Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Karakteristik Penderita Demam Tifoid di UPT RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidrap Tahun 2022 Khadijah Nur Khalizah; Dahliah; Hasta Handayani Idrus; Indah Lestari Daeng Kanang; Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i1.438

Abstract

Demam tifoid ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Terjadi infeksi akut pada usus halus dengan gejala demam pasien mengalami ruam, mual, anoreksia, diare atau konstipasi, sakit kepala, bradikardia relatif dan penurunan derajat kesadaran. Penelitian ini menggambarkan Karakteristik Penderita Demam Tifoid di UPT RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidrap Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian Deskriptif menggunakan pendekatan Retrospektif. Penelitian dilaksanakan bulan Juni-Agustus 2023 untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi dengan data rekam medik pasien penderita penyakit demam tifoid di UPT RSUD Nene Mallomo tahun 2022 Kabupaten Sidrap. Sampel yang diperoleh menggunakan metode total sampling yaitu hasil rekam medik yang memenuhi syarat kriteria inklusi maupun ekslusi penelitian ini. Data sekunder yang diambil dari data rekam medik pasien Demam Tifoid yang dirawat inap dengan total sampel penelitian 42 pasien yang menunjukkan hasil yaitu umur 12 – 25 tahun sebanyak 16 orang (38,1%) paling banyak mengidap. Perempuan lebih dominan terinfeksi dengan jumlah 22 orang (52,4%), lebih sering terjadi pada Pelajar/Mahasiswa dengan populasi 19 orang (16,7%). Pasien banyak tidak mengalami komplikasi sebanyak 39 orang (92,9%). Lama rawat paling tinggi yaitu < 7 hari sebanyak 41 orang (97,6%), dan gejala demam paling umum terjadi dengan total 30 Orang (71,4%). Penyakit demam tifoid lebih banyak dialami oleh umur 12 – 25 tahun dalam hal ini umur Remaja dan dewasa muda tinggi risiko menderita demam tifoid. Penyakit ini lebih banyak menginfeksi jenis kelamin Perempuan dibanding dengan jenis kelamin Laki-laki, dan lebih banyak menyerang Pelajar/Mahasiswa berjenis kelamin Laki-laki, serta banyak yang tidak disertai Komplikasi.
Hubungan Status Gizi Dengan Derajat Hipertensi Di RSUD Abepura Jayapura Muh.Khaidir Dedi; Asrini Safitri; Pratiwi Nasir Hamzah; Aryanti R Bamahry; Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i1.9568

Abstract

Prevalensi hipertensi terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Hipertensi merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit serius seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan ginjal. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap hipertensi adalah status gizi yang tidak seimbang, terutama obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi pasien hipertensi di RSUD Abepura Jayapura, untuk mengetahui derajat hipertensi pada pasien hipertensi di RSUD Abepura Jayapura, serta untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan derajat hipertensi di RSUD Abepura Jayapura. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian status gizi tertinggi pada pasien hipertensi di RSUD Abepura yaitu status gizi obesitas derajat 2 dengan frekuensi 64% (32 orang). Pasien hipertensi di RSUD Abepura Jayapura didapatkan pasien dengan derajat hipertensi terbanyak yaitu hipertensi derajat 2 dengan frekuensi 38 orang. Berdasarkan hasil penelitian terkait hubungan status gizi dengan derajat hipertensi disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara status gizi dan derajat hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa obesitas memiliki peran penting dalam peningkatan derajat hipertensi, di mana semakin tinggi indeks massa tubuh seseorang, semakin besar risiko mengalami hipertensi yang lebih berat. Oleh karena itu, pemantauan status gizi dan pengendalian berat badan menjadi langkah penting dalam pencegahan dan pengelolaan hipertensi.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Tin (Ficus Carica) terhadap Peningkatan Kadar Kolesterol Total & Kadar Trigliserida pada Mencit (Mus Musculus) dengan Diet Tinggi Lemak Iqra Muhamad Zulmadhani Z. Muthalib; Mochammad Erwin Rachman; Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim; Asrini Safitri; Rachmat Faisal Syamsu
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19930

Abstract

ABSTRACT Fat, especially cholesterol, plays an important role in the human body, including as a base for steroid hormones. However, high cholesterol levels can trigger atherosclerosis and various cardiovascular diseases such as hypertension, heart attack and stroke. Dyslipidemia, as a disorder of lipid metabolism, is a major risk factor for coronary heart disease, which has a high prevalence rate in Indonesia. Based on WHO data, cardiovascular disease causes 17.9 million deaths and is expected to increase to 23.3 million by 2030. Tin leaves (Ficus carica Linn) contain various active compounds such as flavonoids, alkaloids, and tannins that have potential as antioxidants. Studies show that tin leaf water extract has a good IC50 value and is able to reduce total cholesterol levels in mice. To determine the effect of antioxidant compounds contained in tin leaf extract (Ficus carica) on total cholesterol levels in mice (Musmusculus) with a fat diet, and to determine the effect of antioxidant compounds contained in tin leaf extract (Ficus carica) on triglyceride levels in mice (Musmusculus) with a fat diet. The type of research used in this study is true experimental type. There is a decrease in total cholesterol and triglyceride levels in mice (Mus Musculus) with a high-fat diet after being given tin leaf extract. Giving tin leaf extract (Ficus Carica L.) at a dose of 1.3 mg/0.5 ml effectively reduces total cholesterol and triglyceride levels in mice. Tin leaf extract (Ficus carica L.) effectively reduces total cholesterol and triglyceride levels in mice with a high-fat diet, so it has potential as a natural therapy for dyslipidemia. Keywords: Tin Leaf Extract, Total Cholesterol Level, Triglyceride Level, Mice, Fat Diet.  ABSTRAK Lemak, khususnya kolesterol, berperan penting dalam tubuh manusia, termasuk sebagai bahan dasar hormon steroid. Namun, kadar kolesterol yang tinggi dapat memicu aterosklerosis dan berbagai penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, serangan jantung, dan stroke. Dislipidemia, sebagai gangguan metabolisme lipid, menjadi faktor risiko utama penyakit jantung koroner, yang memiliki angka prevalensi tinggi di Indonesia. Berdasarkan data WHO, penyakit kardiovaskular menyebabkan 17,9 juta kematian dan diperkirakan meningkat menjadi 23,3 juta pada tahun 2030.Daun tin (Ficus carica Linn) mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, dan tannin yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Studi menunjukkan bahwa ekstrak air daun tin memiliki nilai IC50 yang baik dan mampu menurunkan kadar kolesterol total pada mencit. untuk mengetahui efek pemberian senyawa antioksidan yang terkandung dalam ekstrak daun tin (Ficus carica) terhadap kadar kolesterol total pada mencit (Musmusculus) dengan diet lemak, serta untuk mengetahui  efek pemberian senyawa antioksidan yang  tekandung dalam ekstrak daun tin (Ficus carica) terhadap kadar trigliserida pada mencit (Musmusculus) dengan diet lemak. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimental murni (true experimental). Adanya penurunan kadar kolesterol total dan trigliserida pada mencit (Mus Musculus) dengan diet tinggi lemak setelah diberi ekstrak daun tin. Pemberian ekstrak daun tin (Ficus Carica L.) dengan dosis 1,3 mg/0,5 ml efektif menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida pada mencit. Ekstrak daun tin (Ficus carica L.) efektif menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida pada mencit dengan diet tinggi lemak, sehingga berpotensi sebagai terapi alami dislipidemia. Kata Kunci: Ekstrak Daun Tin, Kadar Kolesterol Total, Kadar Trigliserida, Mencit, Diet Lemak.