Galuh Tulus Utama
Universitas Jambi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENCIPTAAN NASKAH DRAMA PENDEK ANAK BERSUMBERKAN KOLEKSI PERMAINAN TRADISIONAL ANAK JAMBI DI MUSEUM SIGINJEI JAMBI Ady Santoso; Galuh Tulus Utama; Prety Kumala Sari; M. Ari Habillah
Jurnal Cerano Seni : Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Cerano Seni | Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jcs.v2i2.29811

Abstract

Permainan tradisional adalah permainan yang sudah ada sejak zaman dahulu, dan dimainkan dari generasi ke genarasi dengan penggunaan alat bantu permainan tradisional yang dapat terbuat dari kayu, bambu, tali, dan benda-benda sekitarnya. Provinsi Jambi sebagai daerah yang memiliki kekayaan akan keanekaragaman kebudayaan, dimana salah satunya adalah kekayaan akan permainan tradisional, menjadi sangat perlu untuk dilakukan pelestarian dan pengembangan dari kekayaan kebudayaan tersebut. Penelitian ini bertujuan menjadikan koleksi permainan tradisional yang terdapat di Museum Siginjei Jambi sebagai sumber penciptaan naskah drama pendek anak. Hal itu merupakan upaya dari bagian pemajuan objek kebudayaan dengan melakukan inovasi yang bersumber koleksi permainan tradisional Jambi di Museum Siginjei Jambi. Langkah-langkah metode yang diterapkan dimulai dari: (1) memulai riset; (2) mencipta unsur-unsur instrinsik berupa tema, alur, tokoh-tokoh, latar, konflik, gaya bahasa, dan amanat; (3) membuat sinopsis; (4) menulis naskah drama. Berdasarkan sembilan koleksi permainan tradisional Jambi yang terdapat di ruang pameran Museum Siginjei, kesembilan koleksi tersebut kemudian dijadikan sebagai sumber penciptaan naskah drama pendek anak. Setiap koleksi dijadikan sumber penciptaan naskah drama anak, dimana hasilnya adalah terciptalah sembilan naskah drama pendek anak yang terhimpun menjadi kumpulan naskah drama pendek anak berjudul Gawe Rame. Terciptanya sembilan naskah drama pendek anak sebagai wujud upaya nyata dalam pemajuan kebudayaan dengan melakukan langkah inovasi dari koleksi benda-benda bernilai sejarah, budaya, hingga teknologi warisan sosial Jambi di Museum Siginjei Jambi sebagai sumber pendidikan, pengajaran, dan pelatihan.
The Creation of the Performative Theater Ruang Ketubuhan Galuh Tulus Utama; Riswani Riswani; Fantri Pribadi; Marrisa Aulia Mayangsari; Iga Ayu Intan Candra
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol. 9 No. 2 (2025): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v9i2.69164

Abstract

Site-specific performance is established in international practice, yet its application in post-disaster contexts remains under appreciated. This study addresses this gap by exploring the creation of ‘Ruang Ketubuhan’ (The Embodied Space), a performative theater work developed in the ruins of Mount Merapi eruption, Sleman, Yogyakarta, in 2010. Grounded in Practice-as-Research method, site-specific ethnography, and autoethnography, this study documents a creative process where ruins, objects, and borrowed narratives from survivors become active dramaturgical events. The findings demonstrate that the performer’s body functioned as a medium to translate historical trauma into a shared and empathetic experience. It gained through methods of spatial attunement and emotional memory reflection. The study concludes that Ruang Ketubuhan offers a model for ‘embodied site-specificity’ which argued that the interweaving of body, space, and memory in performance constitutes a significant mode of knowledge production. This moves beyond aesthetic documentation to show how performative practice can actively mediate challenging history, making it accessible and relevant for both live and mediated audiences.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN LAGU DAERAH DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DI SEKOLAH DASAR Chandra Ayu Proborini; Arda Cahyaning Prihantini; Galuh Tulus Utama; Iga Ayu Intan Candra; Marda Putra Mahendra
Mozaik : Journal of Art and Architecture Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/yep3d159

Abstract

Pembelajaran lagu daerah di sekolah dasar kerap terbatas pada aktivitas menyanyikan lagu tanpa pengkajian makna dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran lagu daerah dengan pendekatan deep learning, mengetahui nilai pendidikan yang terkandung dalam lagu daerah yang diimplementasikan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Subjek penelitain ini adalah guru dan siswa kelas III SDN Sukoreno 03 Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi terlaksana melalui tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan ketiga prinsip deep learning joyful learning, mindful learning, dan meaningful learning terwujud nyata dalam setiap kegiatan. Lagu Ampar-Ampar Pisang dan Cublak-Cublak Suweng terbukti mengandung nilai pendidikan meliputi kerja keras, kebersamaan, kejujuran, cinta budaya daerah, dan pelestarian tradisi. Faktor pendukung meliputi antusiasme siswa yang tinggi dan pendekatan guru yang komunikatif, sedangkan faktor penghambatnya adalah perbedaan kemampuan siswa dan belum tersedianya rubrik penilaian yang terstruktur. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning menjadikan pembelajaran lagu daerah lebih bermakna, menarik, dan mampu memperkaya pemahaman budaya siswa sekolah dasar.