Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PETERNAK MADU KELULUT OLEH BINAAN CSR PT PERTAMINA ASSET 5 SANGATTA FIELD Fatman, Apriolana; Winarti, Hepy Tri
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.20730

Abstract

Abstrak: Program Madu Kelulut merupakan salah satu program unggulan dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina Asset 5 Sangatta Field yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar melalui pengembangan usaha peternakan lebah kelulut dan produksi madu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan program pemberdayaan masyarakat melalui madu kelulut oleh binaan CSR PT. Pertamina Aset 5 Lapangan Sangatta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tahapan program madu kelulut oleh CSR PT. Pertamina Asset 5 Sangatta Field telah berjalan dengan baik. Program ini telah berhasil memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai cara budidaya lebah kelulut dan pengolahan madu, serta meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Program ini menunjukkan hasil yang positif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan perlu ditingkatkan dengan adanya pelatihan lebih lanjut serta dukungan dari berbagai pihak.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PETERNAK MADU KELULUT OLEH BINAAN CSR PT PERTAMINA ASSET 5 SANGATTA FIELD Fatman, Apriolana; Winarti, Hepy Tri
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2025): Okober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i2.20730

Abstract

Abstrak: Program Madu Kelulut merupakan salah satu program unggulan dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina Asset 5 Sangatta Field yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar melalui pengembangan usaha peternakan lebah kelulut dan produksi madu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan program pemberdayaan masyarakat melalui madu kelulut oleh binaan CSR PT. Pertamina Aset 5 Lapangan Sangatta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tahapan program madu kelulut oleh CSR PT. Pertamina Asset 5 Sangatta Field telah berjalan dengan baik. Program ini telah berhasil memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai cara budidaya lebah kelulut dan pengolahan madu, serta meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Program ini menunjukkan hasil yang positif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan perlu ditingkatkan dengan adanya pelatihan lebih lanjut serta dukungan dari berbagai pihak.
FACTORS AFFECTING THE IMPLEMENTATION OF SETARA DARING PLATFORM-BASED LEARNING AT SKB 2 SAMARINDA Veralion, Triska Rahayu; Saraka, Saraka; Winarti, Hepy Tri; Mustangin
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 7 No 2 (2023): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v7i2.2986

Abstract

This study aims to analyze the factors that influence the success of the implementation of equality education learning using seTARA daring. This research approach was carried out using a qualitative approach. Qualitative research in this study is in accordance with the purpose of the study, which is to examine in depth the factors that affect the success of the implementation of equality education learning using online education. Descriptive research in this study to describe the research findings. Data collection methods in this study using interviews, observations and document study methods. Interviews were conducted with interactions between researchers and research informants. The research informants are Equality Education Tutors, Equality Education Students, and the Head of SPNF SKB 2 Samarinda. Data analysis using data reduction, data presentation, and conclusions. Data validity checking techniques are implemented by source triangulation and triangulation techniques. The results showed that the factor that influenced the successful process of implementing learning using seTARA daring, in this study was equality education educators who had technological competence. Diverse learners include students who have a busy life that affects the learning process. Adequate learning facilities at SPNF SKB 2 Samarinda also affect the success of learning implementation.
ANALISIS PEMBERDAYAAN KADER POSAYANDU DALAM PENANGGULANGAN STUNTING PADA BALITA DI RT 27 CENDANA KOTA SAMARINDA Padang, Sinta; Ridwan, Ridwan; Winarti, Hepy Tri; Alisalman, Muhammad
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan kader Posyandu dalam penanggulangan stunting pada balita di RT 27 Cendana, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda. Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius akibat kekurangan gizi kronis dan pola asuh yang kurang tepat. Kader Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, baik melalui pemantauan tumbuh kembang balita, edukasi gizi, pemberian makanan tambahan (PMT), maupun sosialisasi kepada orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kader Posyandu, pihak puskesmas, orang tua balita, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan kader meliputi tahapan persiapan, penguatan kapasitas, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kader terbukti mampu berperan sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu dan anak, serta pola asuh yang tepat. Dengan demikian, pemberdayaan kader Posyandu memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI PKK DASAWISMA BERKAH 1 DAN BERKAH 2 RT 22 KELURAHAN JAWA SAMARINDA ULU Ramadhani, Azzifa Tariska; Norhidayat, Norhidayat; Winarti, Hepy Tri; Wahyuni, Sri
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i1.29854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di PKK Dasawisma Berkah 1 dan Berkah 2 RT. 22 Kelurahan Jawa, Samarinda Ulu. Pemberdayaan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian anggota PKK dalam memanfaatkan potensi lokal guna mendukung kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan. Implementasi kegiatan tercermin melalui pelatihan penanaman dan pengolahan (TOGA) , sistem perawatan bergilir, serta pemanfaatan hasil panen menjadi produk ekonomi seperti minuman herbal. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan, memperkuat solidaritas sosial, dan mendorong kemandirian ekonomi berbasis kearifan lokal. Dengan dukungan berkelanjutan dari pihak kelurahan dan fasilitator, implementasi pemberdayaan TOGA berpotensi menjadi model pembangunan masyarakat yang partisipatif dan berkelanjutan.