Nur Hotimah
Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Al-Mardliyyah Pamekasan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSELING SPIRITUAL SEBAGAI UPAYA INTERVENSI MENGATASI PERILAKU BOLOS SISWA Yanto Yanto; Nur Hotimah; Lamya Hayatina; Adih Adih; Almaydza Pratama Abnisa
Hijri Vol 14, No 2 (2025): HIJRI (Author Geographical Coverage: Turkey and Indonesia)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/hijri.v14i2.26775

Abstract

Perilaku bolos siswa dipengaruhi faktor internal dan eksternal serta berdampak negatif pada diri dan sekolah. Konseling spiritual berpotensi sebagai pendekatan rehabilitatif yang menyentuh akar persoalan batin siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji konseling spiritual sebagai pendekatan rehabilitatif siswa bolos, dengan menelusuri penyebab psikospiritual, mengembangkan model, dan menjelaskan proses pemulihan berbasis nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan studi kasus kualitatif di MTs. Mardliyyah Pamekasan untuk mendalami efektivitas konseling spiritual dalam mengintervensi perilaku bolos siswa melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Perilaku bolos siswa MTs. Mardliyyah Pamekasan disebabkan oleh faktor internal seperti masalah psikologis dan spiritual, termasuk kurangnya perhatian orang tua, tekanan akademik, dan lemahnya nilai keagamaan. Selain itu, pengaruh teman sebaya yang negatif turut memperparah kondisi. Untuk mengatasi hal ini, sekolah menerapkan konseling spiritual dengan tahapan eksplorasi nilai-nilai spiritual, refleksi perilaku bolos, penguatan relasi spiritual, dan komitmen perubahan. Guru BK berperan aktif dengan pendekatan empatik, mendorong kesadaran, tanggung jawab, dan pertumbuhan spiritual siswa agar lebih disiplin dan memiliki makna dalam pendidikan. Perilaku bolos siswa MTs. Mardliyyah Pamekasan dipicu faktor internal dan pengaruh teman sebaya. Konseling spiritual diterapkan melalui refleksi, pembinaan ibadah, dan penguatan nilai untuk memulihkan motivasi belajar.
UPAYA PENYULUHAN DALAM MENCEGAH BULLYING VERBAL PADA REMAJA Nur Hotimah; Eva Rosita; Dirga Ayu Lestari; Ardiansyah Ardiansyah
El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam Vol 2 No 2 (2023): El-Fatih: Jurnal Dakwah dan Penyuluhan Islam
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Dakwa dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al Mardliyyah Pamekasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65178/elfatih.v2i2.25

Abstract

Bullying saat ini marak di kalangan remaja karena mereka sedang mencari identitas diri. Masa remaja adalah periode krusial di mana mereka eksplorasi diri dan mencoba hal-hal baru. Ketika remaja tidak mampu mengendalikan emosinya, ini dapat menghasilkan perubahan perilaku seperti minat yang berbeda, emosi tidak stabil, postur tubuh buruk, dan perilaku menyimpang. Di Indonesia, angka kejadian bullying cukup tinggi, termasuk intimidasi di antara remaja dari berbagai latar belakang fisik dan psikologis. Pelaku bullying tidak hanya anak-anak berbadan besar dan kuat, tetapi juga anak-anak bertubuh kecil yang bisa dominan secara psikologis dalam lingkungan mereka. Alasan utama pelaku bullying adalah rasa kepuasan dan kekuasaan di antara teman sebaya. Dampaknya bagi korban bisa berupa gangguan mental dan fisik serius jika tidak segera dihentikan. Pemberian edukasi tentang perundungan di kalangan remaja menjadi penting untuk mencegah dan mengurangi kasus tersebut. Dengan pendidikan yang tepat, diharapkan remaja akan lebih peka terhadap dampak negatif perundungan dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung di masyarakat mereka.