Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN KADAR GULA DARAH DENGAN TINGKAT KOGNITIF PADA LANSIA YANG MENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II Nabilah, Aisy; Arjuna; Kurniawan
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i1.807

Abstract

Fungsi otak diklasifikasikan menjadi fungsi berpikir dan kognitif tergantung penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Diantara faktor-faktor tersebut, penyakit penyerta memegang peranan yang sangat penting. Peran diabetes dalam degenerasi saraf telah dikonfirmasi oleh teknik pencitraan dan studi neuropatologis. Paparan gula darah tinggi secara kronis dapat memperburuk fungsi kognitif. Masalah kesehatan mengganggu fungsi fisiologis mereka yang mengakibatkan penurunan kognitif disebabkan faktor usia, jenis kelamin, depresi, kecemasan, dan diabetes melitus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres dan kadar gula darah dengan tingkat kognitif pada lansia yang menderita diabetes mellitus tipe 2. Desain penelitian ini menggunakan desain kuantitatif yang menggunakan metode analitik korelasi. Penelitian ini dilaksanakan di Ruang Klinik Penyakit Dalam RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang pada tanggal 8-26 Juli 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan lansia yang mengalami Diabetes Mellitus Tipe II sebanyak 87 kasus. Cara menentukan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin didapatkan 51 Responden. Tehnik sampling penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner dan lembar observasi. Analisis penelitian berdasarkan analisa univariat dan analisa bivariat korelasi uji rank spearman. Hasil penelitian ini membuktikan ada hubungan yang bermakna antara tingkat stres (p- value = 0,004) dan kadar gula darah (p-value = 0,007) dengan tingkat kognitif pada lansia yang menderita diabetes mellitus tipe 2 di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang Tahun 2024. Diharapkan bagi instansi pelayanan kesehatan dapat meningkatkan akses pelayanan lansia untuk meningkatkan wawasan dan mencari informasi tentang pengaruh tingkat stres dan kadar gula darah dengan tingkat kognitif yang terjadi pada lansia yang menderita diabetes mellitus.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA ORANG YANG LEBIH TUA Haridiansyah, Ahmad Fajar; Arjuna; Ardianysah
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i1.809

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Insiden hipertensi akan meningkat seiring bertambahnya usia, sering ditemukan pada orang tua. Tingginya terjadinya hipertensi disebabkan oleh perubahan struktur pada pembuluh darah besar, sehingga lumen menjadi lebih sempit dan dinding pembuluh darah menjadi kaku sehingga meningkatkan tekanan darah sistolik. Prevalensi hipertensi pada umur ≥ 45 tahun mengalami peningkatan kasus yang cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada orang yang lebih tua. Jenis penelitian dilakukan dengan desain cross sectional. Populasi semua pasien berusia ≥ 45 tahun yang rawat jalan dan inap di Puskesmas Tempilang pada bulan Januari tahun 2024 sebanyak 581 penderita. Cara menentukan sampel menggunakan rumus Slovin didapatkan 94 responden. Teknik yang digunakan yaitu consecutive sampling. Analisa data yang digunakan adalah analsis Univariat dan Analisis Bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara riwayat keluarga (ρ-value 0,000; OR = 5,000), obesitas (ρ-value 0,000; OR = 77,444), kebiasaan merokok (ρ-value 0,000; OR = 7,764) dan pola tidur (ρ-value 0,000; OR = 10,667) dengan kejadian hipertensi pada orang yang lebih tua di puskesmas Tempilang tahun 2024. Saran penelitian ini adalah diharapkan pasien dapat mengontrol penyebab terjadinya hipertensi sehingga tekanan dapat terkontrol.
SINERGI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PIJAT BAYI PADA IBU UNTUK MENDUKUNG PENINGKATAN KESEHATAN BAYI PESISIR Lestary, Tanti; Gusriani; Ratnanengsih; Nur Citra; Safinatun Najah ZE; Arjuna
HIKMAYO: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AMAYO Vol. 4 No. 2 (2025): HIKMAYO : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/hikmayo.v4i2.359

Abstract

Salah satu indikator keberhasilan upaya kesehatan anak adalah penurunan angka kematian bayi dari tahun ke tahun, khususnya Angka Kematian Bayi (AKB) atau Infant Mortality Rate (IMR), yang sangat sensitif terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita melalui penyuluhan tentang tumbuh kembang anak serta pelatihan pijat bayi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2024 di ruang pertemuan serbaguna RT 11 Kelurahan Tanjung Pasir, dengan peserta terdiri atas kader kesehatan, ibu dan ayah balita, serta keluarga yang hadir mendampingi. Kegiatan terdiri dari penyuluhan bertema “Tumbuh Kembang Anak dan Manfaat Pijat untuk Anak” yang disampaikan dengan metode komunikasi interaktif. Pendekatan partisipatif ini terbukti efektif meningkatkan keterlibatan dan retensi pengetahuan peserta. Dilanjutkan dengan pelatihan pijat bayi yang dilakukan dengan metode demonstrasi, di mana peserta mempraktikkan langsung teknik pijat dengan pendampingan. Melalui pelatihan ini, ibu memperoleh keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kombinasi metode penyuluhan interaktif dan demonstrasi pijat bayi dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran ibu mengenai pentingnya stimulasi tumbuh kembang pada periode emas anak guna mencegah gangguan pertumbuhan yang tidak tertangani secara dini.
KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN TENDANGAN JAUH PEMAIN SEPAK BOLA La Ode Ahmad Akbar; Ramlan; Andi Umar; Firman Kasbia; Arfan; Ardion; La Ode Sasonasis; Nurqadaria Batjo; Arjuna; Irfan Hadi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i2.70249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kotribusi kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan jauh pemain sepak bola. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SMA Negeri 1 Lasalimu yang berjumlah 563 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil berdasarkan teknik total sampling, atau keseluruhan sampel yang mengikuti ekstrakurikuler sepak bola yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah tes kekuatan otot tungkai (vertical Jump) dan tes tendangan jauh. Agar suatu data dapat dianalisis, maka perlu dilakukan uji prasyarat, Adapun uji prasyarat tersebut adalah uji normalitas dan uji linearitas. Setelah dilakukan uji prasyarat, maka selanjutnya dilakukan uji hipotesis, untuk menguji hipotesis antara variabel X dan Y menggunakan bantuan apilikasi SPSS dengan tingkat signifikansi > 0,05. Berdasarkan hasil analisis data, hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang signifikan dimana rxy = 0,600 > 0,05, dengan koefisien determinasi (r2)= 0,36 atau 36%. Selebihnya itu dipengaruhi oleh unsur lain. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada kontribusi antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan jauh permainan sepak bola.
Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pelaku Penambangan Galian C Di Daerah Aliran Sungai Bingai Arjuna, Arjuna; Arjuna; Syahrin, Alvi; Yunara, Edi; Marlina, Marlina
UNES Law Review Vol. 6 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i4.2222

Abstract

Mining of minerals without a permit is a mining activity that has a big impact, especially on the environment and the State administrative system. This study explores aspects of unlawful acts in cases of unlicensed mining that can be detrimental to the State and have an impact on the environment, focusing on the Bingai River Watershed, Langkat Regency. This research aims to reduce, overcome, and analyze the interpretation of unlawful acts and implement material law against excavated mining actors in the Bingai River Basin. This research uses an empirical juridical approach with descriptive-analytical methods. Data was obtained from case studies at the Langkat District Environmental Service, Sei Bingai District SDA and Environment and other related legal materials, as well as in-depth legal literature regarding mining without permits and law enforcement. The results of this research show that criminal law enforcement against perpetrators of C-quarry mining in the Bingai river basin faces complex challenges, including interpreting unlawful acts, applying clear legal principles, and efforts to prevent unauthorized C-quarry mining activities in the Bingai river basin. . This research contributes to an understanding of the legal dynamics in enforcing criminal law against perpetrators of the criminal act of excavated mining in the Bingai river basin, as well as providing a basis for improving the law enforcement system and efforts to overcome the criminal act of excavated mining in the Bingai river basin.