 M dan ukuran 100 mesh (74,45%).
Pendampingan Kegiatan Konstruksi Lapangan pada Proyek Bangunan Bagi Karyawan Magang di CV Fahrindo Cipta Konsultan Siti Nurjannah Zakiah; Ika Triwati; Irhamni Nuhardin; Kastono
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i1.352

Abstract

Kegiatan konstruksi memerlukan tenaga kerja yang memiliki kompetensi teknis dan pengalaman lapangan yang memadai, sementara karyawan magang umumnya masih memiliki keterbatasan dalam hal keterampilan praktis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan langsung pada pekerjaan konstruksi lapangan di CV Fahrindo Cipta Konsultan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan praktik langsung dengan tiga aspek kegiatan utama, yaitu pendampingan pekerjaan finishing dan elemen arsitektural, pendampingan pekerjaan pondasi dan struktur bawah, serta pendampingan pekerjaan bekisting dan pengecoran. Kegiatan dilaksanakan pada tiga lokasi proyek dengan peserta magang yang dibagi ke dalam kelompok kerja sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilaksanakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setiap kelompok peserta mengalami peningkatan kemampuan sesuai dengan bidang pekerjaan masing-masing. Kelompok finishing mampu meningkatkan keterampilan dalam pekerjaan plesteran, pemasangan plafon, dan lantai. Kelompok struktur bawah menunjukkan peningkatan pemahaman dalam pekerjaan pondasi, pemasangan tulangan, dan pembangunan struktur dasar. Kelompok bekisting dan pengecoran mampu memahami proses pemasangan bekisting serta teknik pengecoran yang sesuai standar. Manfaat kegiatan terlihat dari meningkatnya keterampilan kerja, pemahaman prosedur konstruksi, serta kesadaran terhadap keselamatan kerja. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik lapangan merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang serta memberikan kontribusi nyata dalam penguatan keterlibatan masyarakat dalam dunia kerja konstruksi.
Integrasi AI Tutor dengan Simulasi Interaktif PHET untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Gelombang di Sekolah Menengah Atas Elma Elma; Irhamni Nuhardin; Nabila Febriyanti
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1008

Abstract

Urgensi penelitian ini yaitu bahwa Integrasi AI Tutor dengan simulasi interaktif PhET menjadi mendesak karena pembelajaran konsep gelombang yang abstrak di SMA masih sulit dipahami siswa tanpa pendampingan adaptif dan visualisasi dinamis yang interaktif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas integrasi AI Tutor dengan simulasi interaktif PhET dalam meningkatkan pemahaman konsep optik peserta didik di SMA Negeri 4 Luwu. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang dimodifikasi, meliputi analisis kebutuhan, pengembangan produk, validasi ahli, uji coba terbatas, serta implementasi lapangan. Desain kuasi-eksperimental digunakan untuk membandingkan hasil belajar antara kelompok eksperimen yang menggunakan AI Tutor–PhET dan kelompok kontrol yang hanya menggunakan simulasi PhET. Sebanyak 60 peserta didik kelas XI terlibat sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi tes pemahaman konsep, angket respons, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman konsep optik pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Nilai normalized gain kelompok eksperimen berada pada kategori sedang (g = 0,60), sedangkan kelompok kontrol berada pada kategori rendah. Selain itu, 87% peserta didik menyatakan AI Tutor memberikan umpan balik yang membantu dan meningkatkan motivasi belajar. Integrasi AI Tutor–PhET terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman konsep optik, meningkatkan keterlibatan belajar, serta mendukung pembelajaran abad ke-21 yang adaptif dan berbasis teknologi.
Optimasi Parameter Proses Leaching Bijih Nikel Laterit Menggunakan Asam Sitrat sebagai Pelarut Ramah Lingkungan Irhamni Nuhardin; Rafdi Abdul Majid
Dewantara Journal of Technology Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v6i1.324

Abstract

Nikel merupakan logam strategis yang banyak digunakan dalam industri baja tahan karat, baterai, serta berbagai paduan logam berperforma tinggi. Sebagian besar cadangan nikel dunia berada dalam bentuk bijih laterit yang umumnya memiliki kadar nikel relatif rendah sehingga memerlukan teknologi ekstraksi yang efisien. Salah satu pendekatan yang banyak dikembangkan dalam pengolahan bijih laterit adalah proses hidrometalurgi melalui pelindian (leaching). Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi parameter proses leaching bijih nikel laterit menggunakan asam sitrat sebagai pelarut ramah lingkungan. Parameter yang dievaluasi meliputi ukuran partikel bijih (100 mesh, 150 mesh, dan 200 mesh) serta konsentrasi asam sitrat (0,5 M; 1 M; dan 2 M) pada kondisi operasi tetap yaitu suhu 80°C, waktu leaching 60 menit, dan rasio padat-cair 1:5. Karakterisasi awal bijih dilakukan menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) untuk mengetahui komposisi unsur utama dalam sampel. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar nikel awal dalam bijih sebesar 1,67% dengan dominasi unsur Fe₂O₃ dan SiO₂ yang mengindikasikan karakteristik bijih laterit tipe limonit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi asam sitrat dan pengecilan ukuran partikel memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan persen recovery nikel. Nilai recovery tertinggi sebesar 78,29% diperoleh pada ukuran partikel 200 mesh dengan konsentrasi asam sitrat 2 M. Hasil ini menunjukkan bahwa luas permukaan partikel dan kekuatan larutan pelindian berperan penting dalam meningkatkan efisiensi proses ekstraksi nikel. Penggunaan asam sitrat sebagai pelarut organik juga memberikan keuntungan dari sisi keberlanjutan lingkungan dibandingkan penggunaan asam anorganik kuat. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi pelindian bijih nikel laterit berbasis pelarut organik yang lebih ramah lingkungan.