Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Hubungan Regulasi Diri dengan Prokrastinasi Akademik pada Siswa SMA Negeri 14 Gowa Nabila Putri Audyssa Mulfi; M. Ahkam Alwi; Nur Akmal
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v3i1.2658

Abstract

Prokrastinasi akademik di lingkungan sekolah adalah permasalahan paling sering dialami oleh siswa, banyak siswa yang tidak menyadari dampak buruk dari perilaku menunda tersebut, seperti perasaan cemas, emosi yang tidak terkontrol, mudah kelelahan, dan melakukan kecurangan (menyontek). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan regulasi diri dan prokrastinasi akademik pada siswa. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional dengan jumlah responden sebanyak 310 (N=310) siswa SMAN 14 Gowa. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah adaptasi skala regulasi diri dan prokrastinasi akademik. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu uji Spearman rho. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negatif (ρ=0,000 dan r=-0,297) antara regulasi diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang psikologi, khususnya psikologi pendidikan terkait regulasi diri dan prokrastinasi akademik pada siswa.
Pengaruh Fatherless Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Mahasiswa Universitas Negeri Makassar Musfirah Azis; M. Ahkam Alwi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v3i5.5195

Abstract

Ketidakhadiran peran ayah (fatherless) ternyata berdampak pada psikis anak dan berpengaruh pada tingkat kesejahteraan psikologis serta kualitas hidup yang dijalaninya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh fatherless terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian adalah mahasiswa/i di Universitas Negeri Makassar dengan rentang usia 18-25 tahun (N = 70) yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Alat ukur yang digunakan adalah scale of psychological well-being (SPWB) dan skala Fatherless. Hasil penelitian pada uji hipotesis menunjukkan bahwa fatherless berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis denga nilai sig. 0,049 (p < 0,05) dengan koefisien regresi (B) sebesar -0,228 dan nilai R Square sebesar 0,056. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat ketidakhadiran peran ayah (fatherless) maka semakin rendah tingkat kesejahteraan psikologis. Begitupun sebaliknya, semakin rendah tingkat ketidakhadiran peran ayah (fatherless) maka semakin tinggi tingkat kesejahteraan psikologis. Penelitian ini memberikan kontribusi pada orang tua akan pentingnya dukungan dari orang tua untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pada anak.