Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Pelayanan Tenaga Kesehatan dan Fasilitas Rumah Sakit Terhadap Kepuasan Pasien Melalui BPJS Kesehatan Nafila Khalisha; Winaya Purwanti; Hastuti Indra Sari
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelayanan tenaga kesehatan dan fasilitas rumah sakit terhadap kepuasan pasien dengan pelayanan BPJS Kesehatan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 pasien rawat inap di Rumah Sakit Bunda Mulia Cikarang Barat. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan tenaga kesehatan dan fasilitas rumah sakit berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien. Pelayanan BPJS Kesehatan juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien serta berperan sebagai variabel mediasi parsial dalam hubungan tersebut. Model penelitian menunjukkan kemampuan prediktif yang baik dengan nilai R² sebesar 0,64. Penelitian ini menegaskan bahwa kepuasan pasien dipengaruhi oleh integrasi antara kualitas pelayanan medis, fasilitas rumah sakit, dan efektivitas sistem pelayanan BPJS Kesehatan. Temuan ini memberikan implikasi bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan secara komprehensif dan berkelanjutan.
Pengaruh Faktor Internal dan Faktor Eksternal terhadap Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa (Studi Kasus di Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya) Mulyadi Nursi; Hastuti Indra Sari; Asep Saifudin
JEKPEND: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jekpend.v9i1.83124

Abstract

Pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa merupakan isu strategis dalam pendidikan tinggi, khususnya dalam upaya menciptakan lulusan yang tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap jiwa kewirausahaan mahasiswa di Institut Bisnis dan Swadaya. Faktor internal meliputi motivasi berprestasi, efikasi diri, kepercayaan diri, kreativitas, dan kepribadian mandiri, sedangkan faktor eksternal mencakup lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan, lingkungan sosial, media dan teknologi, serta kebijakan dan fasilitas kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 mahasiswa. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal dan faktor eksternal berpengaruh positif dan signifikan terhadap jiwa kewirausahaan mahasiswa secara parsial. Secara simultan, pengaruh kedua faktor tersebut ditunjukkan melalui nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,682, yang mengindikasikan bahwa 68,2% variasi jiwa kewirausahaan mahasiswa dapat dijelaskan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Temuan ini memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan model kewirausahaan mahasiswa berbasis integrasi faktor internal dan eksternal di lingkungan perguruan tinggi. Kata Kunci: Jiwa kewirausahaan; Faktor internal; Faktor eksternal;  Mahasiswa;  PLS-SEM.
Peningkatan Daya Saing UMKM Ambar Wedang Klasik melalui Penguatan Manajemen Usaha, Strategi Pemasaran, dan Inovasi Kemasan Produk Hastuti Indra Sari; Mulyadi Nursi; Rahmadiana Rahmadiana; Henny Risnawati; Azizah Mentari Banyusufi
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 7 No 1 (2026): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v7i1.970

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a significant role in supporting economic growth and improving community welfare. However, many MSMEs still face challenges in business management, marketing, and product packaging development. These challenges were also experienced by Ambar Wedang Klasik, an MSME located in West Cikarang that produces various traditional herbal beverages, including ginger rice drink (wedang kencur), ginger drink (wedang jahe), lemongrass drink (wedang sereh), honey lemon drink, honey lemon tea drink, and stamina herbal drink. This community service program aimed to enhance the business capacity of the partner through strengthening business management, marketing, and product packaging. The methods employed included observation, training, mentoring, monitoring, and evaluation. The training focused on simple financial bookkeeping, business administration, digital marketing through social media, and the development of more attractive and informative product packaging designs. The results demonstrated improvements in the partner’s knowledge and skills in managing the business, utilizing digital media as a promotional tool, and developing more professional product packaging. The program also produced several outputs, including a simple bookkeeping system, strengthened product branding, and redesigned packaging to support business competitiveness. Therefore, this community service activity successfully addressed the partner’s business challenges and contributed to the sustainable development and competitiveness of the MSME.
Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Melalui Financial Health Warga Kebun Melati Jakarta Pusat Winaya Purwanti; Achmad Jaelani; Karsam; Hastuti Indra Sari
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (Januari)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v6i1.7084

Abstract

The low level of household financial management literacy is one of the key factors hindering the improvement of family welfare, particularly among low- to middle-income urban communities. Observations of residents in RW 04, Kebun Melati Subdistrict, Central Jakarta, indicate the persistence of high consumptive spending, limited saving habits, the absence of emergency funds, and a tendency to use consumptive debt through digital lending platforms. These conditions contribute to low levels of household financial stability. This Community Service Program (PkM) aims to improve family financial health through the implementation of a Community-Based Financial Health Model supported by training and mentoring in budgeting, healthy debt management, emergency fund development, routine saving behavior, and simple digital financial recording. The implementation methods include interactive workshops, case simulations, coaching sessions, and monitoring of financial behavior changes. The results show improvements in residents’ ability to prepare household budgets, a reduction in consumptive spending, an increase in ownership of savings and emergency funds, and the establishment of Community Financial Ambassadors as sustainability agents of the program. A comparison of pre- and post-program conditions indicates improved financial literacy, enhanced financial discipline, and growth in household financial assets. This program provides novelty through the development of an applicable and sustainable community-based financial health model.