Ulfa Muthmainnah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Literasi Digital Dalam Konten Ilmu Pengetahuan di SMP Daarut Tauhiid Boarding School Kota Batam Saidah Oktariyati; Sari Mahwati Hasibuan; Rivana Dinda Mahyuni; Sity Fatimah Majid; Ulfa Muthmainnah
SIGMA : Jurnal Sinergi Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM-STIT Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/jurnalsigma.v2i1.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengembangan literasi digital dalam konten ilmu pengetahuan di SMP Daarut Tauhiid Boarding School Kota Batam. Metode pengabdian yang dilakukan adalah metode obsevasi atau pengamatan. Langkah-langkah yang digunakan melalui tiga tahapan, yakni pertama tahapan persiapan. Peserta didik diasesmen terlebih dahulu terkait sejauh mana pengetahuan dalam berliterasi digital. Tahap selanjutnya adalah tahap pelaksanaan, yakni peserta didik diarahkan menggunakan komputer sebagai salah satu alat teknologi dalam berliterasi digital. Kemudian tahap terakhir adalah tahapan evaluasi, yakni untuk melihat sejauh mana hasil yang telah dicapai peserta didik dalam berliterasi digital. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa melalui literasi digital peserta didik memiliki kemampuan dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi yang ada. Tidak hanya itu, melalui literasi digital peserta didik mampu mengaplikasikan kecerdasan teknologi komputer terutama internet. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran tidak terlepas dari literasi digital. Pentingnya teknologi dalam dunia literasi ialah sebagai penanda zaman, gambaran dari peradaban, rekaman dari sebuah realitas yang terbaru mengenai masyarakat dan budaya serta perilaku manusia. Meskipun demikian, pembelajaran menggunakan buku teks tetap digunakan sebagai pedoman, sehingga dikembangkannya melalui materi mata pelajaran yang berkaitan dengan kerja sama pandangan dan kompetensi pendidik. Pendidik bukan lagi sebagai sumber ilmu pengetahuan siswa, tetapi pendidik bertanggung jawab mengarahkan literasi digital. Literasi digital diharapkan sebagai motivasi bagi pendidik dalam rangka sadar akan pentingnya teknologi dalam meningkatkan minat peserta didik untuk rajin membaca dan belajar.
KEPEMIMPINAN VISIONER DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA SUPER SMART SOCIETY 5.0 Mahyuni, Rivana Dinda; Nurul Haq; Ulfa Muthmainnah; Siti Jumaliyah; Nurhayati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15438

Abstract

This research discusses visionary leadership in character education in the Super Smart Society 5.0 era. Leadership in this research is based on technology which is increasingly developing rapidly until it reaches the 5.0 era. So in this case, a visionary leader is really needed in character education for the young generation living in this era. The purpose of this research is to find out what methods and solutions will be provided by educational leaders, in the sense of educators, regarding the character education of today’s young generation to keep pace with developments in increasingly modern times. The hope in the future is that the character education provided can be in line with technological advances in the 5.0 era. This research uses a qualitative method with a type of library research, usually used for searches that are detailed, complete, and explain the material in depth. Important information in this journal is quoted from printed books, digital books, and journal articles related to the topics discussed. The results of research regarding visionary leadership in character education in the Super Smart Society 5.0 era it is highly hoped that a leader will have a vision for the future to be able to implement character education for students. Because the era of society 5.0 apart from having enormous potential benefits, it also poses significant risks. If it is not handled carefully by the nation’s generations, it can endanger human life.
Pengembangan Literasi Digital Dalam Konten Ilmu Pengetahuan di SMP Daarut Tauhiid Boarding School Kota Batam Saidah Oktariyati; Sari Mahwati Hasibuan; Rivana Dinda Mahyuni; Sity Fatimah Majid; Ulfa Muthmainnah
SIGMA : Jurnal Sinergi Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM-IAI Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/jurnalsigma.v2i1.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengembangan literasi digital dalam konten ilmu pengetahuan di SMP Daarut Tauhiid Boarding School Kota Batam. Metode pengabdian yang dilakukan adalah metode obsevasi atau pengamatan. Langkah-langkah yang digunakan melalui tiga tahapan, yakni pertama tahapan persiapan. Peserta didik diasesmen terlebih dahulu terkait sejauh mana pengetahuan dalam berliterasi digital. Tahap selanjutnya adalah tahap pelaksanaan, yakni peserta didik diarahkan menggunakan komputer sebagai salah satu alat teknologi dalam berliterasi digital. Kemudian tahap terakhir adalah tahapan evaluasi, yakni untuk melihat sejauh mana hasil yang telah dicapai peserta didik dalam berliterasi digital. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa melalui literasi digital peserta didik memiliki kemampuan dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi yang ada. Tidak hanya itu, melalui literasi digital peserta didik mampu mengaplikasikan kecerdasan teknologi komputer terutama internet. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran tidak terlepas dari literasi digital. Pentingnya teknologi dalam dunia literasi ialah sebagai penanda zaman, gambaran dari peradaban, rekaman dari sebuah realitas yang terbaru mengenai masyarakat dan budaya serta perilaku manusia. Meskipun demikian, pembelajaran menggunakan buku teks tetap digunakan sebagai pedoman, sehingga dikembangkannya melalui materi mata pelajaran yang berkaitan dengan kerja sama pandangan dan kompetensi pendidik. Pendidik bukan lagi sebagai sumber ilmu pengetahuan siswa, tetapi pendidik bertanggung jawab mengarahkan literasi digital. Literasi digital diharapkan sebagai motivasi bagi pendidik dalam rangka sadar akan pentingnya teknologi dalam meningkatkan minat peserta didik untuk rajin membaca dan belajar.