Adi Gunawan Harahap
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKSISTENSI  PANDONGANI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM ADAT Adi Gunawan Harahap; Sawaluddin Siregar; Zulfan Efendi Hasibuan
I’tiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni: Itiqadiah
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/itiqadiah.v1i2.68

Abstract

Pandongani is the best man and bridesmaid at traditional Batak weddings. Pandongani has been around for a long time, and the existence of pandongani to accompany the bride and groom is generally known by the Batak traditional community. This research wants to examine the existence of pandongani in the study of Islamic law and customary law. This research method uses empirical juridical methods. In Islamic law there is no problem with the practice of pandongani. And according to Batak customary law, Pandongani are required to be present to accompany Batak traditional wedding ceremonies.
KEWAJIBAN PEMBERIAN SINAMOT PERSPEKTIF KEADILAN GENDER Adi Gunawan Harahap; Putra Halomoan Hsb; Nasruddin Khalil Harahap; Sawaluddin Siregar
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 3 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Maret 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v3i2.660

Abstract

Sinamot adalah tradisi dalam adat Batak pada sebelum perkawinan berlangsung. Sinamot merupakan pemberian harta benda oleh calon suami kepada calon istri sebagai bentuk keseriusan untuk hidup bersama dalam perkawinan, dan jumlahnya ditentukan dari kesepakatan antara dua belah pihak keluarga. Dalam tulisan ini akan membahas pemberian sinamot dikaji dari keadilan gender. Penelitian ini ialah yuridis-normatif yang merupakan penelitian yang mengkaji prinsip-prinsip hukum positif yang ditulis dengan menggunakan sumber pustaka atau data sekunder. Adapun hasil dari penelitian ini adalah dalam kajian keadilan gender seharusnya untuk sinamot, pihak laki-laki dan perempuan harus sama-sama memberikan harta benda sebab kegunaan sinamot yang ada di adat batak ialah untuk kemanfaatan bersama seperti acara pesta perkawinan, sidang adat dan lain sebagainya. Dikarenakan juga sinamot tidak diucapkan pada saat akad ijab kabul dan tidak tercatat jumlahnya.