Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jagung Manis (Zea Mays Saccharata Sturt.) Desti Kurniawan Gulo; Helmin Parida Zebua; Dian Agung Sanora Laia; Elikana Lase
Jurnal Ilmu Agroteknologi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JIRGONA - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jigrona.v2i1.1330

Abstract

Sweet corn (Zea mays saccharata Sturt.) is a horticultural commodity with high economic value; however, its productivity remains relatively low due to environmental stress and weed competition. Organic mulch is an environmentally friendly technology that can enhance crop productivity, yet the optimal mulch thickness for sweet corn cultivation has not been well established. This study aimed to evaluate the effect of organic mulch thickness on the growth and yield of sweet corn and to determine the optimal mulch thickness. The experiment was conducted using a non-factorial Randomized Complete Block Design (RCBD) with four levels of rice straw mulch thickness: M0 (no mulch, 0 cm), M1 (3 cm), M2 (6 cm), and M3 (9 cm). Each treatment was replicated six times. The observed parameters included plant height, number of leaves, stem diameter, husked ear weight, unhusked ear weight, and number of kernel rows per ear. The results showed that organic mulch thickness significantly affected all observed parameters. Application of rice straw mulch at a thickness of 6–9 cm effectively improved the growth and yield of sweet corn, with 9 cm being optimal for ear weight and 6 cm being optimal for the number of kernel rows.
PENYULUHAN PEMBUATAN EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) DAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) DI DESA SITOLUBANUA Januari Dawolo; Agustinus Tafonao; Arni Lestari Waruwu; Elias Elwin Zalukhu; Elikana Lase; Faristina Laia; Nelceria Halawa; Nensia Natalia Waruwu; Tri Susanti Rahmadhani Nasution; Yakin Anugrah Laoli
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3092-3100

Abstract

Menggunakan pestisida sintetis terus-menerus bisa memberikan dampak buruk pada lingkungan, kesehatan manusia, serta keseimbangan alam. Salah satu pilihan yang bisa dilakukan adalah menggunakan pestisida alami dari daun sirsak dan bawang putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Sitolubanua, Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat dalam membuat ekstrak daun sirsak dan bawang putih sebagai bahan pestisida alami. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan One Group Pretest–Posttest, yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui tes awal dan tes akhir kepada 25 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 58,40 pada awal tes menjadi 87,20 pada akhir tes, sehingga meningkat sebesar 49,32%. Selain itu, peserta dapat membuat ekstrak sendiri dan memahami cara menggunakannya pada tanaman. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan yang diimbangi dengan demonstrasi dan praktik langsung sangat membantu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan bahan alami sebagai pestisida nabati. Kegiatan ini diharapkan bisa membantu menerapkan pertanian yang lebih ramah lingkungan serta mengurangi penggunaan pestisida sintetis