Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pencegahan dan Perlindungan Diri dari Covid-19 Melalui Program Edukasi Kepada Warga Sekitar LPMK Pagesangan Eky Novianarenti; Aminatus Sa’diyah; Abdul Gafur; Imah Kusminah; Rini Indarti; Mochamad Rizal; Lely Pramesti; Imaniah sriwijayasih; Rikky Leonard
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/cakrawalamaritim.v3i2.2834

Abstract

Upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Surabaya sudah diterapkan, antara lain dengan social distancing, pemberlakuan perilaku hidup bersih dan sehat, menerapkan etika bersin dan menggunakan masker jika bepergian. Pemberdayaan Masyarakat melalui sosialisasi pencegahan dan perlindungan diri dari Covid-19 di wilayah Pagesangan dilakukan karena di daerah tersebut mengalami kondisi dimana kekhawatiran Covid-19 cukup besar dengan angka mortalitas yang juga tinggi. Hasil pengabdian yang dilakukan di wilayah Pagesangan tersebut adalah telah terdistribusi nya 1000 masker serta paket sabun cuci tangan, hand sanitizer juga disinfektan yang mana LPMK Pagesangan sangat kooperatif dengan menjalankan giat pagi juga ada kunjungan dari Bapak Wakil Walikota Bapak Wisnu Sakti Buana yang melakukan tinjauan atas inisiasi kegiatan giat pagi yang telah dilakukan. Keberhasilan kegiatan ini terukur dari indeks kepuasan warga akan adanya penurunan angka Covid-19 yang terjadi di wilayah tersebut
Restorative Justice dalam Penanganan Sengketa Medis Pasca Berlakunya KUHP Baru Mochamad Rizal; Rizki Maulana Ahzar
Jurnal Hukum Perdata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru membawa implikasi penting terhadap penanganan sengketa medis, khususnya terkait pertanggungjawaban pidana tenaga medis atas dugaan kelalaian. Pendekatan pidana yang retributif berpotensi menimbulkan kriminalisasi berlebihan dan melemahkan perlindungan hukum bagi tenaga medis yang bertindak sesuai standar profesi dan itikad baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan konsep restorative justice dalam penyelesaian sengketa medis pasca berlakunya KUHP Baru serta menilai perannya dalam menyeimbangkan kepastian hukum, perlindungan tenaga medis, dan pemenuhan hak korban. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restorative justice merupakan pendekatan yang relevan dan proporsional karena menekankan pemulihan, dialog, dan tanggung jawab profesional. Namun, ketiadaan pengaturan normatif yang eksplisit dalam KUHP Baru menimbulkan potensi ketidakpastian hukum, sehingga diperlukan kerangka hukum yang jelas dan terintegrasi.