Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Profesional Berkelanjutan pada Pelatihan Asuhan Keperawatan Anak dalam Meningkatkan Pengetahuan Perawat Anak di Rumah Sakit Bunda Group Hanaratri, Yuliana; Hardyanti, Anastasia
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19288

Abstract

ABSTRACT Continuous professional development through continuing education programs can significantly improve nurses' competencies in providing quality care. Nurses engaged in lifelong learning are better prepared to provide evidence-based care and incorporate the latest developments in their field. This study aimed to determine the effect of continuing nursing education through training on improving the knowledge of nurses involved in healthcare services for pediatric patients and families at RS Bunda Group Jakarta. The study used a one-group pre-post test design with statistical analysis of paired t-tests. The sample consisted of 30 nurses selected through purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire with twenty-five multiple-choice questions given before and after training. There was a significant difference in knowledge scores between the pre-test (M=53.67, SD=20.42) and post-test (M=98.00, SD=4.07), with t (29) =11.870 and p<0.001. Improvements occurred in all groups based on education level and career level. The continuing education program significantly improved pediatric nurses' knowledge, with an average increase of 44.33 points and better uniformity of knowledge after training. Keywords: Continuing Education, Pediatric Nurses, Knowledge, Competencies  ABSTRAK Pengembangan profesional berkelanjutan melalui program pendidikan berkelanjutan dapat secara signifikan meningkatkan kompetensi perawat dalam memberikan perawatan yang berkualitas. Perawat yang terlibat dalam pembelajaran seumur hidup lebih siap untuk memberikan perawatan berbasis bukti dan menerapkam perkembangan terbaru di bidangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan profesional berkelanjutan melalui pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan perawat yang terlibat dalam pelayanan kesehatan pada pasien anak dan keluarga di RS Bunda Group Jakarta. Penelitian menggunakan desain one group pre-post test dengan analisa statistik paired t-test. Sampel terdiri dari 30 perawat yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dengan dua puluh lima pertanyaan pilihan ganda yang diberikan sebelum dan sesudah pelatihan. Terdapat perbedaan signifikan pada skor pengetahuan antara pre-test (M=53,67, SD=20,42) dan post-test (M=98,00, SD=4,07), dengan t (29) =11,870 dan p < 0,001. Peningkatan terjadi pada semua kelompok berdasarkan tingkat pendidikan maupun jenjang karir. Program pendidikan profesional berkelanjutan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan perawat anak, dengan peningkatan rata-rata 44,33 poin dan keseragaman pengetahuan yang lebih baik setelah pelatihan. Kata Kunci: Pendidikan Berkelanjutan, Perawat Anak, Pengetahuan, Kompetensi
Partisipasi Civitas Akademika STIKes Mayapada Dalam Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Cilandak Babo, Djimmy Heru Purnomo; Bage, Veronika Papo; Hanaratri, Yuliana; Sinaga, Wanto; Lestaria, Dame
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1340

Abstract

PIN Polio adalah langkah terdepan dalam memberikan imunisasi polio, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya, dengan tujuan menghentikan rantai penularan virus Polio dan mencegah kelumpuhan pada anak-anak. Kegiatan imunisasi PIN Polio yang diikuti oleh civitas akademika STIKes Mayapada di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan dilaksanakan pada tanggal 23-26 Juli 2024, dengan sasaran usia 0-7 tahun (bayi, balita, dan anak sekolah dari tingkat PAUD sampai kelas 2 SD). Kegiatan PIN Polio di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, yang melibatkan partisipasi civitas akademika STIKes Mayapada berhasil diselenggarakan dengan baik. Dalam upaya mencegah penyakit polio, kegiatan ini memiliki efek positif terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Kata Kunci: Imunisasi, Kesehatan, Polio, Virus
Pertumbuhan & Perkembangan Seorang Anak dengan Kanker LCH, pada Usia Prasekolah (Suatu Tinjauan Studi Kasus) Hanaratri, Yuliana
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.16232

Abstract

ABSTRACT In developing countries, survival rates in children with cancer are still far different from those in developed countries, and the condition of children with cancer and their treatment significantly impacts the growth and development of children and their families. Explore the achievement of growth and development of a child with cancer at preschool age who undergoes treatment to improve the quality of life of the child. Descriptive qualitative with case study approach. A child namely An., at preschool age is six years and three months old with Langerhans cell histiocytosis (LCH) cancer. The nutritional status category according to body weight to High, and BMI measurement is the good nutritional status (normal) with a Z-score with a threshold Z score (- 2 SD to + 1 SD). At the same time, in developmental achievement, there are some developmental delays in aspects of language development, and gross motor, while in the achievement of fine motor development are still several conditions that require attention "caution". In achieving children's social development and independence, there is no delay or within normal limits. Early, consistent treatment and support of children and families with cancer disease conditions and treatment of childhood cancer is crucial. The environment and place where children live during treatment and stay in shelter houses provided by NGOs (non-government) are very important to children's growth and development directly as support systems for children themselves and their families. Keywords: Anthropometric Measurement, Developmental Screening Test, Children With Cancer, Preschool Age.  ABSTRAK Baik dinegara berkembang dengan tingkat kelangsungan hidup (survival rate) pada anak dengan kanker masih jauh berbeda dengan negara maju, bahwa diketahui kondisi anak dengan kanker pada anak dan perjalanan pada pengobatannya secara signifikan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak serta keluarganya.   Mengexplorasi pencapaian pertumbuhan dan perkembangan seorang anak dengan kanker pada usia prasekolah yang menjalankan pengobatan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup anak.     Deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Seorang Anak An. usia prasekolah usia enam tahun tiga bulan dengan penyakit kanker ( Ca.LCH)  pada kategori status gizi BB menurut TB, maupun IMT menurut Umur sengan kategori status gizi baik (normal) dengan Z-scoredengan ambang batas Z score (- 2 SD s/d + 1 SD ), sedangkan pada pencapaian perkembangan terdapat beberapa keterlambatan perkembangan pada aspek perkembangan bahasa, dan motorik kasar, sedangkan pada pencapaian perkembangan motorik halus masih dalam beberapa kondisi yang memerlukan perhatian “caution”. Pada pencapaian perkembangan sosial dan kemandirian anak tidak ada keterlambatan/dalam batas normal. Penanganan yang dini, konsisten dan dukungan anak dan keluarga dengan kondisi penyakit dan pengobatan kanker pada anak sangatlah penting. Lingkungan dan tempat tinggal anak selama menjalani pengobatan dan perawatan dan tinggal di rumah singgah yang disediakan oleh LSM ( non-government) sangatlah berperan didalam perawatan anak secara langsung dan support sebagai sistem bagi anak dan juga keluarga.  Kata Kunci: Pengukuran Standar Anthropometric, Skrining Test Perkembangan, Anak Dengan Kanker, Usia Prasekolah
Pengaruh Pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support terhadap Pengetahuan Kegawatdaruratan Mahasiswa Keperawatan Bage, Veronika Papo; Situmorang, Susy Hariaty; Sapeni, Muhammad Al – Amin R.; Lestaria, Dame; Hanaratri, Yuliana
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56418

Abstract

Penanganan kegawatdaruratan trauma dan kardiovaskular menuntut respons cepat, ketepatan pengambilan keputusan, serta akurasi tindakan untuk menekan angka morbiditas dan mortalitas. Pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) merupakan salah satu upaya edukatif strategis bagi mahasiswa keperawatan dalam mempersiapkan kesiapan klinis sebelum memasuki dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan BTCLS terhadap tingkat pengetahuan kegawatdaruratan mahasiswa calon lulusan Program Studi Diploma III Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mayapada. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui pendekatan one group pre-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan kegawatdaruratan sebanyak 20 butir soal. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan yang signifikan dari 44,50 pada pre-test menjadi 80,00 pada post-test dengan nilai p < 0,001. Selain itu, terjadi penurunan standar deviasi dari 12,86 menjadi 3,92 yang menunjukkan pemerataan tingkat pemahaman setelah pelatihan. Pelatihan BTCLS terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi kognitif mahasiswa serta memperkuat kesiapan menghadapi situasi klinis kegawatdaruratan secara profesional. Kata Kunci: BTCLS, Mahasiswa Keperawatan, Pengetahuan Kegawatdaruratan.