Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hubungan Kelentukan Sendi Bahu dengan Kemampuan Jumping Servis Permainan Bola Voli Tias Aprilia Dewi; Muhammad Rusli; Jud
Journal Olympic (Physical Education, Health and Sport) Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jolympic.v3i2.48

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kelentukan sendi bahu dengan kemampuan jumping servis permainan bola voli pada Atlet club Tunas Muda SMANDARA. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Atlet club Tunas Muda SMANDARA yang terdiri atas 25 orang laki-laki. Sampel dalam penelitian ini ditarik menggunakan teknik total sampling yaitu teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Dengan demikian sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes elevasi bahu dan tes kemampuan akurasi servis. Berdasarkan analisis statistik dengan uji korelasi dengan menggunakan aplikasi SPSS 21 diperoleh hubungan koefisien variabel kelentukan sendi bahu dengan kemampuan jumping servis bernilai positif, dengan nilai r hitung 0,586 dan nilai taraf signifikan 0,002 < 0,05 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara kelentukan sendi bahu dengan kemampuan jumping servis. Hasil ini jika dimasukkan dipeta korelasi maka hubungan kedua variabel pada kategori korelasi sedang, selain itu menandakan adanya hubungan yang bermakna. Penelitian ini disimpulkan bahwa kelentukan sendi bahu memilki hubungan yang signifikan dengan kemampuan jumping servis pada Atlet club Tunas Muda SMANDARA. Kontribusi kelentukan sendi bahu terhadap kemampuan jumping servis sebanyak 34,3% sedangkan 65,7% lainnya dipengaruhi oleh faktor kondisi fisik lainnya, seperti daya ledak, kekuatan, koordinasi, ketepatan dan kecepatan.   Kata Kunci: Kelentukan Sendi Bahu; Kemampuan Jumping Servis; Permainan Bola Voli
Hand-Eye Coordination As a Predictor of Smash Ability in Volleyball Muhammad Rusli; Ade Herdin Aprillah; Jud
Indonesian Journal of Sport and Tourism Vol. 7 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v7i2.105011

Abstract

This study aims to determine hand-eye coordination as a predictor of smash ability in volleyball. This study is a correlational study. The population is 580 students of SMA Negeri 1 Kabawo, consisting of 272 males and 308 females. The sample in this study was drawn using a purposive sampling technique, namely male gender with the criteria of being able to play volleyball, totaling 35 people. The instrument used to measure hand-eye coordination is a tennis ball throwing and catching test, while the instrument used to measure smash ability is a volleyball smash ability test. The data of this study were analyzed by correlation calculations in the SPSS version 21 application. The results obtained from the hypothesis testing are that hand-eye coordination has a significant relationship with smash ability and is included in the moderate correlation. Where the rxy value = 0.481 with a significance level of 0.003 <0.05, namely hand-eye coordination contributes to smash ability in volleyball.
Edukasi Pola Hidup Sehat Bagi Siswa Sekolah Dasar Untuk Meningkatkan Kesehatan Tubuh Suhartiwi; Hasanuddin Jumareng; Muhammad Rusli; La Sawali; Muhtar Asshagab; Abdul Saman; Jud; Heriansyah; Marsuna; La Ode Rusdin
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan anak usia sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh pola hidup sehari-hari seperti kebiasaan makan, kebersihan diri, dan aktivitas fisik. Namun, masih banyak siswa yang kurang memahami pentingnya pola hidup sehat, sehingga rentan terhadap gangguan kesehatan seperti obesitas, kurang gizi, dan penyakit menular. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa sekolah dasar tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi penyampaian materi interaktif, demonstrasi cuci tangan pakai sabun, senam bersama, kuis edukatif, serta refleksi komitmen sehat. Metode ini dipilih agar siswa dapat belajar sambil bermain dan langsung mempraktikkan kebiasaan hidup sehat. Hasil analisis menunjukkan 95% kegiatan edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya hidup sehat. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif bertanya saat sesi penyampaian materi, semangat mengikuti simulasi cuci tangan. Kegiatan ini memberikan dampak positif tidak hanya bagi siswa, tetapi juga mendorong sekolah untuk mendukung program pembiasaan hidup sehat secara berkelanjutan.
Pelatihan Penyusunan Artikel Ilmiah Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Akademik Mahasiswa. Wolter Mongsidi; Saifu; Badaruddin; Jud; Muhammad Rusli; Sariul
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i1.300

Abstract

Pelatihan Penyusunan Artikel Ilmiah dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah sesuai kaidah akademik. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah yang layak publikasi. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung dengan pendampingan intensif dalam penggunaan aplikasi mendeley dan pengelolaan referensi ilmiah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan 90% dalam pemahaman mahasiswa terhadap struktur artikel ilmiah, kemampuan sitasi, dan penggunaan perangkat lunak pendukung penulisan. Selain itu, mahasiswa menunjukkan peningkatan motivasi untuk menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan budaya akademik produktif di kalangan mahasiswa dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di perguruan tinggi.
Sosialisasi Dan Edukasi Teknik Dasar Sepak Takraw Untuk Menumbuhkan Minat Olahraga Sejak Dini Suhartiwi; Hasanuddin Jumareng; Muhammad Rusli; Jud; Marsuna; Aliasis Maruka
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i1.301

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan olahraga sepak takraw kepada siswa sekolah dasar serta menumbuhkan minat berolahraga sejak dini sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui dua tahap, yaitu sosialisasi dan edukasi teknik dasar. Tahap sosialisasi berisi penjelasan mengenai pengenalan sepak takraw, aturan dasar, serta manfaatnya bagi kesehatan melalui media gambar, video, dan diskusi interaktif. Tahap edukasi melibatkan praktik langsung teknik dasar seperti menimang bola, servis dasar, dan passing sederhana yang dipandu oleh tim pelaksana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari peserta dan peningkatan pemahaman mengenai teknik dasar permainan sepak takraw. Guru olahraga juga memperoleh panduan sederhana agar kegiatan ini dapat dilanjutkan di sekolah. Secara keseluruhan, PKM ini berhasil menumbuhkan minat berolahraga sejak dini dan memperkenalkan olahraga tradisional kepada siswa dengan cara yang edukatif, menyenangkan, dan kontekstual.
Optimalisasi Penggunaan Mendeley Dalam Manajemen Referensi Untuk Meningkatkan Integritas Akademik Jud; Muhammad Rusli; Suhartiwi; Marsuna; La Ode Rusdin; Sariul
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i2.371

Abstract

Penulisan karya ilmiah yang berkualitas memerlukan pengelolaan referensi yang baik sebagai upaya mendukung integritas akademik. Namun, sebagian besar mahasiswa masih melakukan sitasi dan penyusunan daftar pustaka secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan dan meningkatkan risiko plagiarisme. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan penggunaan aplikasi Mendeley dalam manajemen referensi untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam penyusunan karya ilmiah. Kegiatan dilaksanakan kepada 50 mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi FKIP Universitas Halu Oleo melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi menggunakan observasi dan angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta, di mana 98% mampu menginstal dan menggunakan Mendeley, 96% mampu mengelola referensi dan menyusun daftar pustaka secara otomatis, 94% mampu melakukan sitasi otomatis pada Microsoft Word, serta 94% memahami pentingnya integritas akademik. Selain itu, seluruh peserta menyatakan bersedia mengikuti pelatihan lanjutan. Dengan demikian, pelatihan Mendeley terbukti efektif meningkatkan keterampilan manajemen referensi, efisiensi penulisan artikel ilmiah, serta memperkuat budaya integritas akademik mahasiswa.
Edukasi Water Safety Untuk Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Air Siswa Sekolah Dasar Sariul; Muhammad Zaenal Arwih; Asmuddin; Jud; Muhammad Rusli; La Ode Muammar Kadas Hidayat
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i2.376

Abstract

Keselamatan air merupakan pengetahuan penting bagi siswa sekolah dasar karena anak-anak memiliki risiko mengalami kecelakaan dan tenggelam akibat keterbatasan dalam mengenali bahaya di lingkungan perairan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai keselamatan air melalui edukasi water safety. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 89 Kendari dengan metode edukasi partisipatif melalui penyampaian materi, penggunaan media visual berupa gambar, poster, dan video, diskusi interaktif, tanya jawab, serta evaluasi pemahaman siswa. Materi yang diberikan meliputi pengenalan bahaya di lingkungan perairan, perilaku aman di sekitar air, pentingnya kemampuan dasar berenang, pemahaman terhadap batas kemampuan diri, serta tindakan yang tepat dalam menghadapi keadaan darurat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai keselamatan air. Siswa mampu mengenali berbagai potensi bahaya, memahami pentingnya pengawasan dan perilaku aman, serta mengetahui tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan perairan. Edukasi water safety dapat menjadi upaya preventif yang relevan dalam membangun budaya keselamatan air sejak usia dini dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, guru, dan orang tua
Correlation of Eye-Foot Coordination with Shooting Results in Soccer Jud
Athena: Physical Education and Sports Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Sports and technology
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/athena.v4i2.154

Abstract

This study aims to determine the correlation between foot-eye coordination and shooting results in soccer games. This study uses a quantitative method with a correlational approach. The population in this study were all 84 students of class VIII of SMP Negeri 10 Kendari, consisting of 39 girls and 45 boys. The sample in this study was 45 people taken using a purposive sampling technique where the sample in this study was taken based on consideration of male gender. The instrument used to measure foot-eye coordination was the soccer wall volley test, while the instrument used to measure shooting accuracy was the shooting test. Based on the statistical analysis of the correlation test using the SPSS 25 application, the coefficient relationship between the foot-eye coordination variable and shooting accuracy was positive, where the calculated r value was 0.516 at a significance level of 0.005 <0.05 with a coefficient of determination of 0.266 or 26.6%. This means that there is a significant relationship between foot-eye coordination and shooting results in soccer games. If entered on the correlation map, the relationship between the two variables is in the moderate category. Foot-eye coordination contributes 26.6% to shooting results. This study concludes that foot-eye coordination has a significant relationship with shooting results in soccer.
The Contribution of Eye-Hand Coordination to Shooting Accuracy in Basketball Muhammad Rusli; Muhtar Asshagab; Jud
Athena: Physical Education and Sports Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Sports and technology
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/athena.v4i2.161

Abstract

This study aims to analyze the contribution of hand-eye coordination to shooting accuracy in basketball. The study used a quantitative approach with a correlational design. The study population consisted of 395 students, consisting of 211 female students and 184 male students. The sample was determined using a purposive sampling technique based on the criteria of male students who had experience in basketball lessons, resulting in 35 students as research samples. The instrument used to measure hand-eye coordination was a tennis ball throw-catch test, while shooting accuracy was measured using a basketball shooting test conducted from several points around the ring. Data were analyzed using Pearson product moment correlation at a significance level of 5%. The results of the analysis showed that there was a positive and significant relationship between hand-eye coordination and shooting accuracy in basketball, with a correlation coefficient value of r = 0.58, greater than r table = 0.334. The coefficient of determination value of 34% indicates that hand-eye coordination contributed 34% to shooting accuracy, while the remaining 66% was influenced by other factors, such as muscle strength, balance, shooting technique, concentration, and training experience. It was concluded that eye-hand coordination is a crucial factor contributing to improved shooting accuracy in basketball, and therefore, its development should be part of basketball training and instructional programs in schools.