Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH MAHASISWA UNP MELALUI PROGRAM KKN SEBAGAI UPAYA AKSELERASI DESA LUMINDAI MENUJU DESA WISATA BERBASIS AGROWISATA DAN GEOWISATA Hijriyantomi Suyuthie; Khairani Saladin; Adek Kurnia Fiza; Ridho Ryswaldi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38187

Abstract

Desa Lumindai memiliki potensi wisata seperti: Wisata Alam berupa hutan batu dan goa yang dapat diminfaatkan untuk aktifitas trekking, geo-tourism, dan caving. Saat ini, salah satu misi yang ditetapkan oleh Pemerintahan Desa Lumindai adalah: “Mengembangkan Pariwisata yang berkarakter dan produktif”. Misi ini merupakan upaya pemanfaatan potensi wisata yang dimiliki namun belum mampu dikembangkan dan dipasarkan kepada wisatawan dengan baik. Disisi lain, kunjungan wisatawan ke Kota Sawahlunto belum mampu memberikan kontribusi terhadap kualitas hidup masyarakat di Desa Lumindai. Hal ini menunjukkan bahwa potensi wisata yang ada belum diberdayakan oleh masyarakat Desa Lumindai sebagai salah satu penggerak perekonomian desa yang diharapkan mampu memberikan kontribusi ekonomi kepada masyarakat. Kelompok sadar wisata yang sudah dibentuk sejak November 2023 belum memiliki kapasitas dalam melakukan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan pariwisata di Desa Lumindai yang memiliki kekayaaan potensi yang bervariasi. Pengembangan desa Lumindai menjadi desa wisata berbasis agro dan geologi perlu segera dilakukan melalui program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian Mahasiswa kepada masyarakat sekaligus pengajaran dan pengabdian masyarakat oleh dosen. Dengan memberikan intervensi dari perguruan tinggi melalui program ini, diharapkan pengembangan desa Lumindai menjadi desa wisata akan semakin cepat dan tepat dikarenakan adanya kolaborasi dari berbagai lintas ilmu dan kepakaran mahasiswa dan dosen. Berdasarkan permasalahan diatas, dengan adanya potensi wisata, khususnya potensi wisata agro dan geologi agar dapat memberikan dan meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian dan kualitas hidup Masyarakat desa Lumindai maka tujuan umum dari kegiatan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa ini adalah untuk akselerasi pengembangan pengembangan desa Lumindai menjadi desa wisata berbasis agro dan geologi. Kegiatan ini juga mendukung terciptanya MBKM - Riset Kolaboratif, dimana membuka peluang bagi mahasiswa untuk saling mengenal dan berkolaborasi dengan sesama mahasiswa dari berbagai program studi di dalam kampus maupun lintas kampus, masyarakat, dunia kerja, usaha, dan industri.
INOVASI PENGOLAHAN PRODUK LOKAL UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN DAN PENCEGAHAN STUNTING DI UP2K PKK KECAMATAN X KOTO Ridho Ryswaldi; Astri Yuza Sari; Khairi Murdy
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v11i1.23212

Abstract

Abstract. This community service program was implemented at UP2K PKK, X Koto Subdistrict, Tanah Datar Regency, to enhance the market value of local flagship products based on organic vegetables, strengthen digital marketing skills, and support stunting-prevention efforts through the use of nutritious products. The implementation methods included socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation. This program was held on July 24–25, 2025, and was attended by approximately 50 participants.The evaluation results indicated that understanding of local product innovation increased from 60.60% to 95%, while knowledge and use of digital marketing applications rose from 42.42% to 92.5%. These findings demonstrate that integrating product innovation with digital marketing effectively improves partners readiness to develop businesses with greater added value and competitiveness. Beyond economic impacts, the use of locally sourced organic vegetables also strengthened partners awareness of the importance of nutritious food in stunting prevention efforts. This program has had a positive impact on enhancing partner capacity and holds potential for replication in other regions.   Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di UP2K PKK Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, dengan tujuan meningkatkan nilai jual produk unggulan lokal berbasis sayuran organik, memperkuat keterampilan pemasaran digital, serta mendukung upaya pencegahan stunting melalui pemanfaatan produk bergizi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Program ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 24–25 Juli 2025, dan diikuti oleh kurang lebih 50 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman inovasi produk unggulan daerah meningkat dari 60,60% menjadi 95%, sedangkan pemahaman dan penggunaan aplikasi pemasaran digital meningkat dari 42,42% menjadi 92,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi inovasi produk dan pemasaran digital efektif dalam meningkatkan kesiapan mitra mengembangkan usaha yang lebih bernilai tambah dan berdaya saing. Selain berdampak pada aspek ekonomi, pemanfaatan pangan lokal berbasis sayuran organik juga memperkuat kesadaran mitra terhadap pentingnya pangan bergizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas mitra dan berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain.