Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Public Sphere Concept Education in Society for Student Executive Board Hang Tuah Tanjungpinang Health Science College Ibnu, Cian; Ikha Rahardiantini; Lili Sartika; Masyitah Novia Yanti; Aulia Chintara Wanda
Social Impact Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Social Impact Journal
Publisher : GoResearch - Research & Publishing House

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61391/sij.v3i1.183

Abstract

The concept of public sphere according to Hannah Arendt is a sphere built by distinctive elements, namely from human and social conditions, namely Vita Acktiva. Through this formulation, humans are defined as creatures who are always active. Both mental activities and sensory activities. Whether it is inner action or real action. Human life that thinks, wants and considers is included in mental actions or inner actions of humans. While the life of human activity working, creating and speaking is included in real actions or speech. An action or behavior that is able to build a world together with fellow humans. The results of this community service activity are that participants understand the values ​​contained in public sphere. The conclusion of this community service activity shows an increase in knowledge and attitudes of educational participants about public sphere. All participants are enthusiastic about following the activity material from the beginning to the end and are actively discussing intensively in following the entire educational process.
PENGARUH PEMBERIAN TERIPANG PASIR (HOLOTHURIA SCABRA) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA MENCIT PUTIH JANTAN KOLESTEROL Lili Sartika; Masyitah Novia Yanti; Ikha Rahardiantini
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v6i2.2630

Abstract

Latar Belakang: Kolesterol adalah suatu zat lemak yang beredar di dalam darah, berwarna kekuningan dan berupa seperti lilin, yang diproduksi oleh hati dan sangat diperlukan oleh tubuh. Jika terlalu tinggi kadar kolesterol seseorang di dalam darah maka akan semakin meningkat faktor resiko terjadinya penyakit arteri koroner. Tingginya kadar kolesterol di dalam darah merupakan permasalahan yang serius karena merupakan salah satu faktor risiko dari berbagai macam penyakit tidak menular. Teripang pasir (Holothuria scabra J) merupakan salah satu komoditas perikanan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi karena dapat dimanfaatkan sebagai biofarmaka dan sebagai makanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Teripang Pasir (Holothuria Scabra) Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Pada Mencit Putih Jantan Kolesterol Metode: Metode yang digunakan true experimental. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar kolesterol darah mencit pada setiap kelompok uji. Kesimpulan: terdapat penurunan pemberian ektrak teripang pasir (Holothuria Scabra) Terhadap Penurunan Kadar kolesterol darah Pada Mencit Putih Jantan hiperkolesterol.
Peningkatan Pengetahuan pemamfaatan tanaman Sacha Inchi (Plukenetia Volubilis L.) sebagai antioksidan di wilayah pesisir kelurahan tanjung Unggat Masyitah Novia Yanti; Ikha Rahardiantini; Aulia Chintara Wanda
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i2.40

Abstract

Peningkatan pengetahuan terkait radikal bebas penting dilakukan dimana banyaknya faktor Internal dan ekstrak di sekitar kita terkhususnya pada masyarakat Kelurahan Tanjung Unggat merupakan wilayah pesisir Tanjungpinang yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada perikanan (nelayan) dan kewirausahaan (perdagangan). Tujuan kegiatam ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemanfaatan tanaman sacha inchi (Plukenetia volubilis L) di wilayah pesisir Tanjung Unggat dengan metode pendekatan deskriptif dengan menggunakan angket, hasil observasi, penyuluhan, evaluasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan sudah cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan terhadap masyarakat tekait pemanfaatan tanaman Sacha Inci (Plukenetia volubilis L) sebagai salah satu jenis kacang-kacangan yang sangat kaya akan manfaat bagi kesehatan. Sacha inchi mempunyai kandungan kimia seperti asam lemak, tokoferol, fitosterol, trigliserida, polisakarida dan senyawa lainnya yang memberikan manfaat bagi tubuh seperti antiinflamasi, antibakteri, antioksidan, imunomodulator, antidiabetik dan sumber gizi lainnya. Saran penelitian ini diharapkan masyarakat Kelurahan Tanjungunggat untuk dapat memanfaatkan lahan kecil meskpiun halaman rumah untuk di tanam sacha inchi (Plukenetia Volubilis L.) yang dimanabisa membantu ekonomi masyarakat dengan menjual hasil budidaya tersebut serta juga dapat meningkatkan Kesehatan masyarakat dengan mengkonsumsinya.
Peningkatan Pengetahuan Pemamfaatan Jamu Kunyit Asam di Perumahan Disekitar Puskesmas Batu IX. Aulia Chintara Wanda; Masyitah Novia Yanti; Ikha Rahardiantini
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i2.71

Abstract

Jamu dikenal bukan sebagai obat, melainkan sebagai minuman yang memberikan manfaat dan menyegarkan. Jamu merupakan salah satu kearifan lokal yang berkembang di masyarakat karena dipercayai memberikan manfaat dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit namun tidak memberikan efek samping. Data dari BPOM menunjukkan pada bulan Juli tahun 2020, tercatat lebih dari 11000 produk jamu yang telah beredar di pasaran. Minuman jamu kunyit asam merupakan varian yang banyak digemari, jamu ini terbuat dari rimpang kunyit, buah asam jawa, air, gula. Kunyit asam mengandung banyak komponen yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh, komponen bioaktif yang terkandung didalam kunyit asam bersifat antioksidan dan hal ini telah terbukti secara ilmiah. Jamu kunyit asam juga secara empiris banyak di gunakan sebagai terapi non farmakologis untuk membantu meredakan nyeri haid pada wanita. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan penyuluhan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah perumahan di puskesmas batu IX terhadap penggunaan jamu kunyit asam sebagai minuman terapi pendamping dan rasanya enak. Metode dengan melakukan penyuluhan metode ceramah. Hasil Terdapat Peningkatan Pengetahuan pemamfaatan jamu kunyit asam sebagai terapi pendamping yang dapat meningkatkan kesehatan dan menyegarkan pada masyarakat perumahan di wilayah puskesmas batu IX.
Aktivitas Emulgel Ekstrak Teripang (Stichopus horrens) Terhadap Penyembuhan Luka Lili Sartika; Aulia Chintara; Ikha Rahardiantini; Masyitah Novia Yanti
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 16, No 2 (2026): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v16i2.8432

Abstract

A wound is a form of skin tissue damage caused by contact with a heat source (such as chemicals, fire, hot water, electricity, and radiation), medical procedures, or changes in physiological conditions. Wound treatment depends on the extent of the wound. The deeper the affected skin layer, the longer it takes. To reduce unwanted side effects, many people turn to herbal medicine, one of which is the use of sea cucumbers. The purpose of this study was to determine the activity of sea cucumber (Stichopus horrens) extract emulgel on wound healing compared to betadine ointment. The research method used a true experimental design. This study used 30 male white mice (Mus musculus). The results showed that sea cucumber (Stichopus horrens) extract can accelerate the wound healing process in incisions on the skin of mice. Wound healing is caused by bioactive compounds such as saponins, flavonoids, lectins, and amino acids that play a role in accelerating the wound healing process.
PKM Peningkatan Pengetahuan Pemamfaatan Ektrak Teripang (Stichopus Horrens) untuk Pengobatan Terapi Komplementer Diabetes Melitus di Wilayah Pesisir Kelurahan Tanjung Unggat. Lili Sartika; Masyitah Novia Yanti; Ayu Trianingsih
Jurnal Medika: Medika Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/a6jbkb02

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya atau sebagai penyakit kronis yang terjadi akibat ketidakmampuan pankreas untuk memproduksi insulin yang cukup, atau tubuh tidak mampu menggunakan insulin yang diproduksinya dengan efektif. Salah satu Upaya pencegahan komplikasi diabetes melitus dilaksanakan melalui Pengetahuan pemamfaatan ektrak Teripang (Stichopus horrens) untuk pengobatan terapi komplementer diabetes melitus di wilayah pesisir kelurahan tanjung Unggat.. Hasil pengabdian Masyarakat Tingkat menunjukkan Tingkat pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan menunjukkan sebanyak 43,9% pada kategori sedang dan kategori tinggi 27,2%. Setelah diberikan penyuluhan, tingkat pengetahuan menunjukkan sebanyak 56,8 % pada kategori sedang dan kategori tinggi sebanyak 72,8%. terdapat Peningkatan Pengetahuan pemamfaatan ektrak Teripang (Stichopus horrens) untuk pengobatan terapi komplementer diabetes melitus di wilayah pesisir kelurahan tanjung Unggat.