Sri Wahyuni Tanszhil
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Kewarganegaraan dalam Program Sekolah Ramah Anak: Kajian Literatur Terhadap Hubungan dengan Pencegahan Bullying Siska Damayanti; Karim Suryadi; Sri Wahyuni Tanszhil
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jww.v19i1.10186

Abstract

Civic Education plays a crucial role in shaping students' character and has a positive impact on the school environment. This research aims to reflect on the relationship between the implementation of Civic Education in child-friendly school programs and efforts to prevent bullying. The study aims to analyze the extent to which the integration of Civic Education in child-friendly schools can contribute to reducing bullying behavior among learners. This research is based on a qualitative approach, using the literature review method. The literature review was conducted through the analysis of scholarly papers, books, and relevant documents highlighting the role of Civic Education in character development, the promotion of citizenship values, and its connection to bullying prevention in the school environment. The results of the study indicate that the correlation between civic education and efforts to prevent bullying can be observed in various aspects, including goals, curriculum content, and the approaches and strategies of Civic Education teaching methods. Civic Education in the context of Child-Friendly Schools can help shape positive character and prevent bullying behavior. Keywords: Civic Education, Child-Friendly School, Bullying.
Integrasi Kesenian Toleat dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Etnopedagogi Nisa Nurmaulida Tsani; Iim Siti Masyitoh; Sri Wahyuni Tanszhil
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8935

Abstract

Rendahnya keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya lokal dan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang masih berorientasi pada aspek kognitif menjadi permasalahan di SMA Negeri 1 Jalancagak. Penelitian ini dilakukan karena kesenian Toleat sebagai kearifan lokal Kabupaten Subang memiliki nilai-nilai yang berpotensi memperkuat civic engagement. Penelitian bertujuan menganalisis nilai-nilai dalam kesenian Toleat, mendeskripsikan pola pengintegrasiannya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, serta mengidentifikasi hambatan dan upaya pengintegrasiannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi etnopedagogi karena mampu mengungkap makna budaya lokal secara mendalam. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kebersamaan, gotong royong, tanggung jawab, musyawarah, dan kepedulian diintegrasikan melalui pendekatan etnopedagogi dengan model Project Based Learning, metode diskusi, presentasi, role play, media berbasis budaya, serta penilaian proyek dan observasi sikap. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi kesenian Toleat menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan mendukung penguatan civic engagement. Penelitian selanjutnya disarankan menguji penerapannya pada jenjang pendidikan dan budaya lokal yang berbeda.