Ahmad Farohi
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran IPS Berbasis Neurosains : Integrasi Tahapan Pemrosesan Informasi dalam Psikologi Kognitif dengan Pendekatan REACT Ahmad Farohi; Muhamad Parhan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.616

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pembelajaran IPS berbasis Neurosains dengan mengintegrasikan tahapan pemrosesan informasi dalam Psikologi Kognitif dengan Pendekatan REACT. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data primer melalui studi lapangan yang dilakukan pada MTs Al-Falah Kudus dengan menggunakan angket menggunakan Google Form yang diolah secara statistik deskriptif. Data sekunder diperoleh dari tinjauan literatur, wawancara dan observasi. Subjek penelitian dipilih melalui pengambilan sampel secara purposive sampling. Uji kredibilitas menggunakan teknik Triangulasi. Analisis data melalui tahapan Miles dan Huberman yaitu reduksi data, data display dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan pembelajaran IPS Berbasis Neurosains dengan mengintegrasikan tahapan pemrosesan informasi dalam Psikologi Kognitif dengan Pendekatan REACT dapat menumbuhkan dan meningkatkan daya berpikir kritis dan kreatif peserta didik dalam proses pembelajaran IPS. Masalah dalam pembelajaran IPS seperti pembelajaran yang monoton, membosankan, materi yang abstrak dan terlalu luas, dapat diatasi dengan menerapkan strategi pembelajaran berbasis Neurosains. Dengan menerapkan strategi pembelajaran IPS langsung fokus pada otak, psikologi dan kemampuan berpikir, menjadikan peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna bagi diri pribadi dan akan melekat lebih lama di memori peserta didik. ABSTRACT This research aims to explain the Neuroscience-based social studies learning strategy by integrating the stages of information processing in Cognitive Psychology with the REACT Approach. This research uses qualitative research methods. Primary data collection techniques through field studies conducted at MTs Al-Falah Kudus using a Google Form questionnaire processed by descriptive statistics. Secondary data were obtained from literature reviews, interviews and observations. Research subjects were selected through purposive sampling. Test credibility using the Triangulation technique. Data analysis is done through the stages of Miles and Huberman, namely data reduction, data display, and verification. The results of this study indicate that Neuroscience-Based Social Studies learning, by integrating the stages of information processing in Cognitive Psychology with the REACT Approach, can foster and improve students' critical and creative thinking in the social studies learning process. Problems in social studies learning, such as monotonous learning, bland, abstract material, and needing to be narrower, can be overcome by applying neuroscience-based learning strategies. By applying social studies, learning strategies directly focus on the brain, psychology, and thinking skills, giving students a meaningful learning experience for themselves and lasting in their memory.
Integrasi Kearifan Lokal Gusjigang dalam Pembelajaran IPS untuk Menumbuhkan Keterampilan Social Entrepreneurship Ahmad Farohi; Nana Supriatna; Neiny Ratmaningsih
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai kearifan lokal Gusjigang ke dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk menumbuhkan keterampilan social entrepreneurship pada peserta didik di tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Gusjigang, yang berasal dari budaya kearifan lokal masyarakat Kudus, mencakup tiga nilai utama: Bagus (akhlak), Ngaji (pembelajaran), dan Dagang (kewirausahaan). Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method concurrent embedded design dengan metode utama studi kasus kualitatif dan survei (angket) kuantitatif sebagai metode pendukung. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap tokoh budaya dan guru IPS, sementara data kuantitatif diperoleh dari angket (survei) yang disebar ke 28 peserta didik menggunakan angket skala Likert. Hasil menunjukkan bahwa integrasi nilai Gusjigang berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter moral, berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan kewirausahaan sosial (social entrepreneurship) peserta didik. Integrasi ini membentuk model pembelajaran kontekstual yang mampu melokalkan nilai-nilai global dalam pendidikan IPS secara bermakna sesuai budaya kearifan lokal. Temuan ini relevan bagi pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan kebijakan pendidikan yang mendorong integrasi nilai-nilai lokal dalam sistem pendidikan formal.