Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penggunaan Active Learning Tipe Card Sort Terhadap Hasil Belajar Biologi Desriana Desriana; Elijonnahdi Elijonnahdi; Hidayati Suhaili; Titi Sartini
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 6 No 2 (2023): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bioedusains.v6i2.8046

Abstract

This research aims to determine the effect of using card sort type active learning on Biology learning outcomes for class X SMA N 1 Palembayan students. This type of research uses a quassy experiment. The population in this study was 60 students. Sampling was carried out using a purposive sampling technique so that class X.1 was obtained as the experimental class and X.2 as the control class. The research instrument is an objective test consisting of 35 questions. The research results show that the data processing of the final test results is calculated using the t-test with the test criteria of accepting Ho if tcount<ttable and accepting H1 if tcount>ttable. From data analysis, it is obtained that tcount= 2.07 and ttable for the 1-α probability is 1.68, because tcount > ttable. In conclusion, there is a significant positive influence from the use of card sort type active learning on Biology learning outcomes for class X SMA N 1 Palembayan students. Keywords: Biology Learning Results, Use of Card Sort Type Active Learning
Minat Belajar dengan Hasil Belajar Biologi Elijonnahdi Elijonnahdi; Hidayati Suhaili; Titi Sartini; Nurlatifah Nurlatifah
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 7 No 1 (2024): Bioedusains: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bioedusains.v7i1.10184

Abstract

This research aims to determine the relationship between interest in learning and the biology learning outcomes of class X SMA N 5 Bukittinggi students. This type of research uses correlational. The population in the study were all class X students at SMA N 5 Bukittinggi, totaling 416 people. Sampling used a random sampling technique totaling 70 people. The data in this research is in the form of learning interest and learning outcomes. Data were analyzed using product moment correlation, with a significance level of α = 0.05. The research results show that the results of data analysis obtained for the linearity test are linear with the regression equation y = 1.98 + 0.33x. Analysis of data on interest in learning and learning outcomes shows a correlation coefficient (rcount) = 0.44 and (rtable) = 0.235 (rcount > rtable), which means there is a significant relationship between interest in learning and Biology learning outcomes for class X SMA N 5 Bukittinggi. Meanwhile, the coefficient of determination (r2) = 0.19. In conclusion, interest in learning is related to students' Biology learning outcomes by 19%. Keywords: Biology Learning Results, Interest in Learning
Pelatihan Pemanfaatan Media Canva Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Kompetensi Guru PAI SD Melda Delvia; Martin Kustati; Rezki Amelia; Elijonnahdi Elijonnahdi; Titi Sartini
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.705

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru berinovasi, termasuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, banyak guru PAI SD di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, masih kesulitan mengadopsi media canva. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan kompetensi guru melalui pelatihan pemanfaatan canva dengan metode Participatory Action Research (PAR), mencakup pemetaan awal, membangun hubungan kemanusiaan, penentuan agenda riset untuk perubahan sosial, pemetaan partisipatif, merumuskan masalah kemanusiaan, menyusun strategi gerakan, pengorganisasian masyarakat, melancarkan aksi perubahan, membangun pusat belajar masyarakat, refleksi, dan meluaskan skala gerakan dan dukungan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan guru, terbukti dari skor post-test yang naik dari 55% menjadi 87%. Guru lebih percaya diri merancang pembelajaran, yang meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, pelatihan mendorong kreativitas guru dalam menyusun materi ajar serta membentuk komunitas berbagi media ajar sebagai bentuk kolaborasi. Meski demikian, kendala seperti akses internet, perangkat terbatas, dan waktu menjadi tantangan. Diperlukan pelatihan lanjutan, dukungan infrastruktur, dan penguatan komunitas agar inovasi berkelanjutan.