Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan evaluasi pembelajaran berbasis digital, mengidentifikasi manfaat yang dirasakan guru, serta menganalisis kendala yang dihadapi dalam implementasinya di UPT SPF SD Inpres Tamalanrea VI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran berbasis digital telah dilaksanakan secara aktif dan terencana dengan memanfaatkan berbagai platform, seperti Canva Presentation, Wordwall, Quizizz, Kahoot, dan Google Form. Pelaksanaan evaluasi didukung oleh fasilitas sekolah berupa jaringan Wi-Fi, smartboard, laboratorium komputer, dan Chromebook. Manfaat yang dirasakan guru meliputi efisiensi waktu, kemudahan koreksi otomatis, peningkatan kualitas tampilan soal, serta meningkatnya antusiasme siswa dalam mengikuti evaluasi. Namun, implementasi evaluasi digital masih menghadapi beberapa kendala, seperti ketidakstabilan jaringan internet, pemadaman listrik, keterbatasan literasi digital sebagian siswa, serta kesulitan penerapan evaluasi digital pada soal esai Matematika. Untuk mengatasi kendala tersebut, sekolah melakukan berbagai upaya, seperti peningkatan infrastruktur, perluasan jaringan internet, dan penguatan kompetensi digital guru. Secara keseluruhan, evaluasi pembelajaran berbasis digital di UPT SPF SD Inpres Tamalanrea VI menunjukkan perkembangan yang positif dan berpotensi menjadi model praktik baik bagi sekolah dasar lain dalam mendukung transformasi digital pendidikan.