Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : MEDIA KONSERVASI

DAMPAK KEGIATAN PERAMBAHAN HUTAN PINUS REBOISASI TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN BIOLOGI TANAH DI KAWASAN LINDUNG DANAU TOBA, SUMATERA UTARA Basuki Wasis; Izudin .
Media Konservasi Vol 17 No 3 (2012): Media Konservasi Vol. 17 Nomor 3, Desember 2012
Publisher : Department of Forest Resources Conservation and Ecotourism - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.815 KB) | DOI: 10.29244/medkon.17.3.%p

Abstract

Encroachment is one of the causes of damage to pine forests. Forest damage can cause damage to soil properties on forest land that was left after the pine forest encroachment activities. This research was conducted aiming to determine the change of physical properties, chemical properties and biological properties of soil in the pine forest encroachment caused by activities in the area of pine forest reforestation in protected areas of Lake Toba, North Sumatra. Soil sampling conducted in purposive sampling in a pine forest and open land. The study was conducted on three plots in the pine forest and open land with the size of each 20 mx 20 m (0.04 ha). In the plot is made of three subplots with a size of 1m x 1m is placed randomly for soil sampling. Observations suggest that damage to the pine forest vegetation has caused the loss of top soil layer of soil, destruction of soil structure and the increase in soil erosion. Destruction of pine forest into open land has caused damage to soil physical properties as well as significantly decreasing soil chemical properties and biological properties of soil. Forms of soil degradation caused by damage to pine forests, which is an increase in soil density (density Limbak) of 129%, a decrease of 68% organic C and soil nitrogen decreased by 23%. The main factors causing soil degradation is logging the pine forest vegetation, soil organic matter decline and erosion. Keywords: forest encroachment, pine forests, open land, protected area,  soil properties.  
Diversity of Arbuscular Mycorrhizae Fungi from Rhizosphere of Daemonorops draco Blume in Jambi: STATUS FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) PADA RIZOSFER JERNANG (Daemonorops draco Blume) DI JAMBI Betty Purwati; Sri Wilarso Budi; Basuki Wasis
Media Konservasi Vol 24 No 3 (2019): Media Konservasi Vol. 24 No. 3 Desember 2019
Publisher : Department of Forest Resources Conservation and Ecotourism - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.473 KB) | DOI: 10.29244/medkon.24.3.261-268

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada rizosfer jernang di Jambi. Teknik pengambilan sampel tanah dan akar dilakukan dengan metode proporsional. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara komposit pada kedalaman 0-20 cm dan 20-40 cm, contoh tanah diambil dari rizosfer jernang sebanyak 500 g pada setiap batang. Spora diisolasi dengan tehnik tuang saring basah dan dilanjutkan dengan sentifugasi, lalu kepadatan sporanya diukur dan diidentifikasi. Hasil identifikasi menunjukkan rata-rata jumlah spora adalah 106,39-209,46 spora per 20 g tanah. Kolonisasi akar berada pada kisaran 39,25%-64,25%. Keanekaragaman FMA menunjukkan 48 tipe spora FMA yang terdiri dari 31 tipe Glomus, 9 tipe Acaulospora, 7 tipe Scutellospora, dan 1 tipe Gigaspora. Glomus memiliki tingkat penyebaran tertinggi di masing-masing kedalaman. Kelimpahan relatif Glomus di kedua kedalaman sebesar 100 %. Frekuensi relatif pada Glomus juga mendominasi pada kedalaman tanah 0-20 cm sebesar 92,27%, dan tanah pada kedalaman 20-40 cm sebesar 95,05%. Kata kunci: FMA, Daemonorops draco Blume, Jambi
POTENSI CADANGAN KARBON PADA LAHAN REHABILITASI DI KABUPATEN GUNUNG MAS, KALIMANTAN TENGAH: Carbon Stock Potential in Rehabilitation Land at Gunung Mas District, Central Kalimantan Ria Astuti; Basuki Wasis; Iwan Hilwan
Media Konservasi Vol 25 No 2 (2020): Media Konservasi Vol. 25 No. 2 Agustus 2020
Publisher : Department of Forest Resources Conservation and Ecotourism - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/medkon.25.2.140-148

Abstract

Pemanasan global maupun deforestasi merupakan salah satu permasalahan paling serius untuk lingkungan. Rehabilitasi hutan dapat dilakukan sebagai salah satu upaya penyerapan emisi karbon. Penelitian bertujuan untuk menentukan besaran biomassa, karbon serta penyerapan CO2 sebelum dan setelah rehabilitasi dengan metode non destruktif. Penelitian dilakukan pada lima tutupan lahan (lahan rehabilitasi 2015, 2016, 2017, lahan terbuka, dan hutan sekunder) di tiga kecamatan (Manuhing, Rungan Barat, dan Manuhing Raya) di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Kandungan biomassa di atas permukaan tanah pada lahan rehabilitasi tertinggi baik pada tahun tanam 2015 maupun 2016 terdapat di Kecamatan Manuhing Raya, sedangkan pada tahun 2017 di Kecamatan Manuhing, hasil tersebut terjadi karena adanya input tambahan berupa pupuk alami di lokasi tersebut sehingga meningkatkan kesuburan tanah dan menjadikan pertumbuhan tanaman lebih baik. Total biomassa pada beberapa tutupan lahan di Kabupaten Gunung Mas semakin menurun dengan urutan: hutan sekunder (465,12-806,48 ton/ha) > lahan rehabilitasi (0,77-84,89 ton/ha) > lahan terbuka (0,001-0,06 ton/ha). Simpanan karbon mengalami penurunan yang sangat drastis dari 310,24-418,62 ton C/ha menjadi 7,25-29,43 ton C/ha karena deforestasi dan alih fungsi hutan. Kegiatan rehabilitasi mampu meningkatkan kembali kemampuan suatu lahan dalam menyerap dan menyimpan cadangan karbon secara berkelanjutan. Kata kunci: cadangan karbon, hutan sekunder, lahan rehabilitasi, lahan terbuka, rehabilitasi
Co-Authors Agustina Sandrasari Amriliadi Bintang Sopandi Anistya Safa Fitriani Ardiyansyah Purnama Ari Istantini Arief Nugroho Nur Prasetyo Arif Irwansyah Arum Sekar Wulandari AYU BABY MUTIARA MANDELLA Bambang Hero Saharjo Bayu Winata, Bayu Berry Oktavianto Betty Purwati Bima Dwi Siswanto Aji Corryanti . Corryanti Corryanti Dadan Mulyana Dadan Mulyana Deni Prihanto Desi Ratnasari Diana Prameswari Diana Prameswari, Diana Dwita Noviani Eranissa Islamika Erdy Santoso Eva Prihatiningtyas Hadi Susilo Arifin Hafiizh Baskara Hafizah Br Tarigan Hendrayanto . Henti Hendalastuti Rachmat Herlambang Perdana Wiratraman Irfan Kemal Putra Iskandar Z Siregar ISKANDAR ZULKARNAEN SIREGAR Isminanda Alkautsar Istomo . Iwan Hilwan Iwan Hilwan Izudin . Lastiti Sanubari LILIK BUDIPRASETYO Mohamad Eko Purwanto Mohamad Saefudin Muhammad Abdul Latif Al-Ansori Muhammad Muhammad Mumtazul Fikri Muttaqin, Zainal Nana Mulyana Arifjaya Noor Faiqoh Mardatin Novi Anggraini Nur Syarif Nurheni Wijayanto Nuri Fathia Nuri Fathia Nuri Jelma Megawati Nuri Jelma Megawati Nurulita, Indria Nita Omo Rusdiana P Purwowidodo Pipih Suptijah Pratiwi Dwi Susanti Prijanto Pamoengkas Putra, Fernanda Reza Putri Septembriani Ria Astuti Rifqi Amanullah, Falah Rizki Widiyatmoko Robi Deslia Waldi Roedy Haryo Widjono Ronaldo H Naiborhu Safaaturrohmah, Nur Ula Sajadad, Dwi Hana Silitonga, Exsaudina Siti Halimatus Sa'idah Siti Hanna Ghaida Sri Wilarso Budi Suci Ramadhanti Supriyanto Supriyanto Supriyanto Tasya Chotimah Wahyuni Ferdianti Yadi Setiadi Yadi Setiadi Yadi Setiadi Yadi Setiadi Yadi Setiadi Yunita Lisnawati Yustika Fadilah Siregar Zainal Muttaqin