Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Perancangan Sistem Pemberi Pakan Ikan Otomatis Berbasis IoT pada Akuarium Sanjaya, Rangga; Mahardika, Fathoni; Santika, Deris
Jurnal Informatika, Multimedia dan Teknik Vol 1 No 2 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jimt.v1i2.1343

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perancangan sistem pemberian pakan ikan otomatis berbasis IoT untuk akuarium. Penelitian ini melibatkan identifikasi kebutuhan pengguna, desain perangkat keras, dan pengembangan perangkat lunak. Komponen perangkat keras utama termasuk mikrokontroler, dan motor servo. Sistem ini memungkinkan kendali jarak jauh melalui web atau aplikasi seluler yang terintegrasi dengan platform IoT. Pembuatan prototipe dan pengujian dalam skala kecil menunjukkan kelayakan sistem. Namun, tantangan seperti memastikan komunikasi yang stabil dan antarmuka aplikasi yang ramah pengguna telah diatasi melalui desain dan pengujian berulang. Hasilnya memberikan landasan untuk pengembangan dan penerapan lebih lanjut dalam budidaya perikanan.
Analisis Risiko Keamanan pada Sistem E-Learning Berdasarkan ISO 27005 Maulana, Rifki; Mahardika, Fathoni
Jurnal Informatika, Multimedia dan Teknik Vol 2 No 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jimt.v2i1.1362

Abstract

Penelitian ini menyelami bagaimana sistem e-learning dapat ditingkatkan keamanannya. Dengan menggunakan panduan ISO/IEC 27005 dan melakukan studi literatur yang sistematis, ditemukan berbagai aset penting, baik yang bersifat teknis (seperti server, perangkat lunak, dan data) maupun non-teknis (seperti sumber daya manusia dan kebijakan). Penelitian ini juga mengidentifikasi ancaman umum seperti serangan phishing dan malware, serta titik-titik lemah yang sering muncul, baik dari sisi manusia maupun teknologi. Dengan menerapkan ISO/IEC 27005, risiko dipetakan, dianalisis, dan dinilai menggunakan matriks khusus. Selanjutnya, disusun strategi untuk mengatasi risiko-risiko tersebut, dengan menggabungkan langkah-langkah administratif (seperti pelatihan kesadaran keamanan, kebijakan yang jelas, dan manajemen akses) dan teknis (seperti Multi-Factor Authentication, patching, penguatan jaringan, enkripsi, dan backup data). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis untuk mengenali risiko e-learning, menerapkan standar keamanan, dan memberikan rekomendasi yang dapat langsung diimplementasikan. Tujuannya adalah agar pendidikan digital menjadi lebih aman dan sistem e-learning dapat diandalkan sepenuhnya.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE APLIKASI MOBILE SKORING DAN DASHBOARD HASIL UJIAN KERTAS BERBASIS FLUTTER Lusi Sugiarti Lestari; Fathoni Mahardika; Dani Indra Junaedi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 3S1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i3S1.8058

Abstract

Proses penilaian ujian di sekolah dasar masih dilakukan secara manual, sehingga memerlukan waktu lama dan hasil koreksi hanya berupa skor akhir tanpa memberikan analisis gambaran diagnostik kemampuan siswa secara mendalam. Sejumlah penelitian telah membangun model machine learning skoring otomatis, tetapi belum ada aplikasi yang dapat menampilkan visualisasi diagnostik. Penelitian ini merumuskan bagaimana merancang dan membangun aplikasi mobile berbasis flutter untuk proses skoring dan menampilkan hasil analisis siswa yang informatif. Penelitian menggunakan metode waterfall dengan tahap analisis, desain sistem, coding, testing, dan maintenance. Penelitian ini memiliki tujuan membangun aplikasi dengan fitur utama upload foto menggunakan kamera atau galeri, unggah kunci jawaban dengan file excel, pengelompokan kategori penilaian per mata pelajaran, dashboard visualisasi kategori siswa, soal, dan nilai. Hasil pengujian menggunakan metode blackbox menunjukkan bahwa seluruh fitur utama berjalan sesuai fungsionalitas. Prototipe aplikasi diharapkan dapat menjadi solusi dalam mendukung asesmen diagnostik di lingkungan pendidikan dan memberikan efisiensi bagi pendidik yang masih menggunakan koreksi manual.
Manajemen Risiko Teknologi Informasi Aplikasi E-Office ASN Menggunakan ISO 31000:2018 Mahardika, Fathoni; Agreindra H, Muhammad; Fatimah, Siti Ainun; Nur F, Lusi Tsulutsiah
Infotekmesin Vol 14 No 2 (2023): Infotekmesin: Juli, 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v14i2.1877

Abstract

In carrying out the task of government affairs at Diskominfosanditik Sumedang Regency, an E-Government system is implemented, namely the ASN E-Office application which is a website-based and mobile-based application with a minimum specification of Android 4 which is used by all ASN (State Civil Apparatus) consisting of PNS (Civil Servants) and PPPK (Government Employees with Work Agreements) in Sumedang Regency. With this application, there may be threats and attacks including vulnerabilities that pose a risk, which disrupt the process of using the application. Therefore, the researcher decided to conduct information technology risk management research as a handling and protection of the application by applying the risk management process from ISO 31000:2018 where any information needed in this research was obtained from internal sources at Diskominfosanditik Sumedang Regency. This research was conducted in the informatics section and resulted in 14 possible risks consisting of 3 risks with high levels, 2 risks with medium levels, and 9 risks with low levels. From the GAP measurement, there is a difference that the need for risk measurement as the first step for risk management.
Pengukuran Tingkat Kesuksesan Penerapan E-Office Dengan Model Kesuksesan Sistem Informasi Delone Dan Mclean Di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Kabupaten Sumedang Vini Octaviani, Eneng; mahardika, fathoni; Hidayatul Akbar, Yopi
Infoman's : Jurnal Ilmu-ilmu Informatika dan Manajemen Vol. 18 No. 1 (2024): Infoman's
Publisher : LPPM & Fakultas Teknologi Informasi UNSAP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The government's ability to develop the application of information technology is in accordance with Presidential Instruction (Inpres) No. 3 of 2003 concerning National E-Government Development Policies and Strategies which instructs to develop e-government in order to facilitate and facilitate government communication between one agency and the other. other agencies. Likewise, through Presidential Regulation No. 95 of 2018 concerning the Electronic-Based Government System (SPBE), that to realize clean, effective, efficient, transparent and accountable governance, as well as quality public services and an electronic-based government system is needed. The Department of Housing for the Settlement and Land Areas of Sumedang Regency has implemented e-office as an information technology that can manage administrative processes in its business processes. E-Office or Electronic Office is an application service to minimize the use of paper in electronic office administration aimed at office business processes, especially in official correspondence activities. The purpose of this study is to assess whether the implementation of the system is successful and has a positive impact on individuals and organizations. In this study, the authors chose the model provided by William H. DeLone and Ephraim R. McLean, which consists of six factors measuring the success of an information system, namely system quality, information quality, usage, user satisfaction and net benefits. Based on the results of data analysis and processing that has been carried out, it is found that the use of information technology, especially in the application of e-office at the Housing and Land Affairs Office of Sumedang Regency, can be said to have not been fully successful, this is indicated by six variables that obtained an average value. high and very high, but out of ten (10) hypotheses, four (4) were accepted and six (6) were rejected as a measure of the success of the information system.
Pengukuran Pengukuran Tingkat Kesuksesan Penerapan E-Office Dengan Model Kesuksesan Sistem Informasi Delone dan Mclean di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Sumedang Mahardika, Fathoni; Hidayatul Akbar, Yopi; Agreindra, Muhammad Agreindra Helmiawan
Infoman's : Jurnal Ilmu-ilmu Informatika dan Manajemen Vol. 17 No. 2 (2023): Infoman's
Publisher : LPPM & Fakultas Teknologi Informasi UNSAP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang telah menerapkan e-office sebagai teknologi informasi yang dapat mengelola proses administrasi dalam proses bisnisnya. E-Office atau Electronic Office merupakan layanan aplikasi guna meminimalisir penggunaan kertas dalam administrasi perkantoran secara elektronik yang bertujuan untuk menyederhanakan proses bisnis perkantoran terutama dalam kegiatan korespondensi kedinasan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menilai apakah penerapan sistem tersebut berhasil dan berdampak positif bagi individu maupun organisasi. Dalam penelitian ini, penulis memilih model yang diberikan oleh William H. DeLone dan Ephraim R. McLean, yang terdiri dari enam faktor pengukur kesuksesan suatu sistem informasi yaitu kualitas sistem, kualitas informasi, penggunaan, kepuasan pengguna dan manfaat bersih. Berdasarkan hasil analisis dan pengolahan data yang telah dilakukan, maka didapatkan bahwa dalam pemanfaatan teknologi informasi khususnya dalam dalam penerapan e-office di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang dapat dikatakan belum sepenuhnya sukses, hal ini ditunjukkan oleh ke enam (6) variabel yang diteliti memperoleh nilai rata-rata yang tinggi dan sangat tinggi namun dari sepuluh (10) hipotesis yang dirumuskan menghasilkan empat (4) hipotesis diterima dan enam (6) hipotesis ditolak sebagai pengukur kesuksesan sistem informasi.
Implementasi Algoritma Kriptografi AES dan SHA-3 Dalam Mengamankan Data Sensitif Pengguna Pada Website Transaksi Assidiq, Muhamad Luthfi; Mahardika, Fathoni; Santika, Deris
Simpatik: Jurnal Sistem Informasi dan Informatika Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/simpatik.v4i1.3386

Abstract

Kehadiran transaksi digital membawa kemudahan dalam melaksanakan kegiatan berniaga dalam banyak bidang. Namun penggunaan internet dalam menciptakan transaksi digital datang dengan beberapa tantangan, salah satunya adalah peretasan atau hacking. Demi mewujudkan transaksi yang aman dan nyaman, tingkat perlindungan pada situs penyedia layanan transaksi digital harus dibuat sekuat mungkin untuk mencegah serangan digital. Maka dibuatlah suatu sistem perlindungan data sensitif pengguna dengan menerapkan metode algoritma AES dan SHA-3. Metode algoritma AES dipilih karena implementasinya yang mudah namun sudah terbukti keamanannya, sedangkan SHA-3 digunakan untuk membuat kunci yang unik dari password pengguna dengan teknologi hashing terbaru. Dengan diterapkannya kedua algoritma ini akan memberikan perlindungan tambahan terhadap keamanan data nominal transaksi dari serangan siber sehingga data tersebut tidak akan pernah tampil di manapun kecuali pengguna melakukan login dengan akun yang sah.
SOFTWARE REQUIREMENT SPESIFICATION UNTUK APLIKASI INVENTORI BARANG PABRIK PENGGILINGAN PADI Nova Nurhidayat; Fathoni Mahardika; Deris Santika
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pabrik penggilingan padi memproduksi beras dan dedak serta menyediakan jasa penggilingan padi bagi masyarakat umum. Kesalahan input data, termasuk data yang terlawat, sering terjadi dalam pencatatan, dan persediaan barang tidak tercatat secara realtime karena pengolahan data saat barang masuk dan keluar masih menggunakan pencatat manual. Aplikasi adalah alat bantu yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan khusus untuk aplikasi inventori barang penelitian, dan kemudian menerjemahkan kebutuhan tersebut ke dalam penjelasan kebutuhan software. Pada dasarnya, tujuan penelitian ini adalah untuk membuat acuan tentang kebutuhan aplikasi inventori barang penelitian ini dapat mengurangi kesalahan dalam manajemen stok barang dan memudahkan dalam pencarian data.
Analisis Kebutuhan pada Perancangan Antarmuka Pengguna Aplikasi Koperasi Menggunakan Design Thinking Nur'aeni, Fina; Fathoni Mahardika; Dani Indra Junaedi; Agun Guntara
TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol 5 No 2 (2025): TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information technology encourages cooperatives to adapt to digital systems to improve efficiency, transparency, and accuracy in managing membership and financial data. This study aims to analyze user needs as the basis for designing a user interface for a cooperative membership and financial management application using the Design Thinking method. This method consists of five stages: empathize, define, ideate, prototype, and test. The study focused on needs analysis with the initial stages: empathize, define, and ideate. The empathize stage involved interviews with cooperative administrators and members, followed by identification through the define stage. The analysis results indicated that users require an efficient, secure, and transparent digital system with key features such as member registration, online payments, bill notifications, and automated financial reports. The ideate stage resulted in a design idea that comprehensively describes user needs. This allows for a design that adapts to the analysis results. Thus, the Design Thinking approach has proven effective in understanding user problems and needs and provides a strong foundation for designing a cooperative application interface that is user-friendly and appropriate to the organization's operational context.
PERANCANGAN UI/UX APLIKASI PELAYANAN ADMINISTRASI DESA CIPANDANWANGI MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING Muhammad Yusuf Zulfikar; Fathoni Mahardika; Dani Indra Junaedi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang UI/UX Aplikasi Pelayanan Administrasi Desa Cipandanwangi dengan menggunakan metode Design Thinking untuk meningkatkan efektivitas dan aksesibilitas layanan publik. Tahapan penelitian dimulai dari proses empathize melalui observasi dan wawancara dengan perangkat desa serta masyarakat untuk mengidentifikasi permasalahan layanan yang ada, seperti lamanya proses pengurusan, kurangnya informasi yang terstruktur, dan pencatatan data yang masih manual. Pada tahap define ditetapkan kebutuhan pengguna dan prioritas layanan, kemudian tahap ideate menghasilkan berbagai alternatif desain melalui brainstorming dan penyusunan alur pengguna. Prototipe antarmuka dibuat dalam bentuk wireframe dan desain high-fidelity yang mencakup tampilan beranda, menu layanan, formulir pengajuan digital, serta fitur pelacakan status layanan. Pengujian usability dilakukan kepada calon pengguna untuk memperoleh umpan balik terkait kejelasan navigasi, konsistensi visual, dan kemudahan penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Design Thinking efektif dalam mendukung perancangan antarmuka yang berpusat pada pengguna serta sesuai dengan kebutuhan perangkat desa dan masyarakat. Desain UI/UX yang dihasilkan mampu meningkatkan kejelasan layanan, mengurangi kesenjangan informasi, dan memberikan pengalaman digital yang lebih efisien dalam proses pelayanan administrasi desa