Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Pengaruh Media Tanam Sekam Bakar Dan Urine B2 Terhadap Pertumbuhan Dan Produktivitas Kacang Tanah Tri Susanti Rahmadhani Nasution; Martirah Warni Zendrato; Nice Anjelin Gulo; Bridayanti Gea; Rahmad Winanda Telaumbanua; Yoel Melsaro Larosa
Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Vol. 2 No. 2 (2025): PENARIK - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/penarik.v2i2.684

Abstract

This study aims to evaluate the effects of burnt rice husk growing media and B2 fermented urine as organic liquid fertilizer on the growth and productivity of peanut plants (Arachis hypogaea L.). The experiment was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with two factors: growing media (plain soil and soil + burnt rice husk) and B2 urine dosage (0 ml, 100 ml, and 200 ml). Observed parameters included plant height, number of leaves, number of pods, dry pod weight, and harvest index. The results showed that the combination of burnt rice husk and 200 ml of B2 urine significantly improved all growth and yield parameters. Burnt husk enhanced soil structure and pH, while B2 urine provided essential macro and micronutrients that accelerated plant development. In conclusion, the integration of burnt rice husk and B2 urine is effective in increasing peanut productivity and is a promising practice for sustainable agriculture systems.
PENYULUHAN PEMBUATAN EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) DAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) DI DESA SITOLUBANUA Januari Dawolo; Agustinus Tafonao; Arni Lestari Waruwu; Elias Elwin Zalukhu; Elikana Lase; Faristina Laia; Nelceria Halawa; Nensia Natalia Waruwu; Tri Susanti Rahmadhani Nasution; Yakin Anugrah Laoli
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3092-3100

Abstract

Menggunakan pestisida sintetis terus-menerus bisa memberikan dampak buruk pada lingkungan, kesehatan manusia, serta keseimbangan alam. Salah satu pilihan yang bisa dilakukan adalah menggunakan pestisida alami dari daun sirsak dan bawang putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Sitolubanua, Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat dalam membuat ekstrak daun sirsak dan bawang putih sebagai bahan pestisida alami. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan One Group Pretest–Posttest, yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui tes awal dan tes akhir kepada 25 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 58,40 pada awal tes menjadi 87,20 pada akhir tes, sehingga meningkat sebesar 49,32%. Selain itu, peserta dapat membuat ekstrak sendiri dan memahami cara menggunakannya pada tanaman. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan yang diimbangi dengan demonstrasi dan praktik langsung sangat membantu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan bahan alami sebagai pestisida nabati. Kegiatan ini diharapkan bisa membantu menerapkan pertanian yang lebih ramah lingkungan serta mengurangi penggunaan pestisida sintetis