Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Lima Pilar Utama dalam Pengabdian Masyarakat Internasional untuk Meningkatkan Pendidikan Anak-Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia: - Debora Benedicta Roi; Nenin Astiti Ayunda
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3351

Abstract

Limited access to formal education and the threat of national identity degradation overshadow the children of Indonesian Migrant Workers (PMI) in Malaysia. This community service aims to describe the implementation of the International Community Service Program "Mangunsari Goes Abroad 2026" in enhancing educational access, character development, health, and learning motivation. The method employed was an Action-Oriented Approach combined with interactive community education. The results demonstrated significant improvements across all indicators: visual literacy increased to 85%, national insight jumped to 90%, health awareness (PHBS) reached 90%, character building reached 85%, and entrepreneurial skills rose to 85%. In conclusion, the multidimensional integration of the five core programs successfully bridges educational gaps, builds independent character, and fosters sustainable nationalism among migrant workers' children.
Model Pembelajaran Interaktif dan Literasi Digital bagi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Ivani Putri; Nenin Astiti Ayunda
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3400

Abstract

Anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia masih menghadapi keterbatasan dalam memperoleh layanan pendidikan yang interaktif dan penguatan literasi digital. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran interaktif dan literasi digital melalui program Belajar Mengajar Ceria dan Cari Fakta di Layar. Kegiatan dilaksanakan pada Juni 2026 di Sanggar Belajar komunitas PMI di Selangor, Malaysia, sebagai bagian dari KKN Internasional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, pembelajaran langsung, dokumentasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran melalui diskusi, permainan edukatif, kuis, dan praktik mendorong keaktifan, antusiasme, serta keberanian peserta dalam berkomunikasi. Program literasi digital memberikan pengalaman awal dalam membedakan fakta dan opini serta memahami pentingnya memeriksa informasi sebelum mempercayainya. Kegiatan akademik dan nonakademik juga mendukung penguatan interaksi sosial dan identitas kebangsaan. Model pembelajaran ini berpotensi menjadi alternatif pengabdian pendidikan yang kontekstual bagi anak-anak Indonesia di luar negeri. Model ini dapat dikembangkan melalui pendampingan berkelanjutan sesuai kebutuhan dan karakteristik peserta.