Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Baznas Kota Palembang dalam Meningkatkan Dana Zakat Profesi Asn Di Kota Palembang Kartila Warti; Rinol Sumantri; Safitri Asrol
Jurnal Semesta Ilmu Manajemen dan Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2025): Edisi Juni
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/j-sime.v1i4.584

Abstract

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memegang peranan sangat penting dalam membantu mengurangi tingkat kemiskinan, serta bersifat religious dan sosial sebagai bentuk dua dimensi, yaitu sebagai wujud ketaatan dan kepatuhan terhadap Allah SWT, dimensi kepedulian kepada sesama manusia sebagai hamba.1 Zakat sebagai ibadah amaliah yang berkaitan dengan aspek sosial. Pemerintah memberikan perhatian lebih dengan membentuk Undang-undang zakat Nomor 38 Tahun 1999 tentang pengelolaan zakat.Penelitian ini mengeksplorasi strategi yang digunakan oleh Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Palembang untuk meningkatkan pengumpulan dana zakat dari gaji profesional ASN (Aparatur Sipil Negara) di daerah. Penelitian ini menyoroti peran penting zakat dalam mengurangi kemiskinan dan menumbuhkan tanggung jawab sosial di kalangan umat Islam, menekankan dimensi ganda kewajiban agama dan kesejahteraan sosial. Temuan utama menunjukkan bahwa sementara kesadaran akan kewajiban zakat di antara ASN hadir, ada hambatan signifikan untuk partisipasi yang efektif, termasuk kurangnya pemahaman teknis, masalah transparansi, dan sistem pembayaran yang tidak memadai Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.
Kontribusi Ekonomi Syariah dalam Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan di Indonesia Ahrina laila; Harianto Harianto; Rinol Sumantri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6389

Abstract

Ekonomi syariah, dengan prinsip-prinsip universalnya yang berlandaskan keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan, memiliki konvergensi yang kuat dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi nyata dan potensial sektor ekonomi syariah dalam mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia, baik dari aspek keuangan, sektor riil, maupun sosial-lingkungan.Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, mengumpulkan dan menganalisis data sekunder dari berbagai laporan, jurnal akademis, dan publikasi resmi instansi terkait seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Badan Pusat Statistik. Ekonomi syariah berkontribusi melalui tiga pilar utama. Pertama, dari aspek keuangan, perbankan dan keuangan syariah mendukung keberlanjutan melalui pembiayaan yang selektif (_halal_ dan _thayyib_), mendorong usaha produktif, serta mengembangkan instrumen keuangan inklusif dan berdampak sosial seperti wakaf uang, obligasi syariah (sukuk) hijau, dan fintech syariah. Kedua, dalam sektor riil, industri halal (makanan, fashion, farmasi, kosmetika, pariwisata) menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi inklusif, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan nilai tambah berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan. Ketiga, dari dimensi sosial-lingkungan, praktik ekonomi syariah secara intrinsik melarang eksploitasi berlebihan (_israf_), menganjurkan pelestarian lingkungan (_hifzh al-bi'ah_), dan memperkuat tanggung jawab sosial melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) yang efektif mengatasi kesenjangan dan memobilisasi dana untuk pembangunan berkelanjutan. Ekonomi syariah bukan hanya alternatif sistem ekonomi, melainkan kerangka kerja yang komprehensif yang secara organik selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Kontribusinya terlihat dalam integrasi nilai-nilai etika dan keberlanjutan ke dalam aktivitas ekonomi, mendorong pertumbuhan yang inklusif, berkeadilan, dan ramah lingkungan. Untuk memaksimalkan potensi ini, diperlukan penguatan regulasi, harmonisasi standar halal global, peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat, serta inovasi yang berkelanjutan dalam produk dan layanan ekonomi syariah.
The Influence of Attitude, Subjective Norms, and Perception of Control on Customers' Decisions to Use People's Business Credit Financing Products (KUR) with Religiosity as a Mediating Variable (Survey at Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Indralaya) Iin Fitria; Maya Panorama; Rinol Sumantri; Peny Cahaya Azwari
Sanskara Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 03 (2026): Sanskara Ekonomi dan Kewirausahaan (SEK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sek.v4i03.880

Abstract

This research is motivated by the importance of understanding the factors that influence customers' decisions in using People's Business Credit (KUR) financing products at Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Indralaya. The decision to use financing products is influenced not only by economic aspects but also by psychological and social factors explained through the Theory of Planned Behavior (TPB), namely attitude, subjective norms, and perception of behavioral control. In addition, religiosity is seen as having a role in strengthening customers' decisions in choosing sharia-based financing products. This study aims to analyze the influence of attitude, subjective norms, and perception of control on customers' decisions to use People's Business Credit (KUR) financing products with religiosity as a mediating variable at Bank Syariah Indonesia KCP Indralaya. This research uses a quantitative approach with an explanatory research type. The population of the study is customers using KUR financing products at BSI KCP Indralaya. Data collection techniques were carried out using questionnaires with measurement scales developed based on the indicators of each research variable. Data were analyzed using statistical analysis to test the direct and indirect effects between variables through religiosity as a mediating variable. The results of the study indicate that only perceived control has a significant effect on customers' decisions to use Sharia KUR financing products, while attitude and subjective norms do not show a significant effect. Religiosity also has a significant effect on customer decisions and only mediates the relationship between perceived control and customer decisions. The findings of this study can serve as evaluation material for Bank Syariah Indonesia to strengthen product information, simplify administrative procedures, improve customer assistance, and expand access to sharia financing services.
MANAJEMEN RISIKO PADA PENGELOLAAN DANA ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH (STUDI KASUS INISIATIF ZAKAT INDONESIA (IZI) SUMATERA SELATAN) Dimas Pandu Wizki; Rinol Sumantri; Safitri Asrol
JITAA : Journal Of International Taxation, Accounting And Auditing Vol 4 No 01 (2025): JITAA: Journal Of International Taxation Accounting and Auditing
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jitaa.v4i01.1731

Abstract

The Indonesian Zakat Initiative (IZI) South Sumatra Zakat Management Institution (LAZ) is a registered and recognized institu tion by the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia that manages zakat, infaq, and sadaqah funds. In managing ZIS funds, the Indonesian Zakat Initiative (IZI) South Sumatra faces several problems, namely collection, distribution, volunteers, and education. Risk management is a series of procedures used to identify, assess, control, and monitor risks arising from an activity. The purpose of this study is to determine the extent of risk management implementation and the risk mitigation strategies carried out by LAZ IZI South Sumatra. This study uses a qualitative method where data is collected through interviews with three main sources, namely the head of the IZI South Sumatra office, the head of the collection division, and the head of the distribution division. In addition, this study also uses the observa tion method. The results of this study indicate that the implementation of risk management by IZI South Sumatra is not yet optimal because IZI does not implement risk assessment. However, in terms of risk mitigation, the mitigation measures implemented by IZI are very good at handling existing risks.