Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS AKIBAT BEROPERASINYA HOTEL SWISS BELINN KOTA SINGKAWANG Yosafat E. Ardana; - Akhmadali; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45536

Abstract

Dengan beroperasinya Hotel Swiss Belinn maka akan menyebabkan bangkitan dan tarikan lalu lintas yang akan menambah volume lalu lintas disekitar jaringan jalan. Metode survei yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan langsung. Berdasarkan data survei, diperoleh bangkitan sebesar 31 smp/jam dan tarikan sebesar 45 smp/jam. Derajat kejenuhan (DS) pada tahun 2019 untuk Jalan Alianyang sebesar 0,34, Jalan Tani 0,67 dan Jalan Kesatriaan 0,16. Pada tahun 2024 nilai DS untuk Jalan Alianyang menjadi 0,34, Jalan Tani 0,81, dan Jalan Kesatriaan 0,19. Analisa kinerja simpang menunjukan hasil baik dengan DS=0,67 dan D=10,936 det/smp. Dengan menggunakan Metode Furness dan Metode Rata-Rata maka model bangkitan dan tarikan perjalanan didapatkan pada iterasi ke-4 dan ke-7 dengan hasil DS pada tahun 2024 untuk Jalan Alianyang sebesar 0,42, Jalan Tani 0,79 dan Jalan Kesatriaan 0,17. Hasil analisa kebutuhan parkir sebesar 96 srp untuk kendaraan mobil sehingga tidak mampu menampung luasan parkir yang dibutuhkan, namun dapat menggunakan selisih lahan parkir mobil SGM. Berdasarkan MKJI 1997 bahwa seharusnya DS<0,75, maka Jalan Tani memerlukan alternatif pelebaran jalan 2 meter, diperoleh hasil DS pada 2019 sebesar 0,53 dan pada tahun 2024 menjadi 0,64. Alternatif penerapan jalan satu arah menghasilkan DS pada tahun 2019 sebesar 0,56 dan pada tahun 2024 menjadi 0,67. Kata Kunci: analisis dampak lalu lintas, bangkitan dan tarikan, derajat kejenuhan, kinerja simpang, metodefurness dan rata-rata, MKJI 1997.
ANALISA GAP ACCEPTANCE PADA PERSIMPANGAN JALAN PROF. M. YAMIN – JALAN TANI MAKMUR – JALAN PGA KOTA PONTIANAK Robi Fernanda; Komala Erwan; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42520

Abstract

Persimpangan jalan merupakan titik temu kendaraan dari berbagai arah. Bentuk geometrik persimpangan yang tidak terencana dengan baik menyebabkan pergerakan arus lalu lintas menjadi terhambat. Adapun penelitian ini bertujuan menganalisa kemampuan simpang jalan Prof. M Yamin – jalan Tani Makmur – jalan PGA Kota Baru Pontianak dalam menyalurkan volume kendaraan melalui Gap Kritis dengan metode Gap Acceptance. Berdasarkan analisa volume kendaraan pada Jalan Prof. M Yamin jalur Simpang Ampera ke arah jalan bundaran didapatkan nilai tertinggi pada jam puncak hari sabtu berjumlah 861.4 smp/jam, hari minggu berjumlah 866.8 smp/jam, dan hari senin berjumlah 815.05 smp/jam. Hasil gap kritis di Jalan Tani Makmur menuju ke arah Jalan Prof. M Yamin jalur Bundaran pada hari sabtu dipilih metode Acceptance Curve dengan nilai gap kritis 16 detik. Pada hari minggu dan senin dipilih metode Greenshields dengan nilai  gap kritis 11 detik dan 12 detik. Untuk Jalan PGA ke arah Jalan Prof. M Yamin jalur Simpang Ampera pada hari sabtu, minggu dan senin menggunakan metode Greenshields dengan nilai gap kritis berturut-turut adalah 39 detik, 41 detik, dan 20 detik. Alternatif solusi yang direncanakan adalah pengaturan lalu lintas pada jam puncak dengan meletakkan marka sebagai batas lebar efektif jalan, dibuatkan jalur khusus penyeberangan, dan pemasangan lampu lalu lintas.Kata kunci : Gap Acceptance, Gap Kritis, Volume Kendaraan.
KAJIAN PROBABILITAS PENUMPANG ANGKUTAN TRAVEL TERHADAP KENDARAAN PRIBADI PADA RUTE PONTIANAK SINTANG Fajar Budiarto; Elsa Tri Mukti; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.50424

Abstract

Transportasi merupakan salah satu hal yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Saat ini, transportasi yang biasa digunakan pada rute Pontianak – Sintang ialah angkutan travel dan kendaraan pribadi. Kedua angkutan ini biasa digunakan karena lebih sering dijumpai serta lebih efektif dikehidupan sehari – hari.  Tujuan penelitian ini untuk mendapat probabilitas penumpang angkutan travel terhadap kendaraan pribadi serta mengetahui faktor yang memberikan pengaruh pemilihan moda yang ada khususnya untuk masyarakat yang biasa berpergian dari rute Pontianak – Sintang atau sebaliknya. Metode yang digunakan ialah metode stated preference dengan melakukan penyebaran kuesioner melalui google form dan disediakan 8 option yang berbeda lalu disebarkan sebanyak 360 sampel dan digunakan dalam perhitungan sebanyak 265 sampel. Berdasarkan data yang diperoleh bahwa option 1 hingga option 8 menunjukkan bahwa masyarakat lebih cenderung memilih angkutan travel dibandingkan dengan kendaraan pribadi. Berdasarkan pemilihan moda transportasi persamaan fungsi utilitasnya yaitu y(TR - KP)  = 0.504 + (-6.667E-07. Δx1) + (-0.012. Δx2) + (0.041. Δx3) + (0.023. Δx4). Dari seluruh model dapat dikatakan bahwa atribut yang paling berpengaruh pada penelitian ini adalah safety dan service dibandingkan dengan cost dan time sehingga atribut safety dan service dapat direkomendasikan sebagai pertimbangan penyedia jasa transportasi khususnya angkutan travel pada rute Pontianak - Sintang. Kata Kunci: angkutan travel, logit binomial, pemilihan moda transportasi, stated preference, transportasi.