Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development of a Web-Based Based Reproductive Health Learning Platform to Prevent Sexual Violence Among Junior High School Students in Makassar, Indonesia Andi Asmawati; Asham Bin Jamaluddin; Andi Citra Pratiwi; Muhammad Isrul; Andi Nur Veryani; Fadhilah Azzahra
Biology Teaching and Learning Vol 9, No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/btl.v9i1.82665

Abstract

Abstract Purpose: This study aimed to develop and evaluate a web-based learning platform on reproductive health as an educational strategy to prevent sexual violence among junior high school students in Makassar, Indonesia.Research Methodology: This Research and Development (R&D) study employed the ADDIE model and involved students from SMPN 21 Makassar and MTsN 1 Makassar. Data were collected through expert validation sheets, student response questionnaires, and knowledge tests, and were analyzed descriptively using validation scores, percentage analysis, and N-Gain.Results: Expert validation results indicated that both the media and the content were valid, with scores of 4.775 and 4.792, respectively. Practicality testing based on student responses showed a score of 76.30 (interesting category) at SMPN 21 Makassar and 86.78 (very interesting category) at MTsN 1 Makassar. The effectiveness of the platform was analyzed using the N-Gain score derived from pre-test and post-test comparisons. The results showed that SMPN 21 Makassar achieved an N-Gain score of 0.41 (moderate category), while MTsN 1 Makassar achieved an N-Gain score of 0.91 (high category).Conclusions: These findings indicate that the developed web-based learning platform is valid, practical, and demonstrates preliminary effectiveness in improving students’ knowledge of reproductive health and sexual violence prevention.Limitations: This study was conducted as a limited pilot test without a control group and relied on short-term knowledge measurement.Contributions: This platform can be used as a supporting educational tool to enhance students’ understanding of reproductive health, self-protection, and awareness of sexual violence risks.Keywords: Digital media 1, Teenagers 2, Reproductive Health 3.
Edukasi Ekonomi Dasar dan Literasi Keuangan untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Moncongkomba Kabupaten Takalar Riana Multhazam; Nurul Fajria Yahya; Andi Nur Veryani; Hamran Hamran; Khaerati Khaerati
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.8075

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman ekonomi dasar dan literasi keuangan siswa sekolah dasar di Desa Moncongkomba Kabupaten Takalar melalui edukasi kontekstual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif dengan desain one group pretest–posttest. Peserta dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan tingkat kelas: Kelompok A (kelas III-IV, n=14) dan Kelompok B (kelas V–VI, n=16). Intervensi meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi sederhana (membedakan kebutuhan–keinginan, pengelolaan uang saku, dan menabung). Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pada kedua kelompok. Kelompok A mengalami peningkatan skor rata-rata dari pretest 56,0 menjadi posttest 78,0 (Δ=22,0), sedangkan Kelompok B meningkat dari pretest 60,0 menjadi posttest 85,0 (Δ=25,0). Temuan ini menunjukkan bahwa materi yang dekat dengan aktivitas harian siswa serta praktik langsung mampu meningkatkan pemahaman dan menguatkan kebiasaan finansial positif. Secara teoritis, hasil mendukung pandangan bahwa pembelajaran literasi keuangan efektif ketika disajikan secara kontekstual dan interaktif sesuai perkembangan kognitif anak, sehingga mempermudah internalisasi konsep dasar ekonomi. Manfaat yang diperoleh adalah meningkatnya kemampuan siswa dalam menentukan prioritas pengeluaran, memahami pentingnya menabung, serta membangun sikap hemat dan bertanggung jawab terhadap uang saku. Disimpulkan bahwa edukasi ekonomi dasar dan literasi keuangan efektif meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar dan layak diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.