Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Inovator

Studi Evaluatif Terhadap Desain Mesin Perajang Pisang untuk Optimasi Ketebalan Rajangan dan Kapasitas Produksi Badranaya, Muhammad Imawan; Ulya, Richa Railil; Kusdiyarto, Prihatno; Sutopo, Sutopo
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i1.474

Abstract

Ketebalan irisan pada produk keripik pisang merupakan parameter krusial yang menentukan kualitas akhir, termasuk tingkat kerenyahan, keseragaman warna, serta efisiensi proses pengolahan. Irisan yang terlalu tebal cenderung kaku dan sulit terpotong sempurna, sedangkan irisan yang terlalu tipis berpotensi rapuh. Oleh karena itu, pengaturan ketebalan irisan secara presisi menjadi aspek penting dalam proses perajangan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem perajangan pisang dengan mekanisme pengaturan ketebalan berbasis posisi lubang pengunci cutter pada dies. Melalui variasi jarak pisau (3 mm, 3,5 mm, dan 4 mm), dilakukan evaluasi terhadap kualitas bentuk rajangan, ketebalan hasil rajangan, dan kapasitas kerja mesin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan jarak pisau menghasilkan rajangan yang lebih tipis dan fleksibel, serta mengurangi proporsi rajangan yang tidak standar. Ketebalan hasil rajangan berkisar antara 1,94 mm hingga 3,06 mm, dengan deviasi maksimum sebesar 0,51 mm. Selain itu, kapasitas mesin meningkat seiring bertambahnya jarak pisau, mencapai nilai tertinggi sebesar 26,47 kg/jam pada jarak 4 mm. Sistem yang dirancang terbukti mampu menghasilkan rajangan dengan ketebalan yang dapat dikontrol, sehingga mendukung kualitas dan konsistensi produk akhir.
Mitigasi Korosi Galvanik pada Aplikasi Sambungan Perpipaan: Rasio Area Permukaan dan Analisis Mikroskopis Kusdiyarto, Prihatno; Wibowo , Heri; Badranaya, Muhammad Imawan; Wisnugroho, Susilo
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i1.475

Abstract

Abstract-In this study, a report of the corrosion rate of the dissimilar material was influenced by the effect of high-temperature conditions. The implement of the single metal polarization on Tafel behavior and variations of the area of two dissimilar metals in the galvanic couple was explained. The technique was utilized to characterize corrosion, such as using the polarization resistance corrosion rate method and the Tafel method using a potentiostat. The material was used on a single carbon steel anode specimen and likewise used carbon steel and stainless steel 316 material couples in a galvanic corrosion and immersion environment. The surface area ratios were 1:2:10 used 3.5% NaCl solutions in a galvanic corrosion environment. The results of this analysis identified that the surface area involves the potentiodynamic polarization that can control the electrochemical of a surface. The anode in the galvanic couple is separated easily from its corrosion potential, and the magnitude of galvanic corrosion is highly influenced by the anodic to the cathodic area. The corrosion rate increased with the rising surface area either in galvanic and immersion conditions.Intisari-Dalam penelitian ini, laporan tentang laju korosi dari material yang berbeda dipengaruhi oleh efek kondisi suhu tinggi. Penerapan polaritas logam tunggal pada perilaku Tafel dan variasi area dua logam yang berbeda dalam pasangan galvanik dijelaskan. Teknik ini digunakan untuk mengkarakterisasi korosi, seperti menggunakan metode laju korosi resistansi polarasi dan metode Tafel menggunakan potensiostat. Material yang digunakan pada spesimen anoda baja karbon tunggal dan juga digunakan pasangan material baja karbon dan stainless steel 316 dalam lingkungan korosi galvanik dan perendaman. Rasio luas permukaan adalah 1:2:10 menggunakan larutan NaCl 3,5% dalam lingkungan korosi galvanik. Hasil analisis ini mengidentifikasi bahwa luas permukaan melibatkan polarasi potensi dinamis yang dapat mengendalikan elektro-kimia permukaan. Anoda dalam pasangan galvanik dapat dengan mudah dipisahkan dari potensi korosinya, dan besarnya korosi galvanik sangat dipengaruhi oleh area anodic dibandingkan dengan area katodik. Tingkat korosi meningkat seiring dengan bertambahnya luas permukaan baik dalam kondisi galvanik maupun rendaman.