Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MANFAAT DATA PELAYANAN TRANSPORTASI BERBASIS SISTEM INFORMASI TERHADAP PENINGKATAN PARIWISATA SULAWESI TENGAH Abulebu, Henny Indriyani; Bahar, Taslim; Ramlan, Ratnasari
Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 11 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jstt.v11i2.981

Abstract

The development of tourism areas requires good connectivity, including the availability of an integrated and easily accessible transportation system. This study aims to map the condition of transportation mode services in supporting tourism in Central Sulawesi Province and to analyze the integration of transport modes to major tourist destinations in Palu City, Poso Regency, and Tojo Una-Una Regency. Using a descriptive quantitative approach based on secondary data, the study analyzes the accessibility of transportation modes, travel time, and the availability of transport services from city centers to tourist destinations. The results show that the level of transportation accessibility varies across regions, and modal integration improves connectivity between tourism areas, which can contribute to an increase in tourist visits to Central Sulawesi.
Kajian Simpang Koordinasi Moh Yamin Juanda – Moh Hatta Gatot Subroto di Kota Palu Veronica, Meilynda; Bahar, Taslim; Arifin, Syamsul
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 9 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i9.78

Abstract

Pada CBD (Central Business District) wilayah Kota Palu terdapat 4 persinyalan simpang yang memiliki kinerja suboptimal simpang susun eksisting yang dapat dilihat dari tingkat kejenuhan simpang dengan nilai rata-rata derajat saturasi eksisting pada simpang Moh Yamin – Juanda 0,88, rata-rata antrian kendaraan adalah 33,91 pcu, dan delay 104,99 detik/pcu, di simpang Juanda – Mangunsakoro 0,89, rata-rata antrian kendaraan 20,56 pcu, dan delay 78,95 detik/pcu, di Simpang Moh.Hatta – Setia Budi 0,87, rata-rata antrian kendaraan 19,53 pcu, dan delay 58,90 detik/pcu dan di Simpang Moh.Hatta – Gatot Subroto 0,90, rata-rata antrian kendaraan 25,17 pcu, dan penundaan 89,39 detik/PCU selama jam sibuk. Dilihat dari hal tersebut, maka perlu dilakukan optimalisasi kinerja persimpangan dengan menentukan timing siklus persimpangan bersinyal sesuai dengan volume lalu lintas yang ada. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada PKJI 2023 dan untuk analisis lebih lanjut berupa optimalisasi isolasi dan koordinasi persimpangan menggunakan Transyt 14.1 Program sebagai model dalam upaya mengoptimalkan persimpangan untuk menemukan cycle timing yang optimal dengan tujuan menghasilkan performa trafik yang lebih baik. Usulan optimalisasi persimpangan yang efektif untuk diterapkan pada 4 persimpangan adalah optimalisasi isolasi persimpangan, koordinasi persimpangan belum optimal diterapkan pada 4 persimpangan karena di antara 4 persimpangan tersebut terdapat beberapa persimpangan yang tidak memiliki apill.
Kajian Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) di Kawasan Pendidikan Kelurahan Lolu Selatan Lukman, Andi Fitri Utari; Setiawan, Arief; Bahar, Taslim
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 10 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i10.103

Abstract

Pemerintah menerapkan Rute Aman Selamat Sekolah (RASS) dalam Peraturan Menteri Nomor: PM 16 tahun 2016 yang ditargetkan untuk meningkatkan keselamatan anak sekolah, lingkungan yang sehat dan tertib berlalu lintas, serta kenyamanan dan keamanan dalam berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perjalanan pelajar menggunakan moda yang sering digunakan dan rute yang sering dilalui dengan maksud perjalanan menuju/pulang dari sekolah pada kawasan pendidikan di Kota palu tepatnya di Kelurahan Lolu Selatan.Hasil survey yang dilakukan peneliti diketahui jenis moda yang digunakan oleh para pelajar didominasi oleh kendaraan sepeda motor (diantar) dengan jumlah 34% dengan lama waktu perjalanan didominasi antara 10-20 Menit, kemudian untuk rentang waktu perjalanan paling sedikit adalah ˃30 Menit dikarenakan kawasan pemukiman yang jauh dari lokasi sekolah. Menurut survey yang dilakukan peneliti Kemauan Berpindah ke Angkutan Sekolah Dari hasil wawancara yang dilakukan oleh 334 koresponden, bahwa 261 bersedia untuk menggunakan angkutan sekolah 73 bersedia pindah ke angkutan sekolah. Menurut penelitian diatas diperlukan adanya ZoSS. Fasilitas pejalan kaki seperti fasilitas penyeberangan dengan pelican crossing, jalur sepeda, Fasilitas drop zone dan pick up point. Desain Rute Aman Selamat Sekolah mencakup desain jalan eksisting, desain jalan rencana, serta sirkulasi pejalan kaki, pesepeda, dan kendaraan rencana pada kawasan sekolah.
PENYULUHAN TEKNIK PEMBESIAN, PENGERJAAN SLOOF DAN TIANG RUMAH RAMAH GEMPA Setiawan, Arief; Ramlan, Ratnasari; Arifin, Syamsul; Bahar, Taslim
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 2 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i2.25

Abstract

Kota Palu merupakan salah satu daerah di Indonesia yang termasuk dalam kategori rawan gempa. Posisi sesar Palu Koro yang melintasi wilayah Kota Palu menyebabkan kejadian gempa dapat terjadi setiap saat. Kondisi ini mengharuskan struktur bangunan di wilayah Kota Palu harus ramah terhadap gempa bumi. Untuk mendapatkan bangunan yang ramah gempa, ada beberapa cara yang dapat dilakukan misalnya lokasi bangunan di tanah keras. Namun keahlian tukang bangunan menjadi salah satu syarat mutlak untuk mendapatkan bangunan yang ramah lingkungan tersebut. Sayangnya, mayoritas tukang bangunan di Kota Palu belum memiliki keahlian dalam struktur ramah gempa. Dengan demikian perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan penyuluhan tentang teknik pembesian, sloof dan tiang bagi bangunan rumah ramah gempa. Mitra yang ikut dalam penyuluhan tersebut adalah kelompok tukang bangunan pada proyek Tadulako Permai. Hasil kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi mitra dalam menambah pengetahuan mengenai teknik pembesian, pengerjaan sloof dan tiang bagi rumah ramah gempa.
Needs Assessment and Design of Trans Palu Bus Stops (Case Study: Corridor 2 and Corridor 4) Raynaldi Dwi Syahputra; Taslim Bahar; Ratnasari Ramlan
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2025): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v4i7.412

Abstract

The City of Palu has established a transportation policy by introducing Bus Trans Palu as a form of mass public transport. However, the implementation of this policy has not yet been fully supported by adequate supporting facilities, particularly bus stops and shelters. This study aims to assess the existing conditions, determine the number of halte needed, and identify suitable locations and shelter designs along Corridor 2 and Corridor 4. Based on a survey of 400 respondents, the average willingness-to-walk distance was found to be 200 meters. Using this data, the placement of shelters is determined at intervals of 400 meters. The identification of potential halte locations was carried out using the buffer analysis method. Additionally, the selection of halte locations and layout design refers to the classification of shelter types as specified in SK Dirjen Hubdat No. 271/HK.105/DRJD/96. The results of the study indicate that there are currently 2 existing shelters in Corridor 2 and 1 in Corridor 4, but none of them meet the minimum standard requirements. Based on the analysis of halte needs, Corridor 2 requires a total of 31 shelters, while Corridor 4 needs 71 shelters to optimally serve the public.