Sari, Putri Alam
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTEGRASI PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DALAM KONTEKS SAINS DAN ILMU SOSIAL: INTEGRATION OF AL-QUR'AN HADITH LEARNING IN THE CONTEXT OF SCIENCE AND SOCIAL SCIENCE Murtadlo, Ghulam; Pranada, Ahmad Rizki; Hidayati, Alfina; Fransiska, Devi; Ananda, Nabil Bintang; Sari, Putri Alam
PANDU : Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Vol 1 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/pandu.v1i1.73

Abstract

This study investigates the importance of integrating social sciences, scientific knowledge, and religious education into Indonesia’s education system. It aims to produce reliable scientific materials with a strong spiritual foundation while seamlessly combining general and religious education. Using a library research method, the study finds that separating religious and general knowledge can lead to inadequate teaching and scholars who are less aware of social issues. Careful integration of these fields enhances students’ understanding of science, society, and religion, fostering a more holistic education. The study recommends collaboration between the government, educational institutions, and experts to develop an integrative educational approach, contributing to the advancement of holistic education in Indonesia
Desain Pembelajaran Berbasis Inkuiri Disekolah Dasar : Sebuah Tinjauan Literatur Tentang Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Siswa Egista, Veronicha; Puspita, Zahra; Sari, Putri Alam; Syifa, Nabila Nur; Sa’odah, Sa’odah
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.3000

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam pengembangan individu dan kelompok, dengan guru sebagai faktor kunci dalam keberhasilan proses pembelajaran. Di sekolah dasar, pembentukan kompetensi dasar seperti pemahaman konsep, keterampilan pemecahan masalah, dan proses sains harus difasilitasi dengan model pembelajaran efektif. Salah satu pendekatan yang banyak diaplikasikan adalah pembelajaran berbasis inkuiri (Inquiry-Based Learning/IBL) yang menekankan keaktifan siswa dalam mengajukan pertanyaan, melakukan investigasi, dan menarik kesimpulan secara mandiri. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur sistematis untuk menganalisis dampak model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa IBL secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan proses sains, motivasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Meskipun demikian, implementasi IBL menghadapi tantangan seperti kesiapan guru, keterbatasan fasilitas, dan waktu pembelajaran. Strategi peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan media sederhana, serta dukungan kebijakan sekolah sangat diperlukan untuk mengoptimalkan penerapan model ini. Dengan implementasi yang tepat, IBL berpotensi besar mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) dan sikap ilmiah pada peserta didik.
Evaluasi Implementasi Asesmen Formatif dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mendalam Pada Fase B Kurikulum Merdeka di SDN Tangerang 4 Syifa, Nabila Nur; Sari, Putri Alam; Istiani, Istiani; Wijaya, Satya Surya Panca; Sa’odah, Sa’odah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi dan efektivitas asesmen formatif sebagai bagian integral dari Kurikulum Merdeka, khususnya dalam mendukung Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada peserta didik Fase B Kelas 3 di SDN Tangerang 4. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara guru, dan analisis dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Modul Ajar yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Asesmen Formatif diterapkan dengan baik dan terbukti efektif dalam memicu deep learning, dengan teknik pertanyaan pemantik atau Probing menjadi yang paling dominan di gunakan guru (40% dari total frekuensi asesmen formatif). Namun, tantangan utama ditemukan pada aspek manajemen waktu pemberian umpan balik tertulis, yang di akui oleh 100% guru. Kesimpulannya, Asesmen Formatif memainkan peran krusial dalam mempromosikan pemahaman konsep yang lebih dalam (deep learning), namun perlu penguatan pada aspek feedback loop dan tindak lanjut.