Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Political Marketing Prabowo Subianto and Sandiaga Salahuddin Uno in the 2019 Presidential Election Bismar Harris Satriawan; Titin Purwaningsih
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 25, No 2 (2021): November
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsp.53688

Abstract

This research explains how the political marketing of Prabowo Subianto and Sandiaga Salahuddin Uno was conducted in the 2019 presidential election. This study uses a qualitative approach, and data collection methods use in-depth interviews and documentation. The results showed that Prabowo-Sandiaga tried to maximize all stages of their political marketing concept, nevertheless the political marketing concept carried out by Prabowo-Sandiaga had not yet had a good impact on the final results in the 2019 presidential election. On the other hand, all the stages of the political marketing concept carried out by Prabowo-Sandiaga in the 2019 presidential election slightly increased the total votes if compared to the total votes obtained in the previous presidential election. The stages of political marketing carried out by Prabowo-Sandiaga in the 2019 presidential election started with Segmentation, Targeting, Positioning, and Political Marketing Campaign Strategy. Prabowo-Sandiaga has several political segmentations which are then given a focus on political targets with patterns full market coverage. Prabowo-Sandiaga has a positioning on issues such as: Welfare, Justice, Prosperity. The positioning strategy pattern used is the rationalization strategy. Political marketing campaign strategy carried out with push political marketing, pull political marketing, and pass political marketing.
Penguatan Kelembagaan Koperasi Merah Putih Melalui Pengabdian Berbasis Penelitian (Community-Based Participatory Research) di Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya Ahmad Robi Ul’zikri; M. Doddy Syahirul Alam; Mahmuddin Sirait; Rizki Masyahbandi; Purnama Julia Utami; Andi Ilmi Utami Irwan; Dian Iskandar; Ricky Zulfauzan; Anyualatha Haridison; Bismar Harris Satriawan; Yeni Wulandari; Esa Salsa Bella
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/9wkj1669

Abstract

Koperasi Merah Putih Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya merupakan lembaga baru yang berdiri dalam semangat program Astacita Presiden Prabowo untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Sebagai lembaga yang baru tumbuh, koperasi ini menghadapi sejumlah persoalan mendasar, antara lain keterbatasan permodalan, lemahnya tata kelola organisasi, serta rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap keberlanjutan dan kredibilitas koperasi. Untuk menjawab persoalan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian dengan pendekatan Community-Based Participatory Research dilakukan guna mendorong partisipasi aktif anggota dan masyarakat sekitar dalam proses penguatan kelembagaan. Kegiatan utama berupa workshop pembekalan dan pendampingan kelembagaan koperasi dirancang untuk meningkatkan kapasitas manajerial, akuntabilitas, dan transparansi lembaga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui kegiatan workshop, yang kemudian dianalisis menggunakan aplikasi Nvivo untuk memetakan dinamika partisipasi, tantangan, serta peluang penguatan koperasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman anggota terhadap prinsip koperasi, terbentuknya komitmen bersama dalam pengelolaan modal, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat mitra. Kesimpulannya, model pengabdian berbasis penelitian partisipatif ini terbukti efektif dalam memperkuat kelembagaan Koperasi Merah Putih sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan.