Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOCIAL CAPITAL RECONSTRUCTION ON RESILIENCE BUILDING OF COMMUNITY CADRES BASED ON GEDSI Rizkia, Arindini Ayu Kisvi; Setiadi, Elly Malihah; Nurbayani K., Siti
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 7 No 1 (2025): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v7i1.1219

Abstract

This study analyzes the social capital of community mobilization cadres in Antapani Sub-district, which serve as intermediaries between the community and the government in meeting the needs of urban communities. The main focus of this study is on the reconstruction of social capital towards the resilience of community mobilizers based on Gender Equity, Disability, and Social Inclusion (GEDSI). This research was conducted using the phenomenological method involving 3 stages of research. The research shows that community activist cadres in Antapani sub-district have social capital that can be reconstructed based on gender equity, disability, and social inclusion. The reconstruction of social capital is trust, social networks, and norms. The study identified a deep need for additional training to improve advocacy skills and regulatory understanding. Gender differences affect how cadres build networks and trust. Empowerment through social inclusion programs and a better understanding of disability are critical to improving cadres' effectiveness in serving marginalized groups. Reconstructing social capital with a GEDSI perspective is expected to strengthen the capacity of cadres to address various community needs, improve access, and build better relationships with diverse community groups. The findings highlight the need for a more inclusive and gender-equity-based approach to enhance the role and effectiveness of community cadres.
Peningkatan Kapasitas Kader Perempuan melalui Pendidikan Politik Berbasis GEDSI Malihah, Elly; Nurbayani, Siti; Komariah, Siti; Utami, Lingga; Munggaran, Rengga Akbar; Rizkia, Arindini Ayu Kisvi; Yusup, Andreian; Fadhillah, Faiq Akmal; Pratama, Rexa Putra
Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development Vol 6 No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52483/2hc39d33

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pelaksanaan program pendidikan politik berbasis Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) yang dilaksanakan di Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi literatur. Temuan penelitian menunjukkan pendidikan politik berbasis GEDSI bagi kader penggerak perempuan ini adalah memberikan pemahaman mendalam pengetahuan dan keterampilan yang memfasilitasi partisipasi mereka dalam proses advokasi politik. Melalui strategi yang bersifat partisipatif dan bottom-up, pendidikan politik berbasis GEDSI memberikan kader perempuan alat yang efektif untuk memperkuat kapabilitas mereka. Sebagai hasilnya, kader perempuan yang teredukasi secara holistik diharapkan dapat berperan aktif dalam menciptakan tatanan politik yang lebih inklusif, demokratis, dan berkeadilan.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERBASIS FEMINIST RAPID RESPONSE RESEARCH (FRRR) DALAM ADVOKASI MEMINIMALISIR TINDAK KEKERASAN SEKSUAL Malihah, Elly; Komariah, Siti; Wilodati, Wilodati; Munggaran, Rengga Akbar; Utami, Lingga; Rizkia, Arindini Ayu Kisvi; Yusup, Andreian
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WOMEN'S EMPOWERMENT BASED ON FEMINIST RAPID RESPONSERESEARCH (FRRR) IN ADVOCACY TO MINIMIZE ACTS OF SEXUALVIOLENCE Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pemberdayaan perempuan berbentuk upayaadvokasi dalam meminimalisir tindak kekerasan seksual. Kekerasan seksual menjadi tantanganserius yang mengancam kesejahteraan perempuan dan menghambat pencapaian kesetaraangender. Berbagai kasus kekerasan seksual yang terjadi menyebabkan perlunya peran sertamasyarakat sebagai eleman yang berperan menangani bentuk pencegahan dan advokasipenanganan kasus kejahatan dan kekerasan seksual pada perempuan. Pendekatan FeministRapid Response Research (FRRR) merupakan salah satu bentuk pendekatan yang menggabungkan prinsip-prinsip feminis dengan respons cepat terhadap isu-isu gender,memungkinkan penanganan yang efisien terhadap tindak kekerasan seksual. Dalam penelitianini, pendekatan kualitatif dan metode deskriptif digunakan untuk mendapatkan wawasanmendalam tentang bagaimana implementasi pemberdayaan perempuan berbentuk upayaadvokasi dengan pendekatan FRRR. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukanwawancara mendalam pada kelompok PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) danKarang Taruna, untuk mengumpulkan data tentang persepsi mereka terhadap advokasi dalammeminimalisir kekerasan seksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, atas dasar krisiskekerasan seksual, perlu memberikan perlindungan bagi perempuan dengan menjadikanregulasi yang tepat untuk mencegah dan mengurangi kekerasan seksual sekaligusmemeranginya. Selain itu, perlu program berbasis pendampingan yang mampu memberikancapaian baru berupa advokasi sarana dan prasarana pendukung yang memungkinkanpemahaman untuk mendokumentasikan secara kolektif dalam penyusunan strategi untuk caracara baru pengorganisasian feminis sebagai upaya dalam meminimalisir kasus kekerasanseksual di lingkungan mereka. This study aims to analyze the implementation of women's empowerment in the form of advocacyefforts to minimize instances of sexual violence. Sexual violence poses a severe challenge thatthreatens women's well-being and hinders the achievement of gender equality. Various cases ofsexual violence highlight the necessity of community involvement as an essential element inaddressing prevention and advocacy for handling crimes and sexual violence against women.The Feminist Rapid Response Research (FRRR) approach is one form of methodology thatcombines feminist principles with rapid responses to gender issues, enabling an efficientapproach to addressing sexual violence. In this research, a qualitative approach and descriptivemethod are employed to gain profound insights into how women's empowerment throughadvocacy efforts using the FRRR approach is implemented. Data collection involves conductingin-depth interviews with groups such as the Family Welfare Empowerment and Youth Associationto gather information about their perceptions of advocacy in minimizing sexual violence. Theresearch findings indicate that, due to the crisis of sexual violence, there is a need to provideprotection for women by enacting appropriate regulations to prevent and reduce sexual violencewhile also combatting it. Additionally, there is a need for mentorship-based programs capable ofachieving new outcomes, such as advocating for resources and supporting facilities that enablecollective understanding in documenting collectively when formulating strategies for new feministorganizational approaches as efforts to minimize cases of sexual violence in their environment.