Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Desain Sistem Informasi Produk Unggulan Desa Pakisjajar, Kabupaten Malang, Jawa Timur Berbasis Progresive Web-App Ica Purnamasari; Zihan Novita Sari; Abdul Rahman Prasetyo; Adinda Marcelliantika; Alby Aruna; Eka Putri Surya
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.93

Abstract

Desa Pakisjajar, yang terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, sedang giat mengembangkan konsep desa wisata. Upaya ini didorong oleh inisiatif untuk meningkatkan dan mempersiapkan infrastruktur, baik digital maupun konvensional. Meskipun demikian, tim pelaksana kegiatan infrastruktur digital belum menemukan strategi efektif untuk meningkatkan citra produk unggulan desa tersebut. Menyadari kebutuhan mendesak tersebut, kami mengusulkan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) untuk mempercepat proses informasi mengenai potensi desa. Pengembangan sistem informasi berbasis Progressive Web App ini dirancang untuk mengakomodir informasi produk unggulan desa, dengan melibatkan 50 pelaku UMKM selama 16 pekan. Keefektifan dan kelayakan media ini telah diuji dan mendapatkan hasil positif. Dalam validasi oleh ahli media, sistem informasi ini meraih nilai 93,6% dan uji praktikalitas media menunjukkan hasil 92,56%. Hasil tersebut menegaskan bahwa perangkat lunak yang dikembangkan efisien, praktis, dan mampu memenuhi kebutuhan eksposur produk unggulan Desa Pakisjajar.Implementasi ini akan memberikan eksposur yang lebih luas dan mendalam tentang produk unggulan desa, sehingga menarik lebih banyak pengunjung dan investor, memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pakisjajar.
Komodifikasi Budaya dan Dampaknya Terhadap Pariwisata Adinda Marcelliantika; Anisa Puput Rahmawati; Ahrman Sandikusumah
JURNAL TATA KELOLA SENI Vol 11, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Graduate School of Indonesia Institute of the Arts Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jtks.v11i2.15373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komodifikasi budaya terhadap Tradisi Sesaji Rewanda di Desa Wisata Kandri serta dampaknya terhadap keberlanjutan pariwisata di Kota Semarang. Fokus penelitian diarahkan pada dua hal utama, yaitu bagaimana komodifikasi budaya dilakukan dalam konteks desa wisata dan bagaimana dampaknya terhadap aspek sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat setempat. Penelitian ini berlandaskan pada teori komodifikasi budaya, konsep pariwisata berkelanjutan, dan pendekatan Community-Based Tourism  yang menekankan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata berbasis budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal di Desa Wisata Kandri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposif yang terdiri dari tokoh adat, pengurus Pokdarwis, masyarakat pelaku tradisi, serta pelaku UMKM. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komodifikasi budaya dilakukan secara adaptif dan partisipatif. Tradisi Sesaji Rewanda dikemas menjadi dua bagian, yaitu pelaksanaan sakral untuk masyarakat dan atraksi budaya untuk wisatawan. Komodifikasi ini berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat, perluasan peluang usaha, serta penguatan identitas budaya lokal. Namun demikian, muncul kekhawatiran terhadap pergeseran makna spiritual dan ketegangan antar generasi dalam memaknai tradisi. Kesimpulannya, komodifikasi budaya dapat menjadi strategi penguatan pariwisata berkelanjutan jika dikelola secara inklusif, bijaksana, dan tetap menjaga otentisitas budaya. Cultural Commodification of the Sesaji Rewanda Tradition in Kandri Tourism Village and Its Impact on Sustainable Tourism in Semarang City ABSTRACTThis study aims to analyze the cultural commodification process of the Sesaji Rewanda tradition in Kandri Tourism Village and its impact on sustainable tourism in Semarang City. The research focuses on two main issues: how cultural commodification is carried out in the tourism village context and its effects on the local community’s social, cultural, and economic aspects. This study is grounded in the theory of cultural commodification, the concept of sustainable tourism, and the Community-Based Tourism approach, which emphasizes community participation in managing cultural tourism. The research employed a qualitative approach with a single case study method. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Purposive sampling was used to select key informants including customary leaders, Pokdarwis members, community tradition bearers, and small business actors. Thematic analysis with an inductive approach was used to interpret the data. The findings reveal that the commodification process is adaptive and participatory. The Sesaji Rewanda tradition has been divided into two parts: a sacred ritual for the community and a cultural attraction for tourists. This strategy contributes to increased community income, entrepreneurial opportunities, and the reinforcement of cultural identity. Nevertheless, concerns over spiritual meaning dilution and generational tensions in interpreting the tradition have emerged. It is concluded that cultural commodification can support sustainable tourism development when managed inclusively, prudently, and with respect for cultural authenticity.