Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perlindungan Hukum Hak Waris Anak di Luar Perkawinan Dalam Harta Gono Gini Menurut Hukum Perdata Tessa Lonika Simanullang; Deo Agung Haganta Barus; Bella Ayu Anzalia; Eirene Dahlia Sidabutar; Friska Lorentina Purba; Parlaungan Gabriel Siahaan; Sri Hadiningrum
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2739

Abstract

Tugas Mini Riset Kelompok 4 dari Kelas C PPKn 2022 ini berjudul: Perlindungan Hak Hukum Waris Anak di luar Perkawinan dalam Harta Gono Gini Menurut Hukum Perdata". Mini Riset ini meneliti tentang Bagaimana Kedudukan anak luar perkawinan dalam Pewarisan menurut Kitab Undang- Undang Hukum Perdata. Adapun tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perlindungan atas hak gono gini seorang anak di luar Perkawinan dalam Kitab Undang-Undang Perdata. Mini Riset ini menggunakan Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dengan jenis penelitian Hukum Normatif (Empiris). Teknik Pengumpulan data Melalui wawancara, dokumentasi dan sumber data yang diambil dari masyarakat untuk mengetahui bagaimana kedudukan seorang anak di luar kawin.
Pemahaman Terhadap Praktik Demokrasi Gen Z Pada Pemilihan Legislatif Tahun 2024 Agustin Pratama Sihotang; Deo Agung Haganta Barus; Eirene Dahlia Sidabutar; Friska Lorentina Purba; Nasywa Yasmin Purba; Tesaa Lonika Simanullang
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v2i3.1303

Abstract

Gen Z is an agent of change, so it is undeniable that strengthening political education as a preventive and educational effort is very important to be conveyed from an early age so that it is known and understood by generation Z. This study aims to find out the understanding of generation Z about the practice of legislative election democracy. This type of research is qualitative descriptive research. Descriptive research is research that aims to reveal existing facts and descriptive according to phenomena. The type of qualitative descriptive research is the disclosure and clarification of a phenomenon or social statement. The results of the study show that Gen Z has a fairly high level of political awareness. Many of them understand the importance of participation in legislative elections as a means to voice aspirations and determine the direction of state policy. This is driven by extensive access to information through social media and the internet, which provides them with a deeper knowledge of political issues and democratic processes.
Analisis Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan dalam Perkara Narkotika Nomor 240/Pid.Sus/2025/PN Bnj Dalam Perspektif Hukum Acara Pidana Deo Agung Haganta Barus; Parlaungan G Siahaan; Dewi Puka Lumban Batu; Limra G.M Nababan; Adelina Sitanggang; Eirene Dahlia Sidabutar
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 1 (2026): 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Analisis Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan dalam Perkara Narkotika Nomor 240/Pid.Sus/2025/PN Bnj Dalam Perspektif Hukum Acara Pidana. Penelitian ini mengkaji permasalahan narkotika  menjadi tantangan utama bagi bangsa Indonesia. Permasalahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika merupakan permasalahan serius yang terus mengancam kehidupan bangsa Indonesi. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengatur secara tegas mengenai larangan dan sanksi pidana bagi setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum melakukan perbuatan yang berkaitan dengan narkotika. Penelitian ini menggunakan Metode Yuridis Normatif dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis Putusan pengadilan dalam perkara Narkotika serta penerapan hukum acara pidana yang berlaku, menganalisis kronologi perkara serta menganalisis putusan Pengadilan dalam Perkara Narkotika Nomor 240/Pid.Sus/2025/PN Bnj Dalam Perspektif Hukum Acara Pidana. 
Ekologi Pemerintahan Desa dalam Pengelolaan Dana Desa: Studi tentang Pemerintah Desa dan Masyarakat di Desa Kuta Tualah, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang Deo Agung Haganta Barus; Agustin Pratama Sihotang; Eirene Dahlia Sidabutar; Nasywa Yasmin Purba; Halking Halking
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i1.9355

Abstract

This study focuses on analyzing the ecology of village governance in the management of Village Funds and the relationship between village authorities and the community in realizing effective Village Fund governance in Kuta Tualah Village, Namorambe Subdistrict, Deli Serdang Regency. This research employs a qualitative descriptive approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the ecology of village governance is formed through reciprocal interactions between village government, village institutions, and community members involved in the planning, implementation, and monitoring of Village Funds. Village deliberation (musyawarah desa) serves as the primary mechanism for determining development priorities; however, community participation remains suboptimal due to limited time availability, lack of understanding, and low sense of ownership toward village programs. Transparency efforts have been made through the publication of the Village Budget (APBDes) and dissemination of information in village forums, yet these efforts have not been fully accessed by all residents. Coordination among village apparatus—such as the village head, village secretary, treasurer, Village Consultative Body (BPD), Village Community Empowerment Institution (LPM), and Village-Owned Enterprise (BUMDes)generally functions well, although at times affected by sectoral interests and limited administrative capacities. Overall, the governance ecology in Kuta Tualah Village demonstrates a relatively harmonious interaction pattern, yet requires strengthened community participation, improved human resource capacity among village officials, and optimized supervision to ensure more transparent, accountable, and participatory Village Fund management.