Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of the #KaburAjaDulu Phenomenon in the Context of Migration of Indonesian Banyuwangi Workers Abroad: Analisis Fenomena #KaburAjaDulu dalam Konteks Migrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Banyuwangi ke Luar Negeri Adam Jamal; Revienda Anita Fitrie
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 9 No. 3 (2025): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : DPD Jatim Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The hashtag #KaburAjaDulu emerged as a social phenomenon that received significant public attention in response to economic and social conditions at the local and national levels, particularly related to limited job opportunities. This study aims to analyze this recently viral phenomenon in relation to the trend of Indonesian migrant workers (TKI), especially TKI from Banyuwangi, going abroad. The analysis was conducted using a quantitative approach, to examine official statistical data regarding the number and distribution of TKI before and after the hashtag #KaburAjaDulu. Secondary data was obtained from the Banyuwangi Regency Manpower, Transmigration, and Industry Office. The results of the analysis are expected to provide a comprehensive picture of the relationship between the #KaburAjaDulu phenomenon and the dynamics of labor migration from Banyuwangi. This study aims to provide policy recommendations for the government in managing labor migration effectively. Thus, it is expected to contribute to understanding the administrative and social aspects behind the mobility of TKI from Banyuwangi in the context of regional development and public administration.
EDUKASI PEMILAHAN SAMPAH DAN INISIATIF KOMPOS UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI SWK GAYUNGAN Neny Ayu Nourmanita; Meirinawati; Eva Hany Fanida; Trenda Aktiva Oktariyanda; Deby Febriyan Eprilianto; Adam Jamal
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6812

Abstract

Sentra Wisata Kuliner (SWK) Gayungan Surabaya merupakan kawasan strategis yang berkembang seiring meningkatnya kunjungan masyarakat ke Masjid Al Akbar Surabaya. Aktivitas ekonomi para pedagang di kawasan ini memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar, namun juga menimbulkan permasalahan lingkungan berupa peningkatan volume sampah, khususnya sampah organik dari sisa makanan, buah, dan sayuran. Kondisi eksisting menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di SWK Gayungan belum optimal, ditandai dengan pencampuran sampah organik dan non-organik dalam satu tempat pembuangan. Praktik tersebut berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, risiko penyakit, serta mengancam kesehatan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pedagang SWK Gayungan terkait pengelolaan sampah. Metode pengabdian dilakukan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai pemilahan sampah serta pengelolaan limbah organik menjadi kompos yang ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pedagang mengenai pentingnya pemilahan sampah dan penerapan konsep 3R dalam aktivitas usaha sehari-hari. Terjadi peningkatan jumlah pedagang yang paham terkait pengelolaan sampah dan pembuatan kompos yang sebelumnya sama sekali tidak paham menjadi paham dan pemahaman pedagang meningkat. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi pengelolaan sampah memiliki peran penting dalam mendukung lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di kawasan sentra wisata kuliner khususnya di SWK Gayungan Surabaya.
Collaborative Public Governance in Implementing Indonesia's One Fuel Price Policy: Evidence from Fuel Distribution in Frontier, Outermost, and Disadvantaged Regions Adam Jamal; Deydeandy Luckymirdajuba Iztighfari
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 15 No 2 (2026): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (July-December)- In Press
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/491dt844

Abstract

Indonesia's One Fuel Price Policy aims to reduce energy disparities by ensuring equal fuel prices in frontier, outermost, and disadvantaged (3T) regions. While the policy has expanded fuel access, limited studies have examined its implementation from an integrated public governance and public management perspective. This study analyzes the collaborative governance structure, policy implementation, and strategic communication supporting the program. A qualitative descriptive approach was employed using secondary data from official regulations, reports, and publications issued by the Downstream Oil and Gas Regulatory Agency (BPH Migas), the Ministry of Energy and Mineral Resources, and Pertamina. The data were analyzed through thematic content analysis. The findings indicate that policy implementation is supported by collaborative governance involving central and local governments, BPH Migas, and Pertamina, resulting in the establishment of 583 fuel distribution points despite significant geographical and logistical challenges. Strategic communication also enhances coordination and public trust throughout implementation. This study demonstrates that integrating collaborative governance, adaptive public management, and strategic communication strengthens policy implementation and provides practical insights for delivering equitable public services in geographically challenging regions.