Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

GAMBARAN KOMITMEN ORGANISASI KARYAWAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN PROVINSI MALUKU PADA BAGIAN TATA USAHA CYNTHIA PETRA HAUMAHU; YULIAN HERMANUS WENNO
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 2 No 02 (2020): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI, SEPTEMBER 2020 )
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap organisasi membutuhkan karyawan yang memiliki komitmen tinggi untuk menjalankan kegiatannya dalam mencapai tujuan organisasi. Dengan adanya komitmen yang tinggi, seorang karyawan akan mencintai pekerjaannya dan mampu bekerja dengan rasa penuh tanggung jawab. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku adalah sebuah lembaga pemerintahan yang sangat mengutamakan komitmen dalam menjalankan tugas-tugas pokok lembaga itu sendiri. Meyer dan Allen (1997) merumuskan suatu definisi mengenai komitmen dalam berorganisasi sebagai suatu konstruk psikologis yang merupakan karakteristik hubungan anggota organisasi dengan organisasinya, dan memiliki implikasi terhadap keputusan individu untuk melanjutkan keanggotaannya dalam berorganisasi. Penelitian yang di lakukan pada Dinas Perindustian dan Perdagangan Provinsi Maluku di Bagian Tata Usaha, ini, bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat komitmen organisasi karyawan yang meliputi tiga karakteristik komitmen organisasi yaitu affective commitment, continuance commitment dan normative commitment, dengan jumlah responden sebanyak 48 karyawan. Berdasarkan pembahasan secara umum yang ada terlihat bahwa hasil perhitungan mean masing-masing komponen atau aspek komitmen organisasi yang diteliti, maka dapat dijelaskan bahwa aspek affective commitment dan normative commitment mempengaruhi komitmen organisasi karyawan di Dinas Perindustian dan Perdagangan Provinsi Maluku di Bagian Tata Usaha, karena kedua aspek tesebut memiliki nilai rata-rata (mean 3,94) untuk aspek affective commitment 3,90 untuk aspek normative commitment yang perbedaan nya sangat kecil yaitu 0.04. apabila dibandingkan dengan kedua aspek komitmen lainnya yakni continuance commitment (mean 3,48).
APAKAH INI INTERNET INFIDELITY? PERSEPSI DARI ORANG BERPACARAN VERSUS MENIKAH Yulian Hermanus Wenno; Criezta Corlefura; cynthia Petra Haumahu
Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Vol 5, No 1 (2021): Volume 5, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jbkt.v5i1.1208

Abstract

This study aims to investigate empirically the difference in the perception of internet infidelity between married people and those who are still dating. There were 62 respondents who had filled out the research questionnaire, but only 58 of them were eligible to be processed. Hypothesis testing using the Manova test. Based on the results of quantitative data processing using SPSS, it can be seen that this study failed to confirm the difference in the perception of internet infidelity between married people and those who were still dating. Keywords: Internet Infidelity, Intimate Action, Non-Intimate Action, Marital Status.
IDENTIFIKASI TUGAS PERKEMBANGAN SISWA SMP NEGERI 10 AMBON Jeanete Ophilia Papilaya; Yulian Hermanus Wenno; Cynthia Petra Haumahu
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 10 No 1 (2022): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol10issue1page50-55

Abstract

Abstrak, Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dikategorikan sebagai masa remaja. Remaja akan melalui tahapan perkembangan yang mempengaruhi setiapa aspek kehidupan dari remaja tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi tugas-tugas perkembangan remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat deskriptif. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini berupa variable tunggal yaitu identifikasi tugas perkembangan siswa. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 60 orang, dengan menggunakan random sampling sebagai teknik pengumpulan sampel. Data yang diambil dengan menggunakan Inventory Tugas Perkembangan (ITP) yang terdiri dari 10 aspek perkembangan siswa SMP. Data yang sudah terkumpul, dianalisis dengan menggunakan program Analisis Tugas Perkembangan (ATP) berbasis komputerisasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa siswa SMP Negeri 10 Ambon mampu untuk menjalin persahabatan dan membina hubungan harmonis dengan orang lain, menghargai nilai-nilai persahabatan, serta mampu berinteraksi dengan orang lain. Ini nampak pada tingginya nilai pada aspek peran social. Namun disisi lain, mereka masih kurang mampu dalam menerapkan ajaran agama di dalam persahabatan dan hubungan sosial mereka Keyword : Remaja, Tugas Perkembangan, Siswa SMP
Gratitude Profile Among High School Students During Covid-19 Pandemic Theophanny Paula Theresia Rampisela; Cynthia Petra Haumahu; Criezta Korlefura; Yulian Hermanus Wenno; Vando Kristi Makaruku
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 4 No 3 (2021): International Journal of Education, information technology and others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.048 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5664841

Abstract

The aimed of this study is to determine gratitude index on secondary school students who study in Ambon during pandemic COVID-19. Gratitude in this article described as an emotion, moral factor and virtue in person (Emmons & McCullough, 2003). This research was administered among 185 students from eleven Secondary School in Ambon, used adaptation of 6 item The Gratitude Questionnaire-Six-Item Form (GQ-6). The result showed that students in secondary school scored low in Gratitude scale. Furthermore, the scale showed that the students have higher score on affective traits, meanwhile scored low on emphatic skills
Pengaruh Pemberdayaan Psikologis dalam Meningktkan Kreativitas Guru dalam Pembelajaran : (Studi Empirik Pada Guru di Kota Ambon) Cynthia Petra Haumahu; Kevin Hermanto Tupamahu
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.638

Abstract

Guru yang kreatif sangat dibutuhkan untuk memungkinkan terjadinya inovasi dalam proses pengembangan pembelajaran yang efektif dan efisien. Khususnya dimasa era Revolusi Industri 4.0, para guru ditunut untuk dapat mengembangkan diri dari aspek professional maupun pedagogis untuk dapat meningkatkan efektifitas pengajaran terhadap siswa. Hal ini menuntut kreativitas guru dalam pengajaran sehinggga dapat mengembangkan kreativitas siswa untuk mengembangkan potensi dirinya. Tujuan dari penelitian  ini adalah untuk menguji pengaruh pemberdayaan psikologis guru sebagai aspek motivasi aktif dalam pengembangan kreativitas Guru yang berada di kota Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survey kuesioner untuk mengumpulkan data penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model persamaan structural (SEM) dengan menggunakan program AMOS 24. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas guru dalam pengajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk dapat menciptakan dan meningkatkan kreativitas guru dalam pengajaran maka guru perlu untuk diberdayakan secara psikologis.
Pengaruh Pemberdayaan Psikologis dalam Meningktkan Kreativitas Guru dalam Pembelajaran : (Studi Empirik Pada Guru di Kota Ambon) Cynthia Petra Haumahu; Kevin Hermanto Tupamahu
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.638

Abstract

Guru yang kreatif sangat dibutuhkan untuk memungkinkan terjadinya inovasi dalam proses pengembangan pembelajaran yang efektif dan efisien. Khususnya dimasa era Revolusi Industri 4.0, para guru ditunut untuk dapat mengembangkan diri dari aspek professional maupun pedagogis untuk dapat meningkatkan efektifitas pengajaran terhadap siswa. Hal ini menuntut kreativitas guru dalam pengajaran sehinggga dapat mengembangkan kreativitas siswa untuk mengembangkan potensi dirinya. Tujuan dari penelitian  ini adalah untuk menguji pengaruh pemberdayaan psikologis guru sebagai aspek motivasi aktif dalam pengembangan kreativitas Guru yang berada di kota Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survey kuesioner untuk mengumpulkan data penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model persamaan structural (SEM) dengan menggunakan program AMOS 24. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas guru dalam pengajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk dapat menciptakan dan meningkatkan kreativitas guru dalam pengajaran maka guru perlu untuk diberdayakan secara psikologis.
The Moderation Effect of Psychological Empowerment on The Relationship of Comprehensive Performance Measurement System With Managerial Performance Kevin Hermanto Tupamahu; Cynthia Petra Haumahu; Criezta Korlefura
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 6 No 2 (2023): International Journal of Education, Information Technology  and Others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8000666

Abstract

This study aims to examine and obtain empirical evidence regarding the moderating effect of psychological empowerment on the relationship between comprehensive performance measurement systems and managerial performance.The sample for this research is all levels of managers at the Bank in Ambon City. The sample was selected using the judgment sampling method, with the criteria of having experience as a manager for at least three years. Data collection was carried out through questionnaires which were directly submitted to business unit managers. A total of 100 questionnaires were successfully collected, and 98 questionnaires that could be used. Data were analyzed to test the hypothesis using multiple linear regression.The results of the study show that a comprehensive performance measurement system has a positive and significant effect on managerial performance; and psychological empowerment acts as a variable that moderates the relationship between a comprehensive performance measurement system and managerial performance.
Analysis of Teacher Creativity Enhancement: The Role of Teacher Involvement in the Creative Process Haumahu, Cynthia Petra; Korlefura, Criezta; Tupamahu, Kevin Hermanto
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 6 No 3 (2023): International Journal of Education, Information Technology  and Others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10076840

Abstract

Teacher creativity has become an indispensable requirement for survival and competitiveness in today's education world. Responding to this emergency situation, current research is focused on investigating the effect of teachers' involvement in the creative process on their creativity. The target population of this research is teachers in Ambon City, and structural equation modeling is used to test the theoretical model and the proposed hypotheses. The results of the study show that involvement in the creative process which consists of identifying problems, seeking information and generating ideas has a positive and significant effect on increasing teacher creativity. These findings suggest that creativity can be enhanced if a teacher is willing to spend the necessary time and effort to thoroughly identify an issue, seek extensive information, and generate many ideas from different perspectives i.e., engage in an effective creative process.
Intervensi Pelatihan Team Building untuk Meningkatkan Kualitas Koordinasi dalam Kerja Tim Haumahu, Cynthia Petra; Wenno, Yulian Hermanus
Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpe.v1.i2.p58-64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan team building terhadap kualitas koordinasi dalam teawork di Organisasi Indonesia Mendidik (IM). Responden dalam penelitian ini adalah 30 anggota organisasi yang berasal dari populasi keseluruhan tim Organisasi IM. Peneliti menggunakan analisis data uji-t dan deskripsi statistik (Pre-Post Tes). Hasil nilai t-value sebesar -14,498 dengan signifikansi 0,000 (p<0,05), menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor total dimensi koordinasi pada teamwork sebelum dan sesudah pelatihan. Hal ini terlihat dari rerata skor total kualitas kerja sama tim setelah pelatihan (mean = -0,826) yang lebih besar dibandingkan sebelum pelatihan (mean 0,826). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi pelatihan team building mempengaruhi koordinasi antar sesama anggota tim IM.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ONLINE PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMA NEGERI 2 TONDANO Mesra, Romi; Marleni, Marleni; Wenno, Yulian Hermanus; Haumahu, Cynthia Petra
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i3.3624

Abstract

It takes an innovation created by a teacher in order to get maximum learning outcomes because the teacher certainly knows better what the students need because it is the teacher who interacts the most with students in the teaching and learning process at school. Media and learning tools applied by teachers in schools will certainly affect student learning outcomes. The purpose of this study is to reveal the effect of online-based learning media on social studies subjects at SMA Negeri 2 Tondano. The method used is a qualitative research method. The results of this study are; Positive influence of online-based learning media on social studies subjects: Increased competence of teachers and students in using social media for social studies learning, Teachers are more flexible in elaborating social studies teaching materials by providing real examples that are viral on social media, Opening new job opportunities for students, Students more motivated to learn social studies subjects through various social media, students are easier to understand social studies material because it often appears on social media that students play. The negative influence of online-based learning media on social studies subjects; Teachers are "forced" to understand and master social media, Students are busy playing social media while studying, Students are required to have gadgets, The emergence of social inequality between students