Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

DILEMA ETIS PENGGUNAAN GAYA VISUAL GHIBLI OLEH TEKNOLOGI AI Mughiroh, Ainun Fitri; Munawara
Spektra Komunika : Jurnal Komunikasi & Dakwah Vol 4 No 2 (2025): SPEKTRA KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi & Dakwah
Publisher : Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/spektra.v4i2.9009

Abstract

Abstrak: Penelitian ini membahas fenomena perkembangan teknologi generatif AI dalam seni visual yang memunculkan dilema etis terkait inovasi, plagiarisme, dan hak cipta. Timbulnya dilema ini dipicu oleh munculnya model AI yang mampu meniru gaya visual khas tertentu yang memiliki hak cipta, seperti gaya visual Ghibli, tanpa adanya keterlibatan manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi pengguna AI terhadap karya bergaya Studio Ghibli, serta mengidentifikasi etika penggunaannya. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif melalui survei kuesioner yang digunakan untuk mengetahui persepsi responden, dan metode kualitatif studi pustaka dan analisis normatif terhadap regulasi hak cipta. Dalam data yang diperoleh dari survei yang dilakukan dengan kuesioner, menunjukkan bahwa sebagian responden menganggap penggunaan karya visual yang meniru gaya visual seperti Ghibli merupakan tindakan plagiarisme, sedangkan responden lainnya menganggap hal ini sebagai inovasi, nilai estetika, dan sekadar mengikuti tren di media sosial. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan kompleksitas dalam memaknai karya yang dihasilkan oleh AI, terutama menyangkut tentang etika, moral, dan hak cipta kepemilikan karya. Diperlukan regulasi hukum yang jelas terkait penggunaan AI dalam penciptaan karya, seperti transparansi dalam penyajian data referensi, dan atribusi. Pengguna AI juga diharapkan dapat memahami dampak sosial dan hukum terhadap hasil karya yang dihasilkan tanpa mengorbankan hak – hak moral seniman aslinya.   Kata Kunci: Artificial Intelligence, Etika, Moral, Plagiarisme, Hak Cipta
Analisis Wacana pada Percakapan Film “Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso” dalam Mempengaruhi Opini Publik Ainun Fitri Mughiroh; Anwari; Slamet; Suhari
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 6 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i6.3107

Abstract

Public opinion can be formed or influenced through various media that contain it. Through documentary films, an event can be raised to be reviewed in a different form. One of them is a documentary film produced by Netflix with the title “Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso”. The movie presents a collection of conversations and new facts that the public did not know before. The purpose of this research is to find out what forms of conversation in movies can shape and influence public opinion. This research uses the method of conversation analysis syntagmatic discourse analysis with the approach of perlocution speech act theory. The results of this study found 6 classifications of perlocutionary speech acts that are able to influence public opinion, namely anger, request, order, confusion, affirmation, annoyance
EDUKASI FLASHCARD KARTUPASTING SEBAGAI MEDIA KAMPANYE PENCEGAHAN STUNTING Malayati, Robi'ah Machtumah; Mughiroh, Ainun Fitri; Anwari; Slamet, Moh.; as'ad, muhammad
ABIDUMASY 2024: ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v1i1.7502

Abstract

Stunting remains a significant public health issue in Indonesia, with a national prevalence of 21.6%. The government aims to reduce this rate to 14% by 2024, as outlined in Presidential Regulation No. 72 of 2021. In Jombang Regency, 5,113 children were identified as stunted in 2023, including those in Gondek Village, Mojowarno District. Despite government efforts, many parents in Bangunrejo Hamlet lack awareness of stunting and resist guidance from health workers. This community service program aims to address this challenge by educating the public through KARTUPASTing (Anti-Stunting Smart Cards), a creative flashcard tool designed to increase awareness of stunting prevention. KARTUPASTing has received recognition, winning third place in the 2024 KRENOVA (Creativity and Innovation) competition in Jombang. The program involves community education, training, and ongoing support, ensuring active participation from mothers and families with children aged 0-23 months. Regular evaluations will be conducted to measure the program's impact, with the goal of ensuring its sustainability. This initiative also aligns with the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program, allowing students to actively contribute to community engagement efforts