Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strategi Pencegahan Perilaku Bullying di SDN Cemorokandang 2Kota Malang Jawa Timur Yayuk Putri Agustina; Andi Nurlela
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 1 (2025): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/zkn33c72

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis strategi yang diterapkan untuk mengatasi perilaku bullying di SDN Cemorokandang 2 Malang. Subjek penelitian melibatkan guru, tim anti bullying dan kepala sekolah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk bullying dan strategi yang digunakan oleh guru dalam menangani perilaku bullying di sekolah tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, dan analisis data dilakukan dengan langkah-langkah pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam menangani bullying meliputi: 1) memberikan bimbingan, 2) memberikan nasihat, dan 3) mengarahkan serta membina siswa. Upaya ini memungkinkan guru untuk menangani masalah bullying dan mengurangi bullying di sekolah. Berdasarkan wawancara, perilaku bullying terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu bullying fisik dan verbal. Bullying fisik mencakup tindakan seperti mendorong dan memukul, sedangkan bullying verbal meliputi pemberian julukan seperti "kurus", "gendut", "pendek", serta memanggil siswa dengan nama orang tua mereka. Kata kunci: Perilaku bullying dan bentuknya, peran guru, strategi guru   
Strategi Penanganan Konflik Siswa SMP di Sekolah Asadrina Muara Dua Palembang Dwi Wulan Handayani; Andi Nurlela
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 2 (2025): (MAY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/25zm4b74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang: 1) Sumber-sumber konflik; 2) Jenis-jenis konflik; dan 3) Strategi penanganan konflik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian fenomenologi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan para guru. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data mengunakan triangulasi. Hasil penelitian memberikan gambaran sebagai berikut: 1) Sumber-sumber konflik terdiri dari faktor komunikasi, struktur organisasi, serta faktor manusia; 2) Jenis-jenis konflik meliputi konflik dalam diri sendiri, konflik antar individu, konflik antar kelompok; dan 3 ) Strategi penanganan konflik melalui proses kolaborasi, akomodasi, dan kompromi.
Implementasi Program Bantuan Sosial Kartu Anak Jakarta dan Dampaknya pada Penerima Manfaatdi Kelurahan Pinangsia Astrid Shobli Asyahra; Andi Nurlela
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 2 (2025): (MAY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/q16ypd30

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar dapat melakukan analisis terhadap pelaksanaan Program KAJ dan dampaknya di Kelurahan Pinangsia dengan pendekatan kualitatif. Program bantuan sosial ini dirancang dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar anak usia dini berasal dari keluarga rentan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya implementasi program di wilayah tersebut telah berlangsung sesuai dengan SOP meskipun terdapat beberapa hambatan, seperti ketidaklengkapan dokumen persyaratan pada pengambilan ATM DKI dan ketidakhadiran masyarakat pada tahap distribusi awal. Dampak positif yang signifikan bagi keluarga penerima manfaat, seperti akses pendidikan dan kesehatan, serta meringankan beban ekonomi keluarga, menunjukkan efektivitas program ini. Meski demikian, ada kebutuhan untuk perbaikan dalam proses verifikasi dan pendistribusian agar lebih tepat sasaran. Penelitian ini menyarankan agar evaluasi terus dilakukan untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program KAJ dalam jangka panjang, dengan memperhatikan keterlibatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan yang lebih tepat sasaran.
Peran Media Sosial dalam Membentuk Identitas Diri Remaja diKecamatan Way Tenong Titin Rosanti; Andi Nurlela
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 1 (2025): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/jwx68b77

Abstract

Media sosial merupakan komponen penting dalam pengembangan identitas diri seseorang karena telah mengubah cara orang terhubung, terutama di kalangan remaja. Mengingat dampaknya yang besar terhadap eksplorasi identitas remaja, fenomena ini menjadi topik yang menarik untuk diteliti di Kecamatan Way Tenong. Penelitian ini menggunakan wawancara semi-terstruktur dan metodologi kualitatif untuk menyelidiki bagaimana media sosial mempengaruhi perkembangan identitas diri remaja. Remaja dapat mengekspresikan diri mereka, mendapatkan penerimaan sosial, dan menyesuaikan diri dengan tekanan teman sebaya di media sosial, sesuai dengan teori identitas diri Erik Erikson. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai platform untuk eksperimentasi identitas selain komunikasi. Remaja di Kecamatan Way Tenong mengunggah gambar, video, dan pembaruan status di media sosial yang menunjukkan minat dan kepribadian mereka. Namun, ada beberapa kelemahan dari tekanan teman sebaya, seperti risiko masalah kesehatan mental yang disebabkan oleh budaya perbandingan. Penelitian ini menekankan betapa pentingnya bagi para pendidik dan orang tua untuk mengadopsi strategi pengajaran yang mempromosikan penggunaan media sosial yang konstruktif dan sehat. Selain menyajikan teknik- teknik untuk mendukung remaja di era digital, penelitian ini juga memberikan wawasan yang signifikan tentang bagaimana media sosial mempengaruhi pembentukan identitas diri remaja.
Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku dan Prestasi Belajar  Remaja SMP N 12 Kota Serang Nuriyah Nuriyah; Andi Nurlela
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 2 No 2 (2025): (JUNY) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/vx4yeg07

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat telah mengubah cara remaja berinteraksi dan memperoleh informasi, menjadikannya bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh penggunaan media sosial, termasuk durasi dan jenis platform yang digunakan, terhadap perilaku remaja dan prestasi belajar di SMP Negeri 12 Kota Serang. Pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional digunakan untuk menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa, yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup frekuensi penggunaan media sosial, platform yang sering digunakan, serta dampaknya, dan wawancara mendalam dengan guru untuk memahami konteks perilaku dan prestasi siswa. Analisis deskriptif dan tematik dilakukan untuk mengidentifikasi pola penggunaan media sosial dan pengaruhnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara durasi maupun jenis platform media sosial yang digunakan terhadap perilaku remaja maupun prestasi belajar mereka. Temuan ini menegaskan bahwa faktor-faktor lain di luar penggunaan media sosial lebih berperan dalam mempengaruhi perubahan perilaku dan prestasi akademik siswa. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik dalam memahami perkembangan remaja. Orang tua dan pendidik disarankan untuk fokus pada aspek lain, seperti lingkungan keluarga, motivasi belajar, dan pola pengasuhan, dalam mendukung perkembangan remaja secara optimal. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor sosial dan psikologis yang mungkin memiliki dampak lebih signifikan dibandingkan media sosial.
Adaptasi Peserta Didik Terhadap Kurikulum Merdeka di SD Negeri 010 Tanjungpinang Timur Rini Wulandari; Andi Nurlela
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 2 No 2 (2025): (JUNY) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/0jf8xt15

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menjadi langkah revolusioner dalam pendidikan Indonesia, membawa tantangan dan peluang baru bagi siswa dan pendidik. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana siswa di SD Negeri 010 Tanjungpinang Timur beradaptasi dengan kurikulum baru ini, sekaligus mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung dalam proses implementasinya. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap siswa kelas VI C dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan dampak besar pada proses pembelajaran, mendorong siswa untuk lebih mandiri, kreatif, dan terlibat aktif dalam kegiatan belajar. Namun, keterbatasan fasilitas, pemahaman guru yang belum optimal, serta latar belakang sosial ekonomi siswa menjadi tantangan yang harus diatasi. Dukungan berupa pelatihan guru dan peningkatan sumber daya pendidikan dinilai penting untuk mengoptimalkan implementasi kurikulum ini. Temuan ini mempertegas bahwa meskipun adaptasi terhadap perubahan membutuhkan waktu dan upaya, Kurikulum Merdeka memiliki potensi untuk menciptakan pembelajaran yang relevan, menyenangkan, dan berkualitas. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pendidikan di masa depan.
Evaluasi Pelaksanaan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Bahitom Rosa Linda; Andi Nurlela
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 2 (2025): (MARCH) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/h37mff67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola berbagi pengetahuan dalam jaringan penelitian kolaboratif di institusi pendidikan tinggi, dengan fokus pada aspek sosiologis dan dinamika kekuasaan dalam komunitas akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka sistematis, menganalisis artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan antara 2019-2024. Analisis menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, terjadi transformasi signifikan dalam pola komunikasi menuju model yang lebih horizontal, yang difasilitasi oleh platform digital dan perubahan hierarki akademik. Kedua, modal sosial memainkan peran penting dalam efektivitas berbagi pengetahuan, dengan jaringan yang kuat dan hubungan saling percaya berkontribusi pada kolaborasi penelitian yang lebih baik. Ketiga, faktor institusional sangat mempengaruhi dinamika kolaborasi, termasuk kebijakan organisasi, infrastruktur digital, dan alokasi sumber daya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun transformasi digital telah mendemokratisasi kolaborasi penelitian, faktor sosial dan institusional tetap membentuk praktik berbagi pengetahuan. Studi ini mengidentifikasi kesenjangan dalam kerangka kolaborasi yang ada dan merekomendasikan pengembangan pendekatan terintegrasi yang mencakup dimensi teknologi, sosial, dan institusional. Pendekatan ini bertujuan untuk mendorong jaringan penelitian yang lebih inklusif dan produktif di pendidikan tinggi. Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang interaksi kompleks antara transformasi digital, dinamika sosial, dan struktur institusional dalam kolaborasi akademik. Penelitian ini juga menyarankan implikasi praktis bagi institusi pendidikan tinggi yang ingin meningkatkan kemampuan penelitian kolaboratif mereka serta memberikan arahan untuk penelitian lanjutan dalam bidang yang terus berkembang ini.
TANTANGAN DAN PERAN PEMERINTAH DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN TAKALAR Atma Ras; Sultan; Arsyad Genda; Dimas Ario Sumilih; Hariashari Rahim; Andi Nurlela; Syahrul Ramadhan
Journal Publicuho Vol. 7 No. 3 (2024): August - October - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v7i3.518

Abstract

This study aims to determine the role of the village government in organizing health services in Sampulungan Village. In addition, this study also aims to determine the challenges faced by the village government and the community in the service process and accessibility to health facilities. Using a qualitative research approach with a case study strategy. The results of this study indicate that the role of the village government in health services is still very minimal, as seen from the unavailability of health centres and inadequate health facilities. The village government also lacks initiative in facilitating health services because it is hampered by the lack of participation in voicing the aspirations of the community in the village. In addition, the community's view of the role of government in the field of services, especially health, is greatly influenced by the low level of community knowledge about participation at the village apparatus level. This study also found several obstacles faced by the village government, especially in Sampulungan Village, in improving the quality of services, including social construction, power dominance, and the non-involvement of village officials in decision-making at the central and district levels. Therefore, it is important to provide education about bureaucracy in order to improve the understanding of the community and the village government of Sampulungan District regarding the quality of health services.
ANALISIS PERAN ORANG TUA DALAM OPTIMALISASI FUNGSI-FUNGSI KELUARGA DI DESA LATTEKKO KABUPATEN BONE Atma Ras; Nuvida RAF; Dimas Ario Sumilih; Hariashari Rahim; Andi Nurlela
Jurnal Neo Societal Vol. 9 No. 4 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam mengoptimalkan berbagai fungsi keluarga di Desa Latekko, yang mencakup fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, informan dipilih secara purposif sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Desa Laktekko memainkan peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga, meskipun menghadapi hambatan signifikan. Keterbatasan ekonomi, dan akses penddikan menjadi tantangan utama yang menghambat optimalisasi fungsi-fungsi keluarga, meskipun nilai-nilai kekeluargaan yang kuat membantu secara informal mengatasi beberapa kendala. Orang tua juga menerapkan pengajaran agama secara informal dan demokratis, serta melestarikan tradisi sosial budaya lokal seperti ma’pacci. Dalam fungsi cinta kasih dan perlindungan, hubungan keluarga tetap harmonis dan orang tua berperan sebagai pelindung utama. Dalam bidang pendidikan orang tua juga berperan penting sebagai agen sosialisasi pertama menanamlan nilai-nilai moral dan mendukung anak-anak melanjutkan pendidikan formal dan informal. Fungsi ekonomi dijalankan dengan memanfaatkan sektor pertanian dan usaha kecil, meskipun pendapatan yang tidak tetap menjadi tantangan. Pembinaan lingkungan dilakukan melalui gotong royong untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Kesimpulan bahwa peran dan optimalisasi fungsi-fungsi keluarga masih terhambat oleh berbagai faktor, namun keluarga di Desa Lattekko tetap mampu menjaga stabilitas emosional dan sosial melalui nilai-nilai tradisonal dan pendekatan komunikatif yang lebih holistik untuk mengatasi hambatan yang ada.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL ANAK DI ERA DIGITAL: SEBUAH TINJAUAN SOSIOLOGIS DI KOTA MAKASSAR Andi Nurlela; Atma Ras; Musrayani Usman
Jurnal Neo Societal Vol. 9 No. 4 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the impact of social media on the formation of children's social identity in the city of Makassar in the digital age. Using a qualitative approach and case study method, this research involves children aged 10-15 years who are actively using social media platforms such as Instagram, TikTok, and Facebook. The results show that social media plays a crucial role in the process of social identity formation through symbolic interaction, where children construct an ideal self-image to gain recognition and validation from their peers. However, alongside these benefits, children also face social pressures to always appear "perfect," which can affect their mental health, leading to anxiety and low self-esteem. The study further reveals that children in Makassar often experience conflicts between local cultural values, which emphasize family and cooperation, and the more individualistic global norms presented through social media. They must navigate between their real-world identities and the identities they are expected to display in the digital world. This research provides insights for parents, educators, and policymakers about the importance of healthy media literacy education and monitoring children’s social media use to help them build more positive and authentic social identities.