Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS PERAN ORANG TUA DALAM OPTIMALISASI FUNGSI-FUNGSI KELUARGA DI DESA LATTEKKO KABUPATEN BONE Atma Ras; Nuvida RAF; Dimas Ario Sumilih; Hariashari Rahim; Andi Nurlela
Jurnal Neo Societal Vol. 9 No. 4 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam mengoptimalkan berbagai fungsi keluarga di Desa Latekko, yang mencakup fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, informan dipilih secara purposif sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Desa Laktekko memainkan peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga, meskipun menghadapi hambatan signifikan. Keterbatasan ekonomi, dan akses penddikan menjadi tantangan utama yang menghambat optimalisasi fungsi-fungsi keluarga, meskipun nilai-nilai kekeluargaan yang kuat membantu secara informal mengatasi beberapa kendala. Orang tua juga menerapkan pengajaran agama secara informal dan demokratis, serta melestarikan tradisi sosial budaya lokal seperti ma’pacci. Dalam fungsi cinta kasih dan perlindungan, hubungan keluarga tetap harmonis dan orang tua berperan sebagai pelindung utama. Dalam bidang pendidikan orang tua juga berperan penting sebagai agen sosialisasi pertama menanamlan nilai-nilai moral dan mendukung anak-anak melanjutkan pendidikan formal dan informal. Fungsi ekonomi dijalankan dengan memanfaatkan sektor pertanian dan usaha kecil, meskipun pendapatan yang tidak tetap menjadi tantangan. Pembinaan lingkungan dilakukan melalui gotong royong untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Kesimpulan bahwa peran dan optimalisasi fungsi-fungsi keluarga masih terhambat oleh berbagai faktor, namun keluarga di Desa Lattekko tetap mampu menjaga stabilitas emosional dan sosial melalui nilai-nilai tradisonal dan pendekatan komunikatif yang lebih holistik untuk mengatasi hambatan yang ada.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL ANAK DI ERA DIGITAL: SEBUAH TINJAUAN SOSIOLOGIS DI KOTA MAKASSAR Andi Nurlela; Atma Ras; Musrayani Usman
Jurnal Neo Societal Vol. 9 No. 4 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the impact of social media on the formation of children's social identity in the city of Makassar in the digital age. Using a qualitative approach and case study method, this research involves children aged 10-15 years who are actively using social media platforms such as Instagram, TikTok, and Facebook. The results show that social media plays a crucial role in the process of social identity formation through symbolic interaction, where children construct an ideal self-image to gain recognition and validation from their peers. However, alongside these benefits, children also face social pressures to always appear "perfect," which can affect their mental health, leading to anxiety and low self-esteem. The study further reveals that children in Makassar often experience conflicts between local cultural values, which emphasize family and cooperation, and the more individualistic global norms presented through social media. They must navigate between their real-world identities and the identities they are expected to display in the digital world. This research provides insights for parents, educators, and policymakers about the importance of healthy media literacy education and monitoring children’s social media use to help them build more positive and authentic social identities.