Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Abreviasi pada Kolom Nasional Berita Online Tribun News Elisa Anandari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.641

Abstract

Proses abreviasi dalam morfologi masih tampak tumpang tindih pengartiannya dalammasyarakat luas, padahal penggunaan internet yang masif memberikan ruang padamasyarakat untuk mendapat informasi serta belajar bahasa. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis abreviasi yang digunakan pada Tribun news yang berperan sebagaimedia informasi kepada masyarakat. Penggunaan metode dalam penelitian ini adalahdeskriptif kualitatif. Sumber data diakses pada kolom nasional Tribun news. Abreviasidalam Tribun news dalam bentuk (1) Singkatan sering kali digunakan untukmenyebutkan lembaga pemerintah atau informasi mengenai politik untuk meringkasberita, (2) Akronim digunakan pada kutipan langsung dalam penulisan berita sebagaikata yang wajar dalam pelafalan seseorang secara fonotaktik, dan (3) Lambangdigunakan pada berita yang berkaitan dengan unsur dalam sains. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui abreviasi dalam kajian morfologi, memberikan informasi lebih lanjutdan pemahaman kepada masyarakat perbedaan antara singkatan, akronim, danlambang dalam kajian morfologi.
Pelanggaran Prinsip Kerja Sama pada Unggahan Akun Instagram @Dennysiregar (Kajian Prakmatik) Elisa Anandari; Yona Rantika Tanjung; Jatut Yoga Prameswari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran prinsip kerja sama pada unggahan akun instagram Denny Siregar (@dennysiregar) bulan Juni—Agustus 2024. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka yang menggunakan teknik catat. Dalam penelitian ditemukan pelanggaran-pelanggaran prinsip kerja sama dari takarir yang ditulis oleh Denny Siregar pada unggahannya di akun instagram. Bentuk Pelanggaran yang ditemukan berupa pelanggaran pada maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara. Adapun hasil penelitian menunjukkan adanya pelanggaran prinsip kerja sama yang ditemukan dalam takarir unggahan akun Instagram @dennysiregar. Pelanggaran ini mencakup 2 pelanggaran maksim kuantitas, 6 pelanggaran maksim kualitas, 12 pelanggaran maksim relevansi, dan 10 pelanggaran maksim cara. Terjadinya pelanggaran maksim prinsip kerja sama dalam takarir akun Instagram @dennysiregar sengaja dilakukan untuk menciptakan kelucuan dan situasi humor serta bentuk sindiran pada berita tertentu sebagai bentuk fungsi ekspresif dan direktif.
Menumbuhkan Minat Menulis Cerpen Siswa SMP Kelas VIII di SMP Kristen Haleluyah Jakarta Pusat Yola Matondang; Yona Rantika Tanjung; Elisa Anandari
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v6i2.6066

Abstract

Mengasah keterampilan menulis penting dilakukan sejak dini karena beberapa manfaat, yaitu memperkaya pembendaharaan kata, mengasah ide dan gagasan kreatif yang dimiliki, serta mendapatkan penghasilan dari kegiatan menulis yang dilakukan. Minat menulis perlu ditumbuhkan terutama di kalangan remaja saat ini, karena menulis merupakan salah satu aspek penting ketika melakukan komunikasi dengan bahasa tulis dan merupakan keterampilan berbahasa yang wajib dimiliki oleh seseorang. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat menulis terutama cerpen pada siswa kelas VIII SMP Kristen Haleluyah Jakarta Pusat. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa pendidikan sekaligus penyuluhan serta pendampingan. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah tumbuhnya minat menulis cerpen siswa kelas VIII SMP Kristen Haleluyah Jakarta Pusat sebanyak 53,3%. Sebelum dllakukan kegiatan abdimas minat menulis cerpen siswa kelas VIII hanya 40% dan setelah melakukan kegiatan minat menulis cerpen meningkat menjadi 93,3%. Kata Kunci: Minat; Menulis; Cerpen.
Implementasi Program Membaca 15 Menit Oleh Guru dalamPengembangan Kosakata dan Pemahaman Bacaan di Sekolah Satuan Pendidikan Kerja Sama Desy Eka Ayu Ningrum; Adi Permana; Elisa Anandari
RUKASI: Jurnal Ilmiah Perkembangan Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 03 (2026): RUKASI Edisi Mei
Publisher : Ruang Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/nv5n4y12

Abstract

Kemampuan membaca berperan penting dalam pengembangan kosakata dan pemahaman bacaan siswa, termasuk di Sekolah Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) yang menerapkan pembelajaran bilingual. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program membaca 15 menit sebelum pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program membaca 15 menit oleh guru serta perannya dalam mengembangkan kosakata dan pemahaman bacaan siswa di Sekolah Victory Plus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi selama sepuluh pertemuan, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program membaca 15 menit terlaksana dengan tingkat keterlaksanaan sebesar 96%. Guru berperan sebagai fasilitator, motivator, model pembaca, serta pembimbing dan evaluator. Guru juga secara konsisten memperkenalkan kosakata baru dengan rata-rata 2,9 kata pada setiap pertemuan serta melakukan diskusi untuk mengukur pemahaman bacaan siswa. Kendala yang ditemukan ialah keterlibatan siswa yang belum optimal (80%) akibat keterbatasan ketersediaan buku bacaan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan program membaca 15 menit lebih ditentukan oleh kualitas pendampingan guru daripada durasi kegiatan, serta memberikan gambaran empiris mengenai pelaksanaan program literasi di sekolah SPK.
Sosialisasi Kesantunan Berbahasa di Lingkungan RW 007 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan Bambang Sumadyo; Syahfitri Purnama; Elisa Anandari; Jatut Yoga Prameswari
Darma Cendekia Vol. 4 No. 2 (2025): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v4i2.181

Abstract

Perkembangan Iptek memengaruhi cara berinteraksi di masyarakat. Penyimpangan bahasa membuat pola interaksi yang tidak selaras dengan kesantunan para penutur Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia juga memiliki nilai luhur yang berperan membentuk budaya sopan santun dalam interaksi keseharian masyarakat. Penggunaan bahasa Indonesia merepresentasikan tata krama dan budi pekerti yang menjadi identitas dalam bermasyarakat. Tujuan dalam hal ini merupakan penanaman kesadaran dalam pengoptimalan dan perbaikan kesadaran anak dalam menerapkan kesantunan berbahasa di lingkungan keluarga dan masyarakat. Metode ceramah dan edukasi langsung (direct learning) melalui pemaparan konsep, pendekatan dari penerapan kesantunan berbahasa anak, praktek dalam penerapan kesantunan berbahasa dan pemanfaatan media dalam memupuk kesantunan berbahasa anak. Hasil kegiatan ini yaitu: 1) Peran orang tua dalam pendidikan bahasa, 2) Memahami konsep kesantunan berbahasa di lingkungan masyarakat.
ONOMATOPE PADA KOMIK MENG: RUMAH KOSONG KARYA RENDRA M. RIDWAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Kania Dwi Yolanda Wijayanto; Hilda Hilaliyah; Elisa Anandari
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 5 (2026): Oktober
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i5.2972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis onomatope yang terdapat dalam komik Meng: Rumah Kosong Karya Rendra M. Ridwan serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa kata-kata yang mengandung onomatope dalam komik Meng: Rumah Kosong. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak yang dipadukan dengan teknik baca dan catat, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 59 data onomatope yang terdiri atas 2 data tiruan khas bunyi alam (3,39%), 12 data tiruan khas bunyi manusia (20,34%), 7 data tiruan khas bunyi hewan (11,86%), dan 38 data tiruan khas bunyi benda atau aktivitas (64,41%). Jenis yang paling dominan ialah tiruan khas bunyi benda atau aktivitas. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi karya fiksi kelas VIII sebagai alternatif bahan ajar kontekstual untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami unsur kebahasaan, khususnya onomatope
LANSKAP LINGUISTIK PADA MASJID AT-THOHIR DEPOK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Diana Kartika; Hilda Hilaliyah; Elisa Anandari
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 5 (2026): Oktober
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i5.2973

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk kontestasi dan fungsi bahasa pada lanskap linguistik di kawasan Masjid At-Thohir Depok, serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dengan observasi dan dokumentasi terhadap 60 papan tanda di lingkungan masjid. Analisis dilakukan secara kritis menggunakan fungsi informatif dan simbolik sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan kontestasi bahasa didominasi oleh Bahasa Indonesia sebesar 61,67% (37 data), diikuti campur kode 16,67% (10 data), bilingual 10,00% (6 data), Bahasa Inggris 8,33% (5 data), dan Bahasa Arab 3,33% (2 data). Praktik tersebut menjalankan fungsi informatif sebagai panduan praktis jemaah urban dan fungsi simbolik untuk menegaskan kebijakan bahasa negara, nilai religiositas, serta modernitas pariwisata internasional. Secara pedagogis, fenomena ini berimplikasi sebagai media pembelajaran kontekstual berbasis teks multimoda pada materi teks iklan, slogan, dan poster siswa kelas VIII SMP guna meningkatkan kesadaran berbahasa (language awareness) dan kemampuan berpikir kritis siswa.