Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektivitas Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di PUSKESMAS Kaduhejo Kabupaten Pandeglang Dian Handayani; Agus Lukman Hakim; Jumanah
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8635

Abstract

Terdapat 6 Puskesmas BLUD di Kabupaten Pandeglang, dari 6 Puskesmas tersebut hanya Puskesmas Kaduhejo yang mengalami penurunan pendapatan dan SPM dari tahun 2019 ke tahun 2022. Pendapatan Puskesmas Kaduhejo dari tahun 2019 ke tahun 2022 merupakan yang tertinggi pada tahun 2020 sebesar 93,62% dan terendah pada tahun 2022 sebesar 65,59%. Capaian SPM Puskesmas Kaduhejo terendah pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 adalah pelayanan kesehatan balita (26,46%) dan suspek TBC yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar (39,5%), sedangkan tertinggi adalah pelayanan kesehatan penderita gangguan jiwa (92,39 %), sedangkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan no. 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan, pencapaian SPM harus 100%. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas perubahan pola pengelolaan keuangan pada Badan Layanan Umum Daerah Puskesmas Kaduhejo belum maksimal karena masih ada hal-hal yang belum terpenuhi dan masih ada beberapa kegiatan yang belum terakomodir. dalam kuantitas.
Efektivitas Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di PUSKESMAS Kaduhejo Kabupaten Pandeglang Dian Handayani; Agus Lukman Hakim; Jumanah
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 12 No. 1 (2024): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v12i1.8635

Abstract

Terdapat 6 Puskesmas BLUD di Kabupaten Pandeglang, dari 6 Puskesmas tersebut hanya Puskesmas Kaduhejo yang mengalami penurunan pendapatan dan SPM dari tahun 2019 ke tahun 2022. Pendapatan Puskesmas Kaduhejo dari tahun 2019 ke tahun 2022 merupakan yang tertinggi pada tahun 2020 sebesar 93,62% dan terendah pada tahun 2022 sebesar 65,59%. Capaian SPM Puskesmas Kaduhejo terendah pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 adalah pelayanan kesehatan balita (26,46%) dan suspek TBC yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar (39,5%), sedangkan tertinggi adalah pelayanan kesehatan penderita gangguan jiwa (92,39 %), sedangkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan no. 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan, pencapaian SPM harus 100%. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas perubahan pola pengelolaan keuangan pada Badan Layanan Umum Daerah Puskesmas Kaduhejo belum maksimal karena masih ada hal-hal yang belum terpenuhi dan masih ada beberapa kegiatan yang belum terakomodir. dalam kuantitas.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) DI KABUPATEN LEBAK Julizar Idris; Anti Annisa Subhiyati; Ondy Asep Saputra; Arif Nugroho; Jumanah Jumanah
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v8i1.264

Abstract

The Central Government's efforts to implement the Child Identity Card (KIA) program as the newest population administration program, namely to become a concrete form of protection for children as the state's obligation to protect every citizen, where recently there has been a phenomenon of deprivation of civil rights for children. This research aims to determine the implementation of the Child Identity Card (KIA) policy or program at the Lebak Regency Population and Civil Registration Service. This implementation can be known by using the concept of Policy Implementation according to George C. Edward III whose dimensions include Communication, Resources, Disposition, Bureaucratic Structure. The research was conducted using descriptive methods with a qualitative approach. The results of the research show that the implementation of the Child Identity Card (KIA) program in Lebak Regency has not been fully maximized, one of which can be seen from the socialization which has not been maximized, then the delivery of information which is not clear, the condition of the facilities is less than optimal, the attitude and commitment of the Dukcapil Office in implementing the KIA program Less than optimal and assessment of the implementation of the KIA program that is less than optimal. Recommendations for this research; (1) Socialization should go directly to the school, involving teachers and student guardians. (2) Provide clear information both offline and online. (3) The condition of the seating facilities must be improved. The recommendation for further research is to conduct a policy evaluation study to assess the output of the KIA program in Lebak Regency in particular and generally to carry out comparative studies in several regions in Indonesia.