Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN TENDANGAN JAUH PEMAIN SEPAK BOLA La Ode Ahmad Akbar; Ramlan; Andi Umar; Firman Kasbia; Arfan; Ardion; La Ode Sasonasis; Nurqadaria Batjo; Arjuna; Irfan Hadi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i2.70249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kotribusi kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan jauh pemain sepak bola. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SMA Negeri 1 Lasalimu yang berjumlah 563 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil berdasarkan teknik total sampling, atau keseluruhan sampel yang mengikuti ekstrakurikuler sepak bola yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah tes kekuatan otot tungkai (vertical Jump) dan tes tendangan jauh. Agar suatu data dapat dianalisis, maka perlu dilakukan uji prasyarat, Adapun uji prasyarat tersebut adalah uji normalitas dan uji linearitas. Setelah dilakukan uji prasyarat, maka selanjutnya dilakukan uji hipotesis, untuk menguji hipotesis antara variabel X dan Y menggunakan bantuan apilikasi SPSS dengan tingkat signifikansi > 0,05. Berdasarkan hasil analisis data, hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang signifikan dimana rxy = 0,600 > 0,05, dengan koefisien determinasi (r2)= 0,36 atau 36%. Selebihnya itu dipengaruhi oleh unsur lain. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada kontribusi antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan jauh permainan sepak bola.
Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pelaku Penambangan Galian C Di Daerah Aliran Sungai Bingai Arjuna, Arjuna; Arjuna; Syahrin, Alvi; Yunara, Edi; Marlina, Marlina
UNES Law Review Vol. 6 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i4.2222

Abstract

Mining of minerals without a permit is a mining activity that has a big impact, especially on the environment and the State administrative system. This study explores aspects of unlawful acts in cases of unlicensed mining that can be detrimental to the State and have an impact on the environment, focusing on the Bingai River Watershed, Langkat Regency. This research aims to reduce, overcome, and analyze the interpretation of unlawful acts and implement material law against excavated mining actors in the Bingai River Basin. This research uses an empirical juridical approach with descriptive-analytical methods. Data was obtained from case studies at the Langkat District Environmental Service, Sei Bingai District SDA and Environment and other related legal materials, as well as in-depth legal literature regarding mining without permits and law enforcement. The results of this research show that criminal law enforcement against perpetrators of C-quarry mining in the Bingai river basin faces complex challenges, including interpreting unlawful acts, applying clear legal principles, and efforts to prevent unauthorized C-quarry mining activities in the Bingai river basin. . This research contributes to an understanding of the legal dynamics in enforcing criminal law against perpetrators of the criminal act of excavated mining in the Bingai river basin, as well as providing a basis for improving the law enforcement system and efforts to overcome the criminal act of excavated mining in the Bingai river basin.
Pengaruh Metode Qira’ah Terhadap Kemahiran Membaca Bahasa Arab: Kajian Berdasarkan Hasil Tes Nufus, Hayatun; Ummah, Izzatul; Rabbani, Rafi Muhammad; Arjuna; Nasarudin
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6wypdh73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode Qira’ah terhadap kemahiran membaca bahasa Arab siswa di MA Al-Intishor Bendega. Metode Qira’ah dipandang relevan karena menitikberatkan pada latihan membaca secara berulang, penguatan kosakata, serta pemahaman konteks bacaan sehingga peserta didik terbiasa berinteraksi langsung dengan teks berbahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen melalui model pretest-posttest control group. Instrumen penelitian meliputi tes kemahiran membaca yang mencakup aspek pelafalan, penguasaan kosakata, dan pemahaman isi teks, serta lembar observasi untuk memastikan konsistensi pelaksanaan metode. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan membaca siswa setelah penerapan metode Qira’ah. Secara statistik, nilai t hitung sebesar 25,80 terbukti lebih tinggi daripada t tabel 1,692 pada taraf signifikansi 5%, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode Qira’ah efektif dalam meningkatkan kemahiran membaca, baik dari aspek akurasi pelafalan maupun pemahaman makna teks. Berdasarkan hasil tersebut, metode Qira’ah direkomendasikan sebagai salah satu strategi pembelajaran yang dapat diimplementasikan untuk memperkuat literasi bahasa Arab di lingkungan pendidikan formal
Evaluation of Chemical Acidizing Performance Using 15% Hydrochloric Acid (HCl) on Eight Production Wells in Field X Arjuna; Hardi, Maulana; Kuswardani, Tyas; Wardani, Oktaviani Kusuma
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 49 No 1 (2026)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/scog.v49i1.2050

Abstract

This study evaluates the performance of matrix acidizing, a stimulation process conducted below fracturing pressure using 15% hydrochloric acid (HCl) on eight production wells in Field X, a carbonate reservoir. The assessment compares pre‑ and post‑treatment production performance over a defined 30‑day monitoring period. Acid selection was supported by laboratory dissolution analysis using β₁₀₀ and dissolution rate indicators, demonstrating that 15% HCl provided the strongest dissolving power against carbonate minerals compared with formic and acetic acids. The distinction between chemical acidizing (acid-based mineral dissolution) and matrix acidizing (operational mode focused on restoring near‑wellbore permeability without inducing fractures) is clarified to align with standard acidizing terminology. Field results show a 90% overall success rate, with average production gains of +778.76 BFPD (fluid) and +49.54 BOPD (oil). One well exhibited an anomalous response, characterized by an increased fluid rate but a reduced oil rate, indicating the potential activation of water-conductive pathways. These findings highlight that, although acid strength is an important factor, treatment success also depends on reservoir heterogeneity, scale distribution, and the effectiveness of acid placement. The integrated workflow combining Scale Index (SI) evaluation with dissolving‑power‑based acid screening provides a structured approach for designing matrix acidizing in mature carbonate fields.