Ade Sri Wahyuni
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Trend of Moral Crisis of Students: A Bibliometric Analyze in Journals of Islamic Education Khoiriah Khoiriah; Ade Sri Wahyuni; Hasnah Hasnah
AT-TA'LIM Vol 31, No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v31i2.1023

Abstract

The moral crisis in education has become a challenge for educators, society, and parents. This article discusses the research findings on students’ moral crises by analyzing articles related to morality in the Journal of Islamic Education in Indonesia. This research employs a qualitative approach using the Systematic Literature Review (SLR) method in six stages: formulation of research questions, search for data, inclusion and exclusion criteria, quality assessment, data collection, and analysis. The primary data in this study consist of articles published in the Science and Technology Index (SINTA) from 2021 to 2024, focusing on morality. These articles are written in either Indonesian or English. Relevant articles as primary data were found on the Garuda Kemendikbud website. Secondary data refers to data gathered from other relevant literature, such as books, theses, and documentation. According to the study results, over the past four years, the number of publications focused on morality has increased. Among these publications, the most common research approach is quantitative, with the research subjects primarily at the Senior High School level. The moral crisis among students is influenced by media, technology, and the family environment. Exposure to inappropriate content and destructive values from social media weakens students’ morals, while disharmony in the family has a negative impact on character development.
Penguatan Karakter Religius dan Nilai Moral Sejak Dini: Field Study TK Darul Ilmi Ade Sri Wahyuni; Qathrunnada Fajriyah; Shidik Alfatha
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2026): Murabby Vol. 9 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v9i1.3584

Abstract

Pembentukan karakter religius dan nilai moral pada fase keemasan (golden age) merupakan fondasi krusial bagi perkembangan individu. Namun, era kontemporer menghadapkan anak pada risiko dekadensi moral akibat paparan teknologi dan adanya fenomena gap atau diskontinuitas pembiasaan antara sekolah dan rumah. Tujuan: Penelitian lapangan (field study) ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses penguatan karakter religius dan penanaman nilai moral anak usia dini di TK Darul Ilmi. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui observasi partisipatif, dokumentasi kurikulum (RPPH), serta wawancara mendalam bersama kepala sekolah dan guru kelas. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Temuan lapangan menunjukkan bahwa TK Darul Ilmi berhasil mengintegrasikan penguatan karakter ke dalam budaya sekolah melalui dua program utama: Pembiasaan Rutin Harian (budaya 5S, ikrar, doa harian, hafalan Juz Amma) dan Pembiasaan Sosial-Moral (Infaq Jum'at dan tertib mengantre). Strategi pendidik berbasis keteladanan (modeling), cerita (storytelling), dan penguatan positif (positive reinforcement) efektif menstimulasi aspek knowing, loving, dan doing the good. Kendati demikian, efektivitas karakter ini menghadapi tantangan berupa gap pembiasaan di rumah akibat lemahnya kontrol orang tua terhadap gadget dan kurangnya keteladanan konsisten di keluarga.