Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karir pada Masa Transisi Karir Mahasiswa Universitas Airlangga : Sebuah Studi Fenomenologi Hanifa, Fadiya Dina; Fardana, Nur Ainy; Yoenanto, Nono Hery
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v13i2.7216

Abstract

The career transition from undergraduate studies to the world of work is a very important step in career planning. During this transition period, career counseling is needed in assisting undergraduate students to achieve academic success and career readiness as has been written in several educational reforms such as the Blueprint for Reform from the US Department of Education in 2010 and No Child Left Behind in 2001 (Li, Mau, and Bray, 2017). One aspect that can affect career readiness is Career Decision-Making Self Efficacy (CDSE). This study aims to see the description of Career Decision-Making Self Efficacy of students in the career transition period. Counseling data was processed using a qualitative descriptive phenomenology method to see the meaning of undergraduate students in their Career Decision-Making Self Efficacy. The results of the study that showed a description of students' Career Decision-Making Self Efficacy are expected to be taken into consideration for holding activities aimed at improving students' Career Decision-Making Self Efficacy in the future.
Peran Kecemasan Karir terhadap Keraguan Pengambilan Keputusan Karir dengan Planned Happenstance Skill sebagai Variabel Moderator pada Mahasiswa Universitas Airlangga Hanifa, Fadiya Dina; Fardana, Nur Ainy; Yoenanto, Nono Hery
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.8704

Abstract

Keraguan pengambilan keputusan karir merupakan permasalahan yang muncul ketika individu harus membuat keputusan terkait karir yang ditunjukkan dengan ketidakmampuannya dalam membuat pilihan karir yang spesifik. Kondisi sosial ekonomi di negara Indonesia yang menimbulkan tantangan untuk lulusan baru, ditambah dampak pandemi Covid-19 pada ekonomi negara dapat berpotensi menimbulkan kecemasan pada individu yang sedang melalui proses transisi karir dari dunia perkuliahan menuju dunia kerja. Setelah melakukan kajian, terdapat kemampuan yang dapat membantu mahasiswa dalam menghadapi ketidakpastian selama masa transisi karir, yaitu Planned Happenstance Skill. Planned Happenstance Skill diasumsikan dapat menjadi variabel moderator antara kecemasan karir dan keraguan pengambilan keputusan karir pada mahasiswa Universitas Airlangga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner untuk mengukur kecemasan karir, keraguan pengambilan keputusan karir, dan Planned Happenstance Skill pada mahasiswa Universitas Airlangga. Subjek penelitian sebanyak 95 mahasiswa dengan rentang usia 18-24 tahun. Pemilihan subjek dilakukan dengan teknik convenient sampling. Skala penelitian yang digunakan merupakan skala penelitian yang telah diadaptasi, diantaranya yaitu Career Decision Making Difficulties (CDDQ), Career Anxiety Scale (CAS), dan Planned Happenstance Career Inventory (PHCI). Setelah data didapatkan, data diolah menggunakan Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peran yang signifikan antara kecemasan karir dan keraguan pengambilan keputusan karir. Meski demikian, moderasi dari Planned Happenstance Skill tidak menunjukkan hasil yang signifikan sehingga dapat disimpulkan bahwa Planned Happenstance Skill tidak dapat mengurangi peran kecemasan karir terhadap keraguan pengambilan keputusan karir mahasiswa.
PENDAMPINGAN ORANG TUA DAN GURU PAUD DALAM PERKEMBANGAN DAN PENDIDIKAN ANAK DI KEPULAUAN SERIBU UTARA, KEPULAUAN SERIBU PROVINSI DKI JAKARTA Hanifa, Fadiya Dina; Hapsari, Kurnia Mega
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 10 (2025): Nusantara Hasana Journal, March 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i10.1364

Abstract

The Golden Age phase is the most important stage in a child's development. In this phase, physical and psychological functions mature which allows the child to respond optimally to stimulation from the environment. This period is also the basis for developing cognitive, motor, language and social-emotional abilities, which will later support children's learning process at school. Unfortunately, not all parents realize that at the PAUD (Early Childhood Education) level, training and developing cognitive, motor, language and social-emotional skills is much more important than just focusing on reading, writing and arithmetic skills. This understanding is really needed by parents and teachers in order to prioritize children's development in early childhood. Currently, some parents and teachers in the Thousand Islands still do not understand the stages of child development which include sensory, motor, language, cognitive and social-emotional aspects during early childhood. As a result, children's potential is not trained and optimized properly. Therefore, solutions are needed to increase parents' understanding regarding children's development and education. The methods used in this research include initial surveys, FGD implementation, and problem analysis. The research results show that there are still many teachers and parents who do not understand the importance of stimulating children's development holistically, so training and mentoring are necessary solutions to increase their capacity to support early childhood development.
PELATIHAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENANGANI PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS (PDBK) DI PULAU PRAMUKA, KECAMATAN KEPULAUAN SERIBU UTARA, KABUPATEN KEPULAUAN SERIBU, DKI JAKARTA Deniawan, Wahyu Dwi; Hapsari, Kurnia Mega; Mulyadi, Deden; Hanifa, Fadiya Dina
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.43018

Abstract

Sebagian guru Sekolah Dasar mengalami kesulitan dalam mengajar di kelas, terutama karena adanya peserta didik berkebutuhan khusus. Kesulitan ini umumnya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan guru dalam mengenali Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK), yang mengakibatkan munculnya ketidaktahuan guru dalam menangani PDBK. Situasi ini berdampak pada kualitas pelayanan pembelajaran di kelas, khususnya dalam mendukung pengembangan potensi diri peserta didik berkebutuhan khusus. Selain itu, hal ini merugikan negara karena potensi generasi muda tidak berkembang secara optimal. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah mengadakan pelatihan bagi guru Sekolah Dasar. Sebagai contoh, telah dilakukan pelatihan bertajuk “Pelatihan Guru Sekolah Dasar dalam Menangani Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK)” di Pulau Pramuka, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Pelatihan ini diikuti oleh 34 guru dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Berdasarkan hasil pretest dan posttest, ditemukan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru dalam menangani PDBK.