Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Distribusi Dan Status Kontaminasi Logam Berat Dalam Sedimen Permukaan Di Pesisir Ranokomea, Poleang Barat, Kabupaten Bombana Pratikino, A. Ginong; Erawan, Muhammad Trial Fiar; Subhan, Subhan; Rahman, Arwan Arif; Kolibongso, Duaitd; Wahyudi, Adi Imam
JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) Vol 6, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsipi.v6i1.18603

Abstract

Sampel sedimen dikumpulkan dari pesisir Ranokomea dengan tujuan untuk mengetahui distribusi logam berat, hubungan logam berat dengan bahan organik, dan tingkat kontaminasi logam berat dalam sedimen. Konsentrasi logam berat ditentukan menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS), hubungan logam berat dengan bahan organik menggunakan analisis korelasi, dan tingkat kontaminasi logam berat ditentukan berdasrkan nilai CF dan I-geo. Konsentrasi logam Cu dan Zn dalam sedimen pada masing-masing stasiun berturut-turut LJ.1 (0.720 ppm, 5.860 ppm), LLJ.1 (0.761 ppm, 6.342 ppm), dan RJ.1 (0.712 ppm, 5.735 ppm), dengan nilai rata-rata konsentrasi logam Cu 0.731 ppm, dan Zn 5.979 ppm, hubungan logam berat dengan bahan organik menunjukan nilai positif, nilai CF yang diperoleh CF<1, dengan nilai rata-rata Cu 0.13 dan Zn 0.085, nilai I-geo yang diperoleh I-geo<0, dengan nilai rata-rata Cu -1.752 dan Zn -0.944. Konsentrasi logam berat Cu dan Zn di lokasi penelitian menunjukkan lebih rendah pada daerah yang jauh dari jetty (kanan jetty), dan tinggi pada daerah lebih dekat dengan muara sungai (kiri jetty) atau RJ.1<LJ.1<LLJ.1, tingginya kandungan bahan organik dalam sedimen diikuti dengan peningkatan konsentrasi logam Cu dan Zn, dan tingkat kontaminasi logam Cu dan Zn dalam sedimen di pesisir Ranokomea masih dalam kategori kontaminasi rendah dan belum tercemar.
User Fee System Sebagai Bentuk Implementasi Kebijakan Tata Ruang Wilayah Pesisir Teluk Kendari Adi Imam Wahyudi; Luky Adrianto; Syamsul Bahri Agus
JSIPi (JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN) (JOURNAL OF FISHERY SCIENCE AND INNOVATION) Vol 7 No 2 (2023): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsipi.v7i2.513

Abstract

Penelitian dilaksanakan mulai April hingga Mei 2015. Tujuan penelitian untuk mengestimasi nilai ekonomi dari wisata rekreasi dalam hal ini pantai dan mengetahui persepsi pengelolaan pantai Teluk Kendari serta mengetahui tingkat kepuasan wisatawan. Wisatawan yang melakukan aktivitas rekreasi di Teluk Kendari adalah responden yang dipilih. Metode sampling acak sederhana digunakan untuk mengumpulkan sampel dari responden. Mengumpulkan data awal responden melalui observasi langsung di lapangan melalui wawancara. Data sekunder dikumpulkan dengan melakukan penelitian literatur. Analisis data menggunakan metode Penilaian Kontingensi dan Biaya Perjalanan sebagai hasil dari kerelaan membayar (WTP) dan analisis persepsi pengelolaan pengunjung wisata menggunakan Expert Couplet Node melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya kesediaan membayar (WTP) agregat sebesar Rp. 23.250,- individu-1 tahun-1. Hasil perhitungan nilai konsumen surplus sebesar Rp. 13.983,- individu-1 tahun-1 dengan total nilai konsumen surplus kunjungan di Teluk Kendari sebesar Rp. 624.720,- tahun-1. Persentase sebesar 62% menunjukkan kurangnya kepuasan pengunjung terhadap pengelolaan ruang wisata serta 68% responden menunjukkan kurangnya kepuasan terhadap upaya pelestarian lingkungan Teluk Kendari.
Mortalitas dan Tingkat Eksploitasi Rajungan (Portunus Pelagicus, Linnaeus 1758) Di Perairan Toronipa, Sulawesi Tenggara, Indonesia Ari Sandy Muchtar; La Sara; Asriyana Asriyana; adi imam wahyudi
Journal of Aceh Aquatic Sciences Vol 3, No 1 (2019): Journal of Aceh Aquatic Sciences
Publisher : Journal of Aceh Aquatic Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/.v3i1.1711

Abstract

Manajemen Pengelolaan Air pada Kolam Ikan Mas (Cyprinus Carpio) Di BBI Lhok Parom Kabupaten Nagan Raya Lisa, Efi; Edwarsyah, Edwarsyah; Marlian, Neneng; Zurba, Nabil; Wahyudi, Adi Imam
Journal of Aceh Aquatic Sciences Vol 8, No 1 (2024): Journal of Aceh Aquatic Sciences
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jaas.v8i1.9344

Abstract

Kualitas air yang baik, nafsu makan ikan tinggi dan tidak mudah terserang penyakit, sebaliknya pada kualitas air yang buruk ikan tidak dapat hidup dengan baik, nafsu makannya kurang, mudah terserang penyakit, mudah stress dan dapat menimbulkan kematian. Ikan mas memiliki beberapa keungulan yaitu memiliki laju pertumbuhannya yang relative cepat, tingkat kelangsungan hidup tinggi fekunditas atau jumlah telur yang menetas tergolong tinggi. Air merupakan salah satu komponen utama dalam kegiatan budidaya ikan. Sumber air yang digunakan pada kolam di BBI Lhok Parom Nagan Raya berasal dari Sungai irigasi Ule Jalan, Kecamatan Beutong Bawah yang masuk melalui satu pintu air dan kemudian dialirkan melalui saluran irigasi. Pengelolaan dan pengukuran kualitas air dilakukan dengan mengambil sampel air kolam yang selanjutnya dilakuan pengukuran dengan menggunakan alat seperti thermo meter, secchi disc, pH meter dan DO meter meliputi pengukuran suhu, kecerahan, pH dan DO yang dilakukan sebanyak dua kali pada pagi, siang, dan malam hari agar mendapatkan hasil yang akurat. Sistem pengelolaan air selanjutnya adalah dilakukan pengapuran pada kolam pembesaran ikan mas, Pengapuran berfungsi untuk menaikkan pH air, meningkatkan kelarutan CO₂ membasmi hama, mengkatkan aktivitas mikroorganisme dalam lumpur, meningkatkan kecerahan/menghilangkan kekeruhan dan meningkatkan produktifitas kolam (fitoplanton, zooplankton, dan organisme betos)
Pemberdayaan Masyarakat Karang Taruna Melalui Pengembangan Sarana Informasi Digital Wisata Fotografi dan Media Sosial di Kawasan Wisata Desa Tapulaga Sulawesi Tenggara Hasan Eldin Adimu; Latifa Fekri; Halili; Adi Imam Wahyudi; Wa Ode Nanang Trisna Dewi; La Ode Adiparman Rudia
PUSAKA ABDIMAS Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v1i2.42

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Desa Tapulaga di Kabupaten Konawe, Kota Kendari Sulawesi Tenggara Indonesia, memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata. potensi wisata yang menarik, seperti wisata alam pantai Tapulaga menawarkan keindahan pasir putih dengan air laut biru jernih, air terjun Tapulaga yang berada di tengah hutan serta hutan lindung Tapulaga. Selain itu terdapat Wisata Budaya; yaitu rumah adat tradisional dan festival budaya; festival tahunan yang menampilkan tarian dan musik tradisional. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari metode sosialisasi, tanya jawab (diskusi) dan praktek pembuatan media sosial. Berdasarkan pengamatan dan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemanfaatan media digital wisata melalui pemberdayaan masyarakat karang taruna Desa Tapulaga bekerja sama dengan Akademisi Prodi MSP FPIK Universitas Halu Oleo dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat media digital (Tiktok, FB Pro dan lainnya), pengetahuan tentang Lingkungan pesisir, pemanfaatan jejaring sosial dan pelestarian Lingkungan khususnya daerah wisata Tapulaga Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara.
Population dynamics of sorrah sharks (Carcharhinus sorrah) caught in fishery management areas (WPP 711) Hadinata, Fitra Wira; Yennie, Yennie; Adijaya, Mardan; Neksidin, Neksidin; Wahyudi, Adi Imam; Armos, Nikanor Hersal; Runtu, Kezia Gloria Apriliana
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica, Vol. 12: No. 1 (April, 2025)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v1i1.15515

Abstract

Sorrah shark (Carharhinus sorrah) is one of the catch types that is landed at the Nusantara Pemangkat Fishing Port.  This research was conducted to determine the dynamics of the sorrah shark population caught in the WPP 711 fishery management area. This research was carried out from August to October 2023 at TPI, precisely at the Nusantara Pemangkat Fishing Port, Pemangkat District, Sambas Regency, West Kalimantan.  The method used in this research is a survey. This research used primary and secondary data.  The data collected includes the number of catches (kg), total catch (tails), total length of sharks, weight of sharks and gender.  The ship sampling used purposive sampling and 10% random sampling method.  A total of 152 sharks were landed, consisting of 89 male sharks and 63 female sharks.  With a length range of male sharks 56-79 cm with female sharks 57-74 cm long.  The results of the shark length and weight relationship test showed that the growth pattern of the sorrah shark was negative allometric and had an unbalanced male: female sex ratio of 1.4: 1.Keywords: Allometric; Catch; Long Size; Sex Ratio; Sorrah shark
Pemetaan Daerah Rawan Bencana Secara Partisipatif di Kelurahan Lalowaru, Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara Oetama, Dedy; Asriyana; Erawan, Muhammad Trial Fiar; Arsal, La Ode Muhammad; Wahyudi, Adi Imam; Sudarno; Wa Jali
PUSAKA ABDIMAS Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61548/pa.v2i1.54

Abstract

Kelurahan Lalowaru, yang berada di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, adalah daerah yang memiliki kemungkinan tinggi terhadap berbagai macam bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Kurangnya data spasial dan partisipasi masyarakat dalam mitigasi risiko bencana menjadi tantangan tersendiri dalam penanggulangan bencana di daerah ini. Aktivitas pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan pemetaan area berisiko bencana secara partisipatif dengan melibatkan warga setempat, perangkat desa, dan pihak-pihak terkait. Metode yang diterapkan mencakup survei lapangan, diskusi kelompok terarah (FGD), serta pemetaan menggunakan sistem informasi geografis (SIG) yang didukung oleh data dan pengetahuan lokal. Output dari aktivitas ini berupa peta risiko bencana yang dapat dijadikan landasan dalam penyusunan rencana darurat dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana. Selain itu, aktivitas ini juga memperbesar kesadaran dan keterlibatan aktif masyarakat dalam manajemen risiko bencana secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pengabdian ini berperan penting dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana dengan pendekatan yang partisipatif dan berbasis data.
Analisis Kesesuaian Wisata Pantai Berdasarkan Kondisi Hidro-Oseanografi Di Perairan Utara Pulau Koikoila Kabupaten Morowali Nursyafii, Muhamad; Palupi, Ratna Diyah; Pratikino, A. Ginong; Imam Wahyudi, Adi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8521

Abstract

Wisata pantai merupakan jenis pariwisata minat khusus dengan memanfaatkan potensi bentang alam laut dan wilayah pesisir baik yang dilakukan secara langsung seperti berperahu, berenang, snorkeling, diving, dan pancing maupun secara tidak langsung seperti olahraga pantai dan piknik. Pulau Koikoila adalah sebuah pulau kecil tidak berpenghuni yang memiliki luas ± 200 m² dan terletak dilepas Pantai Timur Pulau Sulawesi, tepatnya berhadapan langsung dengan perairan laut Banda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian wisata pantai berdasarkan kondisi hidro-oseanografi di Perairan Utara Pulau Koikoila Kabupaten Morowali. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pengumpulan data in-situ dan pengambilan data sekunder. Pengolahan data hidro-oseanografi menggunakan software ArcMap 10.8, Microsoft Excel, SASPlanet, Surfer 13, Ocean Data View (ODV). Penentuan titik stasiun menggunakan metode purposive sampling dimana mengambil 3 titik stasiun pada bagian Utara perairan Pulau Koikoila. Hasil penelitian yang diperoleh pada perairan Utara Pulau Koikoila dengan rata-rata nilai batimetri pada perairan Pulau Koikoila adalah 1,65 m. Rata-rata sudut kemiringan pantai di peroleh sebesar 0,01˚. Nilai kecerahan di perairan Pulau Koikoila adalah 100%. Nilai rata-rata selisih pasang surut pada perairan Pulau Koikoila sebesar 1,78 m. Tinggi rata-rata gelombang signifikan (Hs) 0,56 m dengan periode gelombang signifikan (Ts) 14,55 det. Berdasarkan hasil analisis data dalam standar penentuan kategori kesesuaian wisata pantai menunjukan bahwa nilai kesesuaian yang dimiliki pada Perairan Pulau Koikoila sebesar 85,91% termasuk dalam kategori sangat sesuai.
Kelimpahan Dan Pola Sebaran Siput Gonggong Di Ekosistem Lamun Perairan Desa Gerak Makmur Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan Rismawati, Wa Ode; Ishak, Ermayanti; Halili, Halili; Wahyudi, Adi Imam
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10161

Abstract

Desa Gerak Makmur merupakan kawasan pesisir yang didominasi oleh ekosistem lamun yang menjadi habitat bagi gastropoda salah satunya siput gonggong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan pola sebaran siput gonggong. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-April 2023 di perairan Desa Gerak Makmur Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan. Stasiun penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling secara manual mengguanakan tangan. Jenis siput gonggong yang ditemukan adalah Canarium urceus dan Gibberulus gibbosus. Siput jenis C. urceus memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 33,00 ind/m² dengan pola sebaran mengelompok yang menyukai kerapatan lamun sedang hingga padat dengan jenis lamun Enhalus acoroides, Halodule uninervis, Thalassia hemprichii, dan Cymodocea rotundata. Sedangkan siput jenis G. gibbosus memiliki kelimpahan tertinggi 36,67 ind/m² dengan pola sebaran mengelompok dan seragam yang menyukai kerapatan lamun jarang hingga sedang dengan jenis lamun Halodule pinifolia, Halophila minor, dan Thalassia hemprichii.
Rekam Awal Dan Peta Distribusi Spesies Invasif Lobster Air Tawar Capit Merah (Cherax quadricarinatus) Di Perairan Sulawesi Tenggara, Indonesia Hasuba, Tezza Fauzan; Nur Findra, Muhammad; Disnawati, Disnawati; Sudarno, Sudarno; Wahyudi, Adi Imam; Zurba, Nabil; Permatahati, Yustika Intan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13559

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memberikan informasi tentang penyebaran lobster air tawar capit merah di Sulawesi Tenggara. Metode pengumpulan data dilakukan secara kualitatif melalui wawancara tidak terstruktur oleh enumerator terkualifikasi dibidangnya, yakni merupakan penyuluh perikanan yang menjadi bagian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta merupakan alumni FPIK UHO. Hasil penelitian ditampilkan dalam bentuk peta yang dianalisis menggunakan Geographys Information System (GIS) dengan metode Arcview. Berdasarkan hasil wawancara diperoleh bahwa lobster air tawar capit merah di Sulawesi Tenggara tersebar di 12 desa yang meliputi 5 kabupaten, yakni Kabupaten Konawe Selatan, Konawe, Kolaka Timur, Bombana dan Muna.