Mohammad Taufan Tirkaamiana
Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSENTASE HIDUP TANAMAN PADA REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN DI WILAYAH KERJA UPTD KPHP MERATUS DESA BAKUNGAN KECAMATAN LOA JANAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Putra Pratama; Mohammad Taufan Tirkaamiana; Djumansi Derita; Muhammad Rizyan Anggra Hidayat
Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 4, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v4i1.9242

Abstract

Kalimantan merupakan pulau terbesar di Indonesia, dikenal memiliki hutan yang sangat luas dan memiliki sumber daya yang melimpah berupa hasil hutan kayu dan hasil hutan bukan kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase pertumbuhan tanaman pada rehabilitasi hutan dan lahan di wilayah kerja UPTD KPHP Meratus setelah tiga tahun penanaman. Jenis tanaman yang digunakan meliputi MPTS seperti sukun, cempedak, nangka, dan petai, serta tanaman kayu-kayuan meranti. Penelitian dilakukan pada areal blok 1 seluas 200 ha dengan jarak tanam 3 m x 3 m, menggunakan 24 petak ukur berukuran 40 m x 25 m yang masing-masing berisi 112 tanaman. Metode penelitian menggunakan teknik random sampling dengan mengumpulkan data primer melalui observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase tumbuh tanaman sebesar 93,5%, dengan persentase hidup sehat mencapai 84.5% dan persentase tanaman merana sekitar 9%. Petak 3 memiliki persentase tumbuh dan hidup tertinggi, sedangkan petak 5 dan 7 menunjukkan tantangan dalam pertumbuhan dan pemeliharaan. Rata-rata tinggi tanaman mencapai 85,49 cm, yang menunjukkan pertumbuhan optimal dan kondisi tanaman yang sehat. Secara keseluruhan, tingkat keberhasilan tumbuh tanaman telah melampaui standar minimal 75% sesuai peraturan, menandakan keberhasilan program rehabilitasi dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan tanaman.
STUDI PERKEMBANGAN KEGIATAN PERHUTANAN SOSIAL DALAM PEMANFAATAN EKOWISATA TAMAN SUNGAI DUMARING DI KAMPUNG DUMARING KECAMATAN TALISAYAN KABUPATEN BERAU SEBAGAI BINAAN KPHP BERAU PANTAI TAHUN 2024 Nur Hamidah; Ismail Ismail; Mohammad Taufan Tirkaamiana; Rolly Yulianthi
Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 4, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v4i1.9234

Abstract

Potensi ekowisata yang berada di sekitar masyarakat hutan mendorong lahirnya 2 (dua) agenda pengelolaan kawasan hutan, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di sekitar hutan dan juga penciptaan model pelestarian hutan yang efektif. Pemerintah menyiapkan sebuah program berupa Program Perhutanan Sosial yang diperuntukkan oleh seluruh masyarakat sekitar hutan melalui pola pemberdayaan dengan tetap berpedoman pada aspek kelestarian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kegiatan perhutanan sosial yang terdapat pada Taman Sungai Dumaring. Setelah penulis mengetahui skema yang diterapkan, penulis mencari tahu perkembangan hasil dari kegiatan perhutanan sosial di Taman Sungai Dumaring, serta untuk mengetahui gambaran pelaksanaan kegiatan Perhutanan Sosial di Kampung Dumaring. Penelitian dilakukan dengan metode pendekatan kualitatif yang dilakukan selama 2 (dua) bulan efektif. Kampung Dumaring Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur menjadi lokasi penelitian karena sebagai salah satu dari pelaksanaan Program Perhutanan Sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa Program Perhutanan sosial di Kampung Dumaring telah mendapat perizinan pelaksanaan Perhutanan Sosial Hutan Desa dengan luas total 5.083 Ha pada kawasan hutan Lindung dan partisipasi masyarakat di Kampung Dumaring sangat antusias dengan adanya Program Perhutanan Sosial.